← Beranda
Lini Tengah Persebaya Penuh Persaingan, Gledson Paixao Pilih Fokus dan Tunggu Kesempatan
Andre Rizal HanafiKamis, 17 September 2026 | 07.42 WIB
Gledson Paixao gelandang Persebaya.

 

 

JawaPos.com - Persaingan mendapatkan tempat di lini tengah Persebaya pada Super League 2026/2027 berlangsung cukup ketat.

Banyaknya pemain berkualitas membuat setiap gelandang harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan kepercayaan dari pelatih Bernardo Tavares.

Situasi tersebut tidak membuat Gledson Paixao merasa terbebani. Gelandang berusia 31 tahun itu justru menilai persaingan di dalam skuad sebagai hal positif yang bisa membantu Persebaya berkembang sepanjang musim.

Persebaya memang memiliki sejumlah pilihan di sektor tengah. Untuk posisi gelandang bertahan, ada Toni Firmansyah, Rachmat Irianto, Diogo Ramalho, Sadida Nugraha, hingga M. Ichsas.

Selain itu, Risto Mitrevski juga bisa menjadi alternatif setelah dimainkan sebagai gelandang bertahan dalam dua pertandingan awal musim.

Menurut Gledson, kondisi tersebut membuat seluruh pemain harus terus menjaga performa. Tidak ada pemain yang bisa merasa aman karena setiap posisi memiliki persaingan yang cukup terbuka.

"Saya pikir memiliki tim dengan pemain-pemain berkualitas seperti ini adalah hal yang sangat bagus. Persaingan di dalam tim juga harus berjalan dengan intens karena semua pemain ingin bermain dan menunjukkan performa terbaik," ujar Gledson, dikutip dari laman Persebaya, Kamis (17/9).

Gledson sendiri sudah mendapat kesempatan tampil dalam dua pertandingan pertama Persebaya musim ini. Ia masuk sebagai pemain pengganti saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC dan kembali dimainkan dari bangku cadangan ketika Green Force bertemu PSIM Yogyakarta.

Meski belum menjadi starter, Gledson tidak mempermasalahkan situasi tersebut. Ia memilih tetap fokus menjalani latihan dan memastikan kondisinya selalu siap ketika mendapat kesempatan dari Bernardo Tavares.

Bagi Gledson, persaingan dalam tim bukan sesuatu yang harus dihadapi dengan tekanan. Pemain yang sedang mendapat menit bermain harus mampu mempertahankan performanya, sementara pemain lain harus terus menunjukkan kesiapan.

"Menurut saya, persaingan seperti ini justru positif. Pemain yang sedang tampil bagus harus terus bekerja untuk mempertahankan levelnya karena pada akhirnya pelatih akan memilih pemain berdasarkan performanya," jelasnya.

Dua penampilan sebagai pemain pengganti juga dinilai Gledson membantu prosesnya mengembalikan ritme pertandingan. Ia merasa kondisi fisiknya terus mengalami perkembangan setelah menjalani pertandingan bersama Persebaya.

"Saya merasa performa saya semakin membaik. Saya tidak peduli apakah nantinya bermain sebagai starter atau masuk sebagai pemain pengganti. Saya harus selalu siap, entah bermain 30 detik, satu menit, lima menit, atau 90 sampai 100 menit," tegasnya.

Gledson menyerahkan keputusan mengenai komposisi pemain kepada Bernardo Tavares. Ia hanya ingin menjaga fokus, bekerja keras dalam latihan, dan memanfaatkan kesempatan ketika kembali dipercaya tampil bersama Persebaya.

EDITOR: Estu Suryowati