JawaPos.com - Samuel Otusanya tidak membutuhkan waktu lama untuk mulai beradaptasi dengan lingkungan barunya di Arema FC.
Sehari setelah resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar, penyerang asal Nigeria tersebut langsung mengikuti sesi latihan bersama skuad Singo Edan, Selasa (15/9/2026) sore.
Samuel baru tiba di Malang setelah menjalani perjalanan udara yang cukup panjang. Meski begitu, kondisi tersebut tidak membuatnya memilih beristirahat lebih lama. Ia langsung bergabung dengan Johan Ahmat Farizi dan kawan-kawan untuk menjalani program latihan yang diberikan tim pelatih.
Baca Juga: 3 Fakta Samuel Otusanya Bomber Baru Arema FC! Pernah Kerja Sama dengan Marcos Santos
Dalam sesi tersebut, Samuel terlihat menikmati berbagai menu latihan. Pemain yang sebelumnya memperkuat Nautico itu juga mulai berkomunikasi dengan rekan-rekan barunya untuk membangun chemistry di dalam tim.
Keputusan Samuel bergabung dengan Arema FC juga tidak lepas dari keberadaan sejumlah sosok yang sudah dikenalnya. Ia sebelumnya pernah bekerja sama dengan pelatih Marcos Santos dan asisten pelatih Andre Caldas ketika masih berada di Nautico.
Keduanya menjadi salah satu alasan Samuel tidak ragu menerima tawaran untuk melanjutkan karier bersama Arema FC.
“Saya pernah bekerja sama dengan Marcos Santos dan Andre Caldas di klub sebelumnya, Nautico. Kami memiliki hubungan yang sangat baik. Ketika mereka mengajak saya untuk bergabung ke Arema FC, saya tidak ragu untuk menerima tawaran tersebut,” ujar Samuel seusai latihan.
Baca Juga: Arema FC Kecolongan! Marcos Santos Bongkar Penyebab Singo Edan Gagal Menang Lawan PSM
Selain faktor tersebut, nama besar Arema FC di sepak bola Indonesia juga menjadi daya tarik tersendiri bagi Samuel. Ia mengaku ingin menjadi bagian dari perjalanan klub sekaligus membantu Singo Edan meraih prestasi.
Bagi Samuel, kemampuan beradaptasi menjadi hal penting bagi seorang pemain ketika bergabung dengan klub baru. Ia pun bertekad memberikan kemampuan terbaiknya selama berada di Malang.
“Arema FC adalah klub besar dan luar biasa di Indonesia. Saya ingin menjadi bagian dari sejarahnya. Bagi saya, sepak bola adalah tentang passion. Di mana pun saya bermain, yang terpenting adalah beradaptasi, memiliki keyakinan, dan berlatih dengan baik,” katanya.
Samuel juga tidak menutupi rasa lelah setelah perjalanan panjang menuju Indonesia. Namun, ia menilai kondisi tersebut bukan alasan untuk menunda pekerjaannya bersama tim barunya.
“Tentu saja saya lelah, tetapi ini adalah pekerjaan saya. Saya tidak sabar membuktikan kemampuan dan membantu tim,” ujarnya.
Baca Juga: Arema FC Minta Suporter Persik Tak Hadir di Kanjuruhan, Ini Alasannya
Mengenai kemungkinan menjalani debut dalam pertandingan terdekat, Samuel menyerahkan keputusan kepada tim pelatih. Fokusnya saat ini adalah menjaga kebugaran dan terus bekerja keras dalam latihan.
Arema FC sendiri akan menghadapi Persik Kediri pada lanjutan Super League 2026/2027, Jumat (18/9).
Laga tersebut berpotensi menjadi kesempatan pertama bagi Samuel untuk merasakan atmosfer pertandingan bersama Singo Edan, meski keputusan bermain tetap berada di tangan tim pelatih.
Target Samuel pun cukup jelas. Ia ingin membantu Arema FC meraih prestasi terbaik dan, jika memungkinkan, membawa pulang trofi pada musim ini.