JawaPos.com - Borneo FC Samarinda mulai menemukan momentum positif di BRI Super League 2026/27.
Setelah menelan kekalahan pada laga pembuka saat menjamu Persija Jakarta, Pesut Etam mampu bangkit dengan meraih kemenangan di markas Persijap Jepara.
Borneo FC menang tipis 1-0 dalam pertandingan pekan kedua.
Baca Juga: FC Seoul Dikabarkan Turunkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Begini Respons Igor Tolic
Hasil tersebut menjadi kemenangan perdana mereka musim ini sekaligus membuat tim mengoleksi tiga poin dan menempati posisi ke-10 klasemen sementara.
Meski berhasil membawa pulang tiga poin, pelatih Borneo FC Mauro Jeronimo menilai, masih ada sejumlah hal yang harus diperbaiki.
Salah satu perhatian utama adalah kemampuan tim menjaga kontrol pertandingan hingga peluit akhir.
Baca Juga: Chemistry Madura United Makin Kuat, Dimitar Mitkov Jadi Top Skor Sementara BRI Super League
Menurut Mauro, pertandingan menghadapi Persijap berjalan seperti yang sudah diperkirakan.
Bermain di kandang lawan dengan dukungan penuh suporter tuan rumah membuat Borneo FC harus menghadapi pertandingan yang tidak mudah.
Mauro menilai timnya tampil cukup dominan pada babak pertama.
Selain mampu mengontrol permainan, Borneo FC juga berhasil mencetak gol dan sebenarnya memiliki peluang untuk menambah keunggulan.
“Pada fase awal, saya rasa di babak pertama kami bermain sangat baik. Kami mendominasi permainan dan berhasil mencetak gol,” kata Mauro.
Namun, situasi berubah setelah memasuki babak kedua.
Baca Juga: Yushi Yamaya Nikmati Debut Bersama Kendal Tornado FC, Bidik Gol dan Assist
Borneo FC dinilai belum mampu mempertahankan kendali permainan selama 90 menit.
Persijap mulai memberikan tekanan lebih besar untuk mencari gol penyama kedudukan.
Beruntung bagi Borneo FC, lini belakang mereka mampu bertahan dengan solid dan bekerja sama melewati periode sulit tersebut.
Baca Juga: DPP Panser Biru Hadiri Komitmen Bersama Polda Jateng, Sepakat Jaga Sepak Bola Tetap Aman dan Damai
Mauro juga menyayangkan sejumlah peluang yang didapat timnya melalui skema serangan balik.
Menurut dia, Borneo FC seharusnya bisa mencetak gol kedua ketika Persijap mulai membuka ruang di lini belakang.
“Kami bahu-membahu bertahan saat berada dalam tekanan berat. Setelah melancarkan dua atau tiga serangan balik, kami seharusnya bisa mencetak gol kedua untuk memastikan kemenangan,” ujarnya.
Baca Juga: Terusir dari SUGBK, Persija Jakarta Jamu Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Secara statistik, pertandingan berlangsung cukup berimbang.
Kedua tim sama-sama mencatat 50 persen penguasaan bola.
Borneo FC melepaskan 12 tembakan, dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Persijap mencatat delapan percobaan dan tiga tembakan tepat sasaran.
Kemenangan di Jepara menjadi modal penting bagi Borneo FC untuk menatap pertandingan berikutnya.
Baca Juga: Prediksi Skor FC Seoul vs Persib Bandung di ACL Two 2026/2027, Pangeran Biru Curi Poin di Korsel
Pesut Etam akan menghadapi Dewa United di kandang sendiri pada Rabu (16/9).
Laga tersebut digelar lebih awal karena Borneo FC nantinya harus menjalani agenda ASEAN Club Championship 2026/27 pada periode yang bertepatan dengan pekan kelima BRI Super League.
Mauro tentu berharap kemenangan tandang atas Persijap menjadi awal kebangkitan Borneo FC.
Baca Juga: Prediksi Ajax vs Willem II: Nathan Tjoe-A-On Hadapi Ujian Berat, Paes Masih Jadi Cadangan
Namun, pekerjaan rumah untuk membuat tim lebih konsisten sepanjang pertandingan masih harus segera diselesaikan.