JawaPos.com - Persebaya Surabaya harus ditahan imbang tamunya Garudayaksa FC di pekan ketiga Super League. Laga yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut dimainkan di Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9).
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menurunkan susunan pemain yang berbeda. Salah satunya di posisi penjaga gawang yang memainkan Reza Arya Pratama setelah di dua laga awal selalu mengandalkan Ernando Ari.
Sayangnya, debut Reza Arya Pratama bersama Persebaya di Super League musim ini tidak mampu ditandai dengan clean sheet. Sebab, gawangnya harus dibobol Hamra Hehanussa pada menit ke-88.
Baca Juga: Main Imbang 1-1 Lawan Garudayaksa FC, Persebaya Dinilai Kurang Agresif Antisipasi Bola Mati
Melalui sosial media, Reza Arya Pratama menuliskan kekecewaannya setelah Persebaya ditahan imbang Garudayaksa FC. Namun, hasil imbang tersebut bakal dijadikan pembelajaran bagi para pemain.
"Ini bukanlah hasil yang kita inginkan, tetapi kita harus terus meningkatkan diri dan berjuang," tulis Reza Arya Pratama di Instagram.
Jalannya pertandingan
Setelah bermain imbang di babak pertama, Persebaya mulai gencar melancarkan serangan ke pertahanan Garudayaksa FC. Alhasil tim tuan rumah unggul pada menit ke-46, namun gol Miguel Pereira dianggap offside setelah dilakukan pengecekan VAR.
Persebaya mampu unggul setelah Alex Martins mencetak gol menit ke-77. Gol tersebut tercipta setelah penyerang asal Brasil itu menyundul bola hasil umpan matang Jefferson Silva.
Baca Juga: Garudayaksa FC Imbangi Persebaya 1-1, Gol Hamra Hehanussa Buyarkan Kemenangan Green Force
Keunggulan Persebaya gagal dipertahankan karena Hamra Hehanussa mencetak gol penyama kedudukan menit ke-87. Gol tersebut sekaligus membuat laga berakhir imbang.
Dengan hasil imbang, Persebaya bertengger di posisi keenam klasemen sementara Super League. Green Force akan kembali bermain melawan Isen Mulang FC pada 9 Oktober.