← Beranda
Bernardo Tavares Ungkap Kondisi Lagoa dan Ramalho Jelang Persebaya Surabaya Hadapi Garudayaksa FC
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 18 September 2026 | 22.58 WIB
Bernardo Tavares memantau kondisi Matheus Lagoa dan Diogo Ramalho jelang Persebaya Surabaya menghadapi Garudayaksa FC. (Persebaya)

 

JawaPos.com - Persebaya Surabaya terus memantau kondisi Matheus Lagoa dan Diogo Ramalho menjelang menghadapi Garudayaksa FC di Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9) pukul 15.30 WIB.

Kedua pemain asing tersebut sebelumnya tidak masuk daftar susunan pemain saat Green Force menang 1-0 atas PSIM Yogyakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027.

Mengapa Lagoa dan Ramalho Tidak Masuk Skuad?

Bernardo Tavares menjelaskan absennya Matheus Lagoa dan Diogo Ramalho dari daftar susunan pemain bukan semata-mata karena persoalan teknis, melainkan berkaitan dengan kondisi pemain serta pilihan komposisi skuad.

Baca Juga: Risto Mitrevski Angkat Bicara! Persebaya Surabaya Tak Mau Remehkan Garudayaksa FC

Pelatih Persebaya Surabaya menyebut tim memiliki 11 pemain asing sehingga harus menentukan pemain yang dinilai paling siap untuk pertandingan.

"Karena (hanya) ada 9 pemain asing (di Daftar Susunan Pemain), jadi kami memiliki 11 pemain asing (di tim). Oleh karena itu, kami memilih pemain asing yang berada dalam kondisi terbaik,” ujar Bernardo Tavares, di konferensi pers pada Jumat (18/9).

Kondisi tersebut membuat persaingan di antara pemain asing Persebaya Surabaya semakin ketat menjelang pertandingan kontra Garudayaksa FC.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Tak 100 Persen, Bernardo Tavares Waspadai Kejutan Garudayaksa FC

Matheus Lagoa sendiri merupakan rekrutan asing terakhir Green Force untuk melengkapi kuota 11 pemain asing pada musim 2026/2027.

Persebaya Surabaya Pantau Performa di Latihan

Bernardo Tavares menegaskan keputusan mengenai pemain yang masuk skuad ditentukan melalui pemantauan terhadap sesi latihan tim.

Artinya, Lagoa dan Ramalho masih berada dalam radar pelatih untuk pertandingan berikutnya, tetapi keputusan akhir tetap bergantung pada kondisi dan performa mereka.

“Hal yang sama juga berlaku untuk pemain lokal; kami tidak bisa membawa semua pemain ke bangku cadangan atau memainkannya," kata Bernardo.

“Jadi, kami selalu menganalisis sesi latihan dan melihat siapa yang menunjukkan performa terbaik, lalu memutuskan siapa yang menjadi opsi terbaik,” lanjut dia.

Pendekatan tersebut membuat komposisi pemain Persebaya Surabaya bisa berubah dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

Baca Juga: RANS Nusantara Antisipasi Kecepatan Pemain Muda De Red FC

Pemain yang sebelumnya tidak masuk daftar susunan pemain tetap memiliki peluang kembali mendapatkan tempat selama mampu menunjukkan kondisi dan performa yang sesuai dengan kebutuhan tim.

Seperti Apa Persaingan 11 Pemain Asing?

Persebaya Surabaya kini memiliki 11 pemain asing dalam skuad, sedangkan regulasi hanya memungkinkan maksimal 9 pemain asing masuk daftar susunan pemain.

Situasi itu membuat Bernardo Tavares harus melakukan seleksi setiap pertandingan dan memastikan pemain yang dibawa benar-benar berada dalam kondisi terbaik.

Baca Juga: Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain, Timnas Jerman Dibagi Jadi Dua Tim

Matheus Lagoa menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian setelah didatangkan untuk menambah opsi di sektor sayap kanan.

Pemain asal Brasil tersebut juga memiliki kemampuan bermain sebagai bek kanan, sehingga fleksibilitas posisinya dapat memberikan alternatif tambahan bagi Bernardo Tavares.

Sementara itu, Diogo Ramalho merupakan gelandang asal Portugal yang didatangkan Persebaya Surabaya pada bursa transfer musim panas 2026.

Baca Juga: Indonesia Tantang Rumania di GBK, Grup Dunia II Piala Davis 2026

Kehadirannya menambah persaingan di lini tengah, terlebih Green Force memiliki sejumlah pemain dengan karakter berbeda untuk mengisi area tersebut.

Apakah Lagoa dan Ramalho Bisa Main Lawan Garudayaksa?

Peluang Matheus Lagoa dan Diogo Ramalho untuk masuk skuad menghadapi Garudayaksa FC masih terbuka, tetapi keputusan tersebut baru dapat diketahui setelah tim menyelesaikan proses evaluasi.

Bernardo Tavares menempatkan performa dalam latihan sebagai salah satu pertimbangan utama sebelum menentukan pemain yang menjadi pilihan pada hari pertandingan.

Persebaya Surabaya akan kembali bermain di Gelora Bung Tomo setelah meraih kemenangan 1-0 atas PSIM Yogyakarta pada 13 September 2026.

Baca Juga: Kembali ke Indonesia, Kenneth Ngwoke Siap Bantu Sumsel United Berburu Tiket Promosi Super League

Gol Alex Martins pada menit ke-81 memastikan Green Force mengamankan kemenangan kandang dalam pertandingan tersebut.

Kemenangan atas PSIM Yogyakarta juga menjadi modal penting Persebaya Surabaya sebelum menghadapi Garudayaksa FC yang berstatus sebagai tim promosi.

Namun, Bernardo Tavares tidak ingin sekadar mengandalkan hasil pertandingan sebelumnya dan tetap memantau kondisi seluruh pemain menjelang laga.

Baca Juga: Dendy Sulistyawan Terharu Lihat Puluhan Ribu Suporter Penuhi Stadion Surajaya Dukung Persela

Dengan pertandingan dijadwalkan Sabtu (19/9) pukul 15.30 WIB, persaingan untuk masuk daftar susunan pemain Persebaya Surabaya bakal menjadi salah satu hal menarik untuk ditunggu.

Lagoa dan Ramalho masih berpeluang menjadi opsi, tetapi performa latihan dan kondisi terakhir pemain akan menjadi dasar Bernardo Tavares dalam menentukan komposisi tim.

Bagi Persebaya Surabaya, kedalaman skuad menjadi keuntungan sekaligus tantangan karena tidak seluruh pemain dapat masuk daftar susunan pemain.

Baca Juga: Carlo Armiento Koleksi 15 Assist! Winger Baru Garudayaksa FC Tebar Ancaman ke Persebaya Surabaya

Bernardo Tavares memilih pendekatan berbasis kondisi dan performa sehingga setiap pemain, termasuk Lagoa dan Ramalho, harus menunjukkan kesiapan terbaik untuk mendapatkan kesempatan tampil.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah