← Beranda
Main 30 Detik pun Siap! Gledson Paixao Bongkar Motivasi di Persebaya Surabaya
Moch. Rizky Pratama Putra• Kamis, 17 September 2026 | 03.55 WIB
Gledson Paixao menegaskan siap memberikan kontribusi untuk Persebaya Surabaya berapa pun menit bermain yang diberikan. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Gledson Paixao menegaskan siap membantu Persebaya Surabaya kapan pun dibutuhkan, bahkan jika kesempatan bermain hanya 30 detik. Gelandang berusia 31 tahun itu melihat ketatnya persaingan lini tengah Green Force sebagai energi positif untuk meningkatkan kemampuan dan menjaga performa sepanjang Super League 2026/2027.

Baca Juga: Alex Martins Makin Percaya Diri, Bomber Persebaya Cetak Gol setelah Alami Dislokasi Bahu

Persaingan Lini Tengah Persebaya Surabaya Makin Ketat

Persaingan mendapatkan tempat di lini tengah Persebaya Surabaya musim ini berlangsung ketat karena tim memiliki banyak pilihan berkualitas di sektor tersebut. Kondisi itu membuat setiap pemain harus menjaga performa dan menunjukkan kesiapan agar bisa mendapatkan kepercayaan dari pelatih Bernardo Tavares.

Khusus posisi gelandang bertahan, Persebaya Surabaya memiliki sejumlah opsi seperti Toni Firmansyah, Rachmat Irianto, Diogo Ramalho, Sadida Nugraha, dan M. Ichsas. Risto Mitrevski juga bisa dimainkan di posisi tersebut setelah mendapat kepercayaan tampil sebagai gelandang bertahan dalam dua pertandingan awal Super League 2026/2027.

Bagi Gledson, banyaknya pemain berkualitas justru memberikan dampak positif terhadap perkembangan tim. Persaingan internal membuat para pemain tidak bisa berpuas diri dan harus terus menjaga level permainan ketika menjalani latihan maupun pertandingan.

“Saya pikir memiliki tim dengan pemain-pemain berkualitas seperti ini adalah hal yang sangat bagus. Persaingan di dalam tim juga harus berjalan dengan intens karena semua pemain ingin bermain dan menunjukkan performa terbaik,” ujar Gledson.

Baca Juga: Carlo Armiento Debut di Garudayaksa, Langsung Fokus Hadapi Persebaya

Gledson Paixao Sudah Tampil dalam Dua Laga

Gledson Paixao sudah mendapat kesempatan tampil dalam dua pertandingan awal Persebaya Surabaya di Super League 2026/2027. Ia masuk dari bangku cadangan saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC dan kembali dimainkan sebagai pemain pengganti ketika Green Force menjamu PSIM Yogyakarta.

Dua penampilan tersebut memang belum menempatkan Gledson sebagai starter. Namun, kesempatan turun ke lapangan menjadi modal penting bagi sang gelandang untuk membangun kembali ritme permainan sekaligus memahami tuntutan yang diberikan tim.

Gledson tidak melihat status pemain pengganti sebagai alasan untuk kehilangan motivasi. Sebaliknya, ia memilih tetap fokus menjalani proses dan memastikan kondisi fisiknya terus berkembang sambil menunggu kesempatan bermain lebih banyak.

“Menurut saya, persaingan seperti ini justru positif. Pemain yang sedang tampil bagus harus terus bekerja untuk mempertahankan levelnya karena pada akhirnya pelatih akan memilih pemain berdasarkan performanya,” jelasnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan cara Gledson menghadapi persaingan di skuad Persebaya Surabaya. Ia tidak ingin terlalu terbebani oleh persaingan untuk mendapatkan tempat utama dan memilih menjadikan kompetisi internal sebagai pemicu untuk bekerja lebih keras.

Baca Juga: Prediksi Bayer Leverkusen vs Celje di Liga Europa: Tuan Rumah Berpeluang Menang Telak!

Main 30 Detik Pun Bukan Masalah

Gledson Paixao memiliki satu prinsip sederhana dalam menghadapi persaingan di Persebaya Surabaya, yakni selalu siap ketika kesempatan datang. Baginya, durasi bermain bukan persoalan utama karena setiap menit di lapangan tetap memiliki arti untuk membantu tim.

“Saya merasa performa saya semakin membaik. Saya tidak peduli apakah nantinya bermain sebagai starter atau masuk sebagai pemain pengganti. Saya harus selalu siap, entah bermain 30 detik, satu menit, lima menit, atau 90 sampai 100 menit,” tegasnya.

Pemain berusia 31 tahun itu kini merasakan kondisi fisiknya terus mengalami perkembangan setelah mendapat menit bermain dalam dua pertandingan pertama musim ini.

Proses tersebut menjadi bagian dari upayanya mengembalikan ritme sekaligus beradaptasi dengan karakter permainan yang diterapkan Persebaya Surabaya.

Sikap Gledson juga menunjukkan kesiapan untuk menjalankan peran apa pun yang diberikan tim. Ketika mendapat kesempatan sejak awal pertandingan, ia harus siap menjalankan tugas selama mungkin, sedangkan ketika masuk dari bangku cadangan, ia tetap dituntut memberikan dampak dalam waktu yang tersedia.

Persaingan ketat di lini tengah membuat setiap kesempatan menjadi penting bagi para pemain Persebaya Surabaya. Karena itu, Gledson memilih tidak menghitung durasi bermain sebagai ukuran utama dan lebih fokus memastikan dirinya berada dalam kondisi siap ketika dipanggil.

Baca Juga: Prediksi Skor Omonia vs Celta: Laga Perdana Liga Europa: Duel Ketat Berpotensi Berakhir 1-1

Gledson Serahkan Keputusan kepada Bernardo Tavares

Keputusan mengenai komposisi pemain Persebaya Surabaya sepenuhnya diserahkan Gledson kepada Bernardo Tavares. Sang gelandang memahami pelatih memiliki pertimbangan sendiri dalam menentukan pemain yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan pertandingan.

Tugas Gledson saat ini adalah menjaga kondisi fisik, terus bekerja keras dalam latihan, dan mempertahankan kesiapan agar tidak kehilangan momentum ketika kembali mendapatkan kesempatan. Dua penampilan sebagai pemain pengganti menjadi bagian dari proses panjang untuk merebut menit bermain lebih banyak.

“Semua keputusan ada di tangan pelatih. Saya hanya perlu tetap tenang, bekerja keras, dan memastikan ketika kesempatan datang, saya sudah siap membantu klub,” pungkas Gledson.

Persaingan di lini tengah Persebaya Surabaya pun dipastikan terus berjalan sepanjang musim. Dengan banyaknya opsi yang tersedia, setiap pemain harus konsisten menunjukkan performa agar bisa masuk dalam rencana Bernardo Tavares pada pertandingan berikutnya.

Bagi Gledson Paixao, situasi tersebut bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Justru dari persaingan itulah setiap pemain dipaksa berkembang, menjaga fokus, dan membuktikan kesiapan setiap kali kesempatan datang.

Prinsip Gledson pun sederhana: tidak peduli mendapat kesempatan selama 30 detik atau bermain hingga 100 menit, dirinya harus siap memberikan kontribusi. Sikap tersebut menjadi modal penting bagi gelandang 31 tahun itu untuk terus bersaing dan membantu Persebaya Surabaya sepanjang Super League 2026/2027.

EDITOR: Banu Adikara