← Beranda
DPP Panser Biru Hadiri Komitmen Bersama Polda Jateng, Sepakat Jaga Sepak Bola Tetap Aman dan Damai
Andre Rizal HanafiRabu, 16 September 2026 | 06.22 WIB
DPP Panser Biru dan Polda Jateng sepakat menjaga sepak bola Jawa Tengah tetap aman dan damai. (Istimewa)

 

JawaPos.com - DPP Panser Biru menghadiri pertemuan Komitmen Bersama Polda Jawa Tengah dengan manajemen klub dan komunitas suporter peserta kompetisi BRI Super League serta Pegadaian Championship musim 2026/2027.

Kegiatan tersebut digelar di Alam Indah Resto, Kota Semarang, Selasa (15/9). 

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara kepolisian, klub, dan komunitas suporter.

Baca Juga: Terusir dari SUGBK, Persija Jakarta Jamu Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta

Tujuannya agar kompetisi musim 2026/2027 dapat berlangsung aman, tertib, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

DPP Panser Biru diwakili Ketua Umum Kepareng atau yang akrab disapa Wareng, Wakil Ketua Umum Galih Eko Putranto, Divisi Hukum dan Advokasi Nurul Layalia, serta Divisi Antar Korwil Alfian Tri Irawan.

Kehadiran Panser Biru dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen komunitas suporter PSIS Semarang untuk ikut menjaga suasana sepak bola Jawa Tengah tetap kondusif.

Baca Juga: Prediksi Skor FC Seoul vs Persib Bandung di ACL Two 2026/2027, Pangeran Biru Curi Poin di Korsel

Hal tersebut tidak hanya berlaku ketika pertandingan berlangsung di dalam stadion, tetapi juga dalam aktivitas suporter sebelum maupun setelah pertandingan.

Divisi Hukum dan Advokasi Panser Biru Nurul Layalia mengatakan, komunikasi antara klub, suporter, dan kepolisian menjadi hal penting untuk menjaga jalannya kompetisi.

Menurut dia, setiap pihak memiliki peran masing-masing. Karena itu, koordinasi perlu terus dilakukan agar potensi masalah yang muncul selama kompetisi bisa diminimalkan.

"Sangat penting untuk saling sinergi, berkoordinasi dan menjaga kondusifitas demi berjalannya liga yang penuh sportifitas," ujar Layalia setelah kegiatan.

Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan penandatanganan surat pernyataan bersama oleh perwakilan klub dan komunitas suporter.

Surat tersebut berisi sejumlah komitmen yang diharapkan bisa diterapkan selama kompetisi musim 2026/2027.

Baca Juga: Prediksi Ajax vs Willem II: Nathan Tjoe-A-On Hadapi Ujian Berat, Paes Masih Jadi Cadangan

Salah satu poin utamanya adalah menjaga sportivitas dan mendukung kompetisi sepak bola yang aman serta profesional.

Selain itu, seluruh pihak berkomitmen menciptakan suasana yang aman dan damai, baik di dalam maupun di luar stadion.

Komunitas suporter juga menyatakan penolakan terhadap kekerasan, provokasi, rasisme, serta ujaran kebencian.

Baca Juga: Prediksi Peterborough United vs Barnsley di EFL Cup: Duel Sengit dan Potensi Hujan Gol

Komitmen lainnya berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi. Klub dan suporter diharapkan menaati aturan penyelenggara serta panitia pelaksana pertandingan.

Masing-masing kelompok juga didorong untuk menjadi tuan rumah maupun tamu yang baik ketika mendukung timnya.

Sikap saling menghormati antarpendukung menjadi salah satu bagian penting dari kesepakatan tersebut.

Baca Juga: Prediksi Middlesbrough vs Millwall: Boro Bidik Kemenangan, Masalah Cedera Jadi Beban The Lions

Komunitas suporter juga menyatakan kesiapan menerima sanksi apabila melakukan pelanggaran terhadap komitmen perdamaian yang telah disepakati.

Sementara itu, poin terakhir menekankan pentingnya menjaga kondusivitas Jawa Tengah agar tetap aman dan nyaman selama kompetisi berlangsung.

Bagi Panser Biru, kesepakatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebatas seremoni dan tanda tangan.

Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui sikap nyata ketika kompetisi sudah berjalan.

