← Beranda
Miguel Pereira Nikmati Proses Adaptasi, Persebaya Siapkan Diri Hadapi Garudayaksa FC
Andre Rizal HanafiSabtu, 19 September 2026 | 05.31 WIB
Miguel Pereira mencetak gol perdana bersama Persebaya Surabaya saat menghadapi Port FC di Piala Presiden 2026. (Persebaya)

 

JawaPos.com - Persebaya Surabaya terus menunjukkan perkembangan pada awal BRI Super League 2026/2027. Meski baru menjalani dua pertandingan, tim berjuluk Green Force itu mulai menemukan ritme permainan yang diinginkan pelatih Bernardo Tavares.

Salah satu pemain yang ikut merasakan proses tersebut adalah Miguel Pereira. Winger asal Portugal itu selalu mendapat kepercayaan tampil sejak menit awal dalam dua laga pertama dan menuntaskan pertandingan selama 90 menit penuh.

Miguel tampil saat Persebaya bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan pembuka. Setelah itu, ia kembali dipercaya menjadi starter ketika Green Force meraih kemenangan 1-0 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9).

Baca Juga: Andik Vermansyah Pulang ke GBT, Siap Lawan Persebaya dan Bawa Garudayaksa FC Curi Poin

Meski sudah mendapatkan menit bermain yang cukup banyak, pemain berusia 27 tahun tersebut mengaku proses adaptasinya bersama Persebaya masih terus berjalan. Baginya, perkembangan individu tidak bisa dipisahkan dari peningkatan performa tim secara keseluruhan.

Miguel menilai Persebaya menunjukkan kemajuan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Menurutnya, situasi di Super League memiliki tantangan berbeda dibanding turnamen pramusim seperti Piala Presiden.

"Kami terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Kami memulai musim dengan laga tandang yang tidak mudah, lalu meraih kemenangan di kandang. Chemistry dan kepercayaan diri tim mulai terbentuk," ujar Miguel.

Baca Juga: Prediksi Persebaya vs Garudayaksa FC: Milos Joksic Akui Laga di GBT akan Jadi Ujian Berat

Sejauh ini, Miguel memang belum mencatatkan gol maupun assist. Namun, kontribusinya tetap dibutuhkan untuk membantu aliran serangan Persebaya dari sisi sayap. Kecepatan, pergerakan tanpa bola, dan kemampuannya membuka ruang menjadi bagian penting dalam permainan Green Force.

Pemain asal Portugal itu juga tidak terlalu memikirkan statistik pribadi. Baginya, hasil tim tetap menjadi prioritas utama dibanding pencapaian individu.

"Kepercayaan dari pelatih tentu penting, tetapi yang paling saya inginkan adalah kemenangan untuk tim," katanya.

Di sisi lain, Miguel menyoroti satu aspek yang masih perlu diperbaiki oleh Persebaya, yakni penyelesaian akhir. Menurutnya, Green Force sebenarnya mampu menciptakan cukup banyak peluang dalam dua pertandingan awal, tetapi belum semuanya bisa dikonversi menjadi gol.

Ia menilai peningkatan efektivitas di depan gawang akan berdampak besar terhadap rasa percaya diri tim sepanjang kompetisi.

Kini fokus Persebaya tertuju pada laga pekan ketiga menghadapi Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9). 

Waktu persiapan yang tersisa akan dimanfaatkan untuk membenahi detail kecil, memperkuat chemistry antarpemain, dan menjaga tren positif demi meraih kemenangan berikutnya.

EDITOR: Banu Adikara