JawaPos.com - Garudayaksa FC menahan imbang Persebaya Surabaya 1-1 pada pekan ketiga Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9) sore.
Green Force sempat unggul melalui Alex Martins Ferreira pada menit ke-84, tetapi Al Hamra Hehanussa menyamakan skor lima menit kemudian untuk membawa Garudayaksa FC pulang dengan satu poin.
Persebaya Surabaya Dominan Mencari Gol sejak Babak Pertama
Persebaya Surabaya langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal, tetapi berbagai peluang yang hadir belum mampu mengubah skor 0-0 hingga turun minum.
Baca Juga: Francisco Rivera Absen! Diogo Ramalho Jadi Metronom Persebaya Surabaya Hadapi Garudayaksa FC
Yuran Fernandes Rocha Lopes, Jefferson Silva, Risto Mitrevski, Arief Catur Pamungkas, Malik Risaldi, hingga Miguel Pereira tercatat mendapatkan kesempatan untuk mengancam gawang Garudayaksa FC.
Tekanan Green Force sudah terlihat sejak menit ketiga ketika Yuran Fernandes melepaskan tembakan setelah mendapat peluang dari situasi serangan awal.
Diogo Ramalho juga menjadi salah satu pemain yang aktif membuka peluang, sementara Jefferson Silva mencoba peruntungan pada menit keenam, tetapi tembakannya masih melebar dari sasaran.
Baca Juga: 7 Pemain Langganan Timnas Indonesia yang Tak Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup, Ada Jay Idzes
Garudayaksa FC bukan tanpa ancaman sepanjang babak pertama karena Alexsandar Busnic dan Carlo Patrick Armiento sempat mencoba menguji pertahanan Persebaya Surabaya.
Andik Vermansah juga mendapat peluang pada menit ke-34 setelah menerima kreasi Alfriyanto Nico Saputro, tetapi penyelesaian akhirnya masih belum menemui sasaran.
Persebaya Surabaya kembali memperoleh kesempatan menjelang turun minum melalui Yuran Fernandes dan Miguel Pereira.
Namun, hingga tambahan waktu dua menit berakhir, skor tetap 0-0 sehingga kedua tim masuk ruang ganti tanpa gol.
Gol Miguel Pereira Dianulir VAR
Persebaya Surabaya melakukan tiga pergantian pemain pada awal babak kedua dengan memasukkan Saddil Ramdani, Alex Martins Ferreira, dan Gledson Paixao da Silva.
Pergantian tersebut langsung memberikan energi baru bagi Green Force yang kembali meningkatkan tekanan ke pertahanan Garudayaksa FC.
Baca Juga: Kampiun Campus League Badminton Regional Bandung Siap Tantang Juara Semarang di The Nationals
Gol yang ditunggu sempat tercipta pada menit ke-47 ketika Miguel Pereira berhasil menjebol gawang Garudayaksa FC.
Namun, setelah wasit melakukan pengecekan VAR, gol tersebut dinyatakan tidak sah karena Miguel Pereira berada dalam posisi offside.
Keputusan tersebut membuat Persebaya Surabaya kembali harus membangun serangan dari awal.
Baca Juga: Kontroversi Apparel United 93, Oxford United Minta Maaf dan Tarik Produk dari Pasaran
Pada menit ke-51 hingga 65, Green Force beberapa kali menghasilkan peluang melalui Saddil Ramdani, Miguel Pereira, Toni Firmansyah, Gledson Paixao, dan Arief Catur Pamungkas, tetapi rapatnya pertahanan Garudayaksa FC membuat bola belum bersarang di gawang.
Toni Firmansyah menjadi salah satu pemain yang cukup aktif mencari celah.
Pemain tersebut tercatat melepaskan beberapa percobaan, termasuk pada menit ke-59 dan 65, tetapi dua tembakannya masih mampu diblok pemain bertahan Garudayaksa FC.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Persija vs Java United: Adu Tajam Alexander Jeremejeff dan David da Silva
Alex Martins Bawa Persebaya Surabaya Unggul
Persebaya Surabaya akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-84 melalui Alex Martins Ferreira.
Striker tersebut berhasil memanfaatkan peluang dengan tembakan tepat sasaran setelah Jefferson Silva memberikan assist untuk membawa Green Force unggul 1-0.
Gol tersebut membuat Persebaya Surabaya berada dalam posisi ideal karena hanya membutuhkan beberapa menit untuk mempertahankan keunggulan.
Bahkan, Jefferson Silva kembali tercatat menciptakan peluang sesaat setelah gol Alex Martins sehingga tekanan Green Force belum berhenti.
Baca Juga: Zinedine Zidane Umumkan Skuad Prancis, Panggil Lima Nama Baru
Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan sekitar lima menit.
Garudayaksa FC berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-89 melalui Al Hamra Hehanussa setelah menerima assist dari Christian Frydek.
Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-1 sekaligus membuat Persebaya Surabaya kembali harus mengejar kemenangan pada sisa waktu pertandingan.
Baca Juga: Thailand Juara, Asian Minifootball Championship 2026 Resmi Berakhir di Jakarta
Garudayaksa FC kemudian berusaha mempertahankan hasil tersebut hingga wasit memberikan tambahan waktu enam menit.
Pada masa injury time, Gledson Paixao sempat melepaskan tembakan tepat sasaran pada menit ke-90+2.
Namun, peluang tersebut belum menghasilkan gol tambahan sehingga pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Baca Juga: Jelang Persis Solo vs PSBS Biak, Ricky Nelson Pastikan Semua Pemain Siap dan Bidik Tiga Poin
Hasil ini membuat Persebaya Surabaya gagal mengamankan kemenangan di kandang setelah sempat unggul menjelang akhir pertandingan.
Sementara itu, Garudayaksa FC menunjukkan daya juang hingga menit-menit terakhir dengan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-89.
Pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo tersebut juga diwarnai sejumlah kartu kuning.
Arif Setiawan menerima kartu kuning pada menit ke-38, kemudian Arkhan Kaka, Filip Stamenkovic, Yuran Fernandes, Jefferson Silva, dan Brian Rubio juga mendapat kartu sepanjang babak kedua.
Baca Juga: Ananta Krisna Kembali Dipinjamkan Bali United, Kali Ini Berlabuh di Klub Pegadaian Championship
Persebaya Surabaya sebenarnya menciptakan sejumlah peluang sepanjang pertandingan dan sempat mencetak gol melalui Miguel Pereira pada menit ke-47.
Namun, keputusan VAR serta gol balasan Al Hamra Hehanussa membuat Green Force harus puas berbagi angka dengan Garudayaksa FC setelah laga pekan ketiga Super League 2026/2027 berakhir 1-1.