Baca Juga: Prediksi Skor Bristol City vs Lincoln City di Championship: Tuan Rumah Sulit Raih Kemenangan

Terlebih, musim 2026/2027 memiliki agenda pertandingan yang cukup padat.

Pertemuan antartim dengan tensi tinggi juga berpotensi menghadirkan situasi yang membutuhkan komunikasi baik di antara komunitas suporter.

Layalia menyebut pertemuan tersebut tidak hanya menjadi forum untuk membicarakan keamanan pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Skor Reading vs Brentford di EFL Cup: Tim Tamu Diprediksi Menang

Kegiatan itu juga menjadi kesempatan bagi berbagai komunitas suporter di Jawa Tengah untuk bersilaturahmi dan membangun komunikasi.

"Sarana silaturahmi di wilayah Jateng," kata Layalia.

Sejumlah klub dan komunitas suporter turut membubuhkan tanda tangan dalam surat pernyataan bersama tersebut.

Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Elche vs Real Madrid: Jose Mourinho Ingin Menang dan Main Bagus

Dari unsur klub terdapat Persijap Jepara, Java United, PSIS Semarang, Persis Solo, Persiku Kudus, Kendal Tornado FC, dan PSBS Biak.

Sementara dari kelompok suporter hadir Jetman, Banaspati, CNS dari Persijap Jepara, Panser Biru dan Snex dari PSIS Semarang, Pasoepati, Garis Keras Sambernyawa, Surakartans, B8, serta Ultras 1923 dari Persis Solo.

Tornado Mania yang menjadi bagian dari Kendal Tornado FC juga ikut dalam kesepakatan tersebut.

Dari Persiku Kudus, terdapat SMM, KC, Southgate, dan Gate B2 yang turut menandatangani komitmen bersama.

Baca Juga: Prediksi Liverpool vs Tottenham di Carabao Cup: Sama-Sama Bermasalah di Lini Depan

Keterlibatan banyak kelompok suporter menunjukkan bahwa menjaga keamanan pertandingan merupakan tanggung jawab bersama.

Bukan hanya aparat keamanan, tetapi juga klub, suporter, penyelenggara, dan seluruh elemen sepak bola.

Bagi Panser Biru, memberikan dukungan kepada PSIS Semarang tetap bisa dilakukan dengan cara yang positif.

Baca Juga: Prediksi Ipswich vs Arsenal: Mampukah The Tractor Boys Bikin Kejutan?

Kreativitas tribun, nyanyian, koreografi, serta sikap tertib saat pertandingan menjadi bentuk dukungan yang tidak merugikan klub.

Komitmen ini juga diharapkan menjadi pengingat ketika kompetisi memasuki pertandingan dengan tensi tinggi.

Persaingan di lapangan boleh berlangsung sengit, tetapi hubungan antarsuporter tetap harus dijaga.

Baca Juga: Prediksi Skor West Ham vs Fulham di Carabao Cup: Duel Ketat, The Hammers Lebih Diunggulkan

Karena itu, komunikasi yang telah dibangun melalui pertemuan tersebut diharapkan terus berjalan sepanjang musim.

Panser Biru juga berharap komitmen bersama Polda Jawa Tengah tersebut benar-benar diterapkan dalam setiap pertandingan.

"Harapannya PSIS Liga 1 dan liga berjalan dengan aman dan lancar," ujar Layalia.

Bagi Panser Biru, kompetisi yang sukses bukan hanya ditentukan oleh hasil pertandingan atau posisi di klasemen.

Baca Juga: Prediksi Fiorentina vs Pisa Piala Italia: Tuan Rumah Dijagokan Menang dan Lolos ke Babak 16 Besar

Keamanan stadion, sikap saling menghormati, serta dukungan suporter yang positif juga menjadi bagian penting dari keberhasilan sebuah kompetisi.

Dengan adanya komitmen bersama antara Polda Jawa Tengah, klub, dan komunitas suporter, musim kompetisi 2026/2027 diharapkan dapat berjalan lebih tertib dan aman.

Panser Biru pun menyatakan kesiapannya menjadi bagian dari upaya tersebut sembari terus memberikan dukungan kepada PSIS Semarang sepanjang perjalanan kompetisi musim ini.

Baca Juga: Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah