JawaPos.com - Persebaya Surabaya tidak ingin meremehkan Garudayaksa FC saat kedua tim bertemu pada pekan ketiga Super League 2026/2027 di Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9) pukul 15.30 WIB.
Bek Persebaya Surabaya Risto Mitrevski menilai tim promosi tersebut tetap memiliki skuad berkualitas dan motivasi tinggi saat menghadapi Green Force.
Risto menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers jelang pertandingan Persebaya Surabaya kontra Garudayaksa FC, Jumat (18/9).
Baca Juga: Persebaya Surabaya Tak 100 Persen, Bernardo Tavares Waspadai Kejutan Garudayaksa FC
Menurut dia, pertandingan di Super League 2026/2027 tidak bisa dianggap mudah, termasuk ketika Persebaya Surabaya tampil di hadapan dukungan suporter sendiri.
"Tidak ada pertandingan yang mudah di liga ini. Dari pertandingan ke pertandingan, kami melihat setiap lawan memiliki pemain dan skuad yang bagus. Mereka sangat termotivasi, terutama saat datang ke sini untuk melawan Persebaya," ujar Risto Mitrevski, Jumat (18/9).
Pernyataan tersebut memperlihatkan kewaspadaan Persebaya Surabaya terhadap Garudayaksa FC yang berstatus sebagai tim promosi.
Baca Juga: RANS Nusantara Antisipasi Kecepatan Pemain Muda De Red FC
Risto melihat motivasi lawan bisa menjadi salah satu faktor yang membuat pertandingan di Gelora Bung Tomo tidak berjalan sesuai perkiraan.
Mengapa Risto Mitrevski Tak Mau Persebaya Surabaya Lengah?
Risto Mitrevski menegaskan Persebaya Surabaya harus mampu menjaga fokus sejak menit pertama hingga pertandingan berakhir.
Pengalaman pada laga terakhir menjadi pengingat bagi skuad Green Force untuk tidak kehilangan kendali setelah tampil dominan pada awal pertandingan.
"Pada pertandingan terakhir, Anda bisa melihat kami menekan di 15-20 menit awal. Seandainya kami mencetak gol, mungkin kami bisa menang dengan selisih dua atau tiga gol," kata Risto.
Persebaya Surabaya memang memiliki kesempatan untuk menciptakan keuntungan lebih besar ketika tekanan awal berjalan efektif.
Namun, pertandingan kemudian berubah setelah lawan mampu meningkatkan permainan dan memberikan respons terhadap tekanan yang diberikan Green Force.
Baca Juga: Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain, Timnas Jerman Dibagi Jadi Dua Tim
Situasi tersebut menjadi bahan evaluasi sebelum Persebaya Surabaya menghadapi Garudayaksa FC.
Risto menyadari tim lawan bisa mengalami perubahan permainan sepanjang pertandingan sehingga Green Force perlu memiliki respons yang tepat ketika situasi di lapangan berubah.
Persebaya Surabaya Diminta Lebih Baik Hadapi Perubahan Laga
Menurut Risto Mitrevski, masalah bukan hanya soal bagaimana Persebaya Surabaya memulai pertandingan.
Baca Juga: Indonesia Tantang Rumania di GBK, Grup Dunia II Piala Davis 2026
Kemampuan mempertahankan performa ketika lawan mulai bangkit juga menjadi bagian penting jika Green Force ingin mengendalikan pertandingan selama 90 menit.
"Namun, setelah itu mereka mulai bangkit dan bermain bagus. Tidak ada pertandingan yang mudah di liga ini, dan situasi ini harus kami hadapi dengan lebih baik," ujar pemain Persebaya Surabaya tersebut.
Pesan itu menjadi penting menjelang duel melawan Garudayaksa FC pada Sabtu sore.
Baca Juga: Puluhan Bikers dari Tiga Komunitas Vespa Matik Ikuti SYB Ride, Create, Glow Together
Sebagai tim promosi, Garudayaksa FC memiliki kesempatan tampil tanpa beban sekaligus membawa motivasi tinggi ketika bermain di markas Persebaya Surabaya.
Risto juga menyoroti faktor kandang yang bisa membuat setiap lawan datang dengan motivasi ekstra.
Dukungan suporter di Gelora Bung Tomo menjadi atmosfer berbeda bagi tim tamu, tetapi kondisi tersebut sekaligus membuat Persebaya Surabaya dituntut tampil disiplin agar tidak memberikan ruang bagi lawan.
Apa yang Harus Dilakukan Persebaya Surabaya?
Persebaya Surabaya perlu menjaga intensitas permainan setelah tekanan awal berhasil diberikan.
Baca Juga: Kembali ke Indonesia, Kenneth Ngwoke Siap Bantu Sumsel United Berburu Tiket Promosi Super League
Jika Green Force mampu mempertahankan kontrol permainan dan memaksimalkan peluang sejak fase awal, situasi pertandingan bisa lebih mudah dikelola.
Namun, Risto Mitrevski tidak melihat laga sebagai pertandingan yang dapat dimenangkan hanya dengan mengandalkan kualitas skuad.
Dia menekankan setiap lawan di Super League memiliki pemain bagus dan bisa memberikan masalah ketika Persebaya Surabaya kehilangan konsentrasi.
Baca Juga: Dendy Sulistyawan Terharu Lihat Puluhan Ribu Suporter Penuhi Stadion Surajaya Dukung Persela
Garudayaksa FC pun memiliki peluang untuk memberikan kejutan apabila Persebaya Surabaya gagal menjaga konsistensi permainan.
Karena itu, duel pada 19 September 2026 tersebut bukan sekadar persoalan status tim tuan rumah dan tim promosi, tetapi juga ujian bagi kemampuan Green Force mengelola pertandingan.
Bagi Persebaya Surabaya, pertandingan di Gelora Bung Tomo juga menjadi kesempatan melanjutkan momentum positif di awal kompetisi.
Baca Juga: Patrias Rumere Ungkap Perjuangan PSBS Biak, Skuad Muda Harus Berani Hadapi Pegadaian Championship
Kemenangan atas PSIM Yogyakarta dengan skor 1-0 pada 13 September 2026 sebelumnya menjadi modal penting, dengan Alex Martins mencetak gol kemenangan pada menit ke-81.
Risto dan rekan-rekannya kini harus memastikan hasil tersebut tidak membuat fokus tim menurun.
Justru, peringatan dari bek Persebaya Surabaya itu menunjukkan pentingnya kewaspadaan ketika Garudayaksa FC datang dengan motivasi tinggi.
Pertandingan Persebaya Surabaya melawan Garudayaksa FC akan digelar di Gelora Bung Tomo pada Sabtu (19/9) pukul 15.30 WIB.
Baca Juga: Baru Dua Pekan BRI Super League 2026/27, Persijap Jepara Kembalikan Mario Lemos Jadi Pelatih
Green Force membutuhkan konsistensi sepanjang pertandingan untuk menghadapi tim promosi yang berambisi mencuri hasil dari kandang Persebaya Surabaya.
Dengan waktu pertandingan yang sudah semakin dekat, pesan Risto Mitrevski cukup jelas: Persebaya Surabaya tidak boleh menganggap remeh lawan.
Setiap fase pertandingan harus dimainkan dengan konsentrasi penuh karena Garudayaksa FC bisa meningkatkan permainan ketika mendapat kesempatan.
Baca Juga: Carlo Armiento Koleksi 15 Assist! Winger Baru Garudayaksa FC Tebar Ancaman ke Persebaya Surabaya