JawaPos.com — Persebaya Surabaya U-13 memastikan gelar juara Piala Soeratin 2026 zona Jawa Timur setelah mengalahkan Persida Sidoarjo 1-0 di Jember Sport Garden, Minggu (13/9/2026).
Hasil itu melengkapi trofi Persebaya Surabaya U-15 dan U-17 sekaligus menciptakan sejarah karena tiga kelompok usia Green Force menyapu bersih gelar Piala Soeratin Jatim dalam satu tahun.
Bagaimana Persebaya Surabaya U-13 Mengunci Gelar Juara?
Persebaya Surabaya U-13 memastikan trofi lewat pertandingan final yang berjalan ketat sejak menit awal menghadapi Persida Sidoarjo.
Baca Juga: Jefferson Silva Berbekal Koleksi 12 Assist, Jaminan Pelayanan untuk Lini Depan Persebaya Surabaya
Kedua tim sama-sama berusaha menemukan celah, tetapi Green Force muda akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-47 melalui Ardi Firmansa.
Ardi memanfaatkan peluang dengan baik untuk membawa Persebaya Surabaya unggul 1-0 setelah jeda pertandingan.
Gol tersebut kemudian menjadi pembeda karena anak asuh Agus Priyono mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Baca Juga: Sejarah Baru Persebaya, Dari Tim U-13, U-15, dan U-17 Sapu Bersih Gelar Juara Piala Soeratin Jatim
Kemenangan itu terasa semakin istimewa karena Persebaya Surabaya U-13 harus menghadapi pertandingan final dengan tensi tinggi.
Pertemuan Surabaya dan Sidoarjo juga membawa unsur gengsi daerah yang membuat kedua tim tampil dengan motivasi besar untuk merebut trofi.
"Anak-anak berjuang sangat istimewa. Mungkin karena antara Surabaya dan Sidoarjo ada adu gengsi, sehingga sama-sama berusaha sekuat mungkin untuk menang," kata Agus.
Keberhasilan tersebut membuat rangkaian Piala Soeratin Jatim 2026 terasa berbeda bagi Persebaya Surabaya.
Tidak hanya satu tim yang berdiri sebagai kampiun, tetapi tiga kelompok usia mampu menuntaskan kompetisi dengan status juara.
Apa yang Masih Harus Dibenahi Persebaya Surabaya U-13?
Agus Priyono tetap melihat ada pekerjaan rumah meski Persebaya Surabaya U-13 berhasil menjadi juara Piala Soeratin Jatim 2026.
Baca Juga: Persebaya Raih Kemenangan Perdana di Kandang, Bernardo Tavares Soroti Penyelesaian Akhir
Pelatih Green Force muda menilai para pemain perlu meningkatkan ketenangan ketika pertandingan memasuki situasi penuh tekanan.
"Mereka harus lebih tenang. Anak-anak seusia mereka masih sering terbawa suasana, sehingga sering terburu-buru dan melakukan kesalahan," jelasnya.
Catatan tersebut menjadi penting karena perjalanan Persebaya Surabaya U-13 belum selesai setelah mengangkat trofi zona Jatim.
Mereka harus segera memulihkan kondisi dan mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional.
Baca Juga: Strategi Bernardo Tavares Bikin Persebaya Seimbang, Risto Mitrevski Jadi Gelandang Bertahan
"Setelah ini kami istirahat sebentar untuk memulihkan kondisi anak-anak. Waktunya tidak banyak, karena pada 16 September ini kami bertanding lagi di zona nasional," ujar Agus.
Dengan jadwal pertandingan nasional pada 16 September, Persebaya Surabaya U-13 hanya memiliki waktu singkat untuk melakukan pemulihan dan persiapan.
Tantangan berikutnya sekaligus menjadi ujian bagi kemampuan tim mempertahankan performa setelah menjalani pertandingan final yang ketat.
Bagi para pemain muda, keberhasilan tersebut dapat menjadi pengalaman berharga sebelum naik ke jenjang kompetisi berikutnya.
Tekanan final, tuntutan menjaga keunggulan, hingga persaingan nasional akan menjadi bagian dari proses pembentukan mental mereka sebagai pesepak bola.
Empat Gelar Beruntun Jadi Bukti Dominasi Persebaya Surabaya
Trofi Piala Soeratin Jatim 2026 menjadi gelar keempat secara beruntun bagi Persebaya Surabaya U-13.
Green Force muda pertama kali menjadi juara pada musim 2022/2023 setelah mengalahkan Bima Putra Academy Blitar dengan skor 2-0 di Banyuwangi.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Kalahkan PSIM Yogyakarta, Ramadhan Sananta: Terima Kasih Bonek
Semusim berselang, Persebaya Surabaya U-13 kembali mempertahankan gelar dengan mengalahkan Bima Putra Academy Blitar 4-0 di Jember.
Dominasi itu berlanjut pada 2025 ketika Persebaya Surabaya mengalahkan Medi Soccer School Tulungagung 2-0 pada final di Lamongan.
Kini, Persebaya Surabaya U-13 menambah koleksi tersebut dengan kemenangan 1-0 atas Persida Sidoarjo
Empat gelar beruntun itu menunjukkan konsistensi pembinaan Green Force muda di level Piala Soeratin zona Jawa Timur.
Persebaya Surabaya Cetak Sejarah Lewat Tiga Trofi
Keberhasilan U-13 melengkapi capaian Persebaya Surabaya U-15 dan U-17 yang lebih dahulu mengamankan gelar Piala Soeratin zona Jatim 2026.
Persebaya Surabaya U-17 menjadi juara setelah mengalahkan Inter Kediri 3-1 pada final di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (12/9/2026), sementara U-15 juga lebih dahulu mengamankan trofi.
Catatan tersebut menghadirkan sejarah baru bagi Persebaya Surabaya karena untuk kali pertama tiga kelompok usia Green Force menyapu bersih trofi Piala Soeratin Jawa Timur dalam satu tahun penyelenggaraan.
Tiga gelar itu sekaligus memperlihatkan kekuatan pembinaan Persebaya Surabaya dari kelompok usia muda.
Baca Juga: Alex Martins Comeback Manis, Bawa Persebaya Menang atas PSIM
Di balik keberhasilan tersebut terdapat proses pembinaan yang dimulai dari kompetisi internal Persebaya Surabaya.
Pemain U-13 merupakan hasil kompetisi internal yang melibatkan 20 klub anggota Persebaya Surabaya sebelum talenta-talenta muda dipantau dan berkembang ke level yang lebih tinggi.
Kompetisi internal dengan 20 klub anggota itu menjadi salah satu jalur bagi pemain muda untuk mendapatkan kesempatan membawa nama Persebaya Surabaya.
Baca Juga: Alex Martins Bawa Persebaya Raih Kemenangan Perdana di Super League Musim 2026/2027
Dari proses tersebut, pemain tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperoleh ruang untuk berkembang hingga mampu tampil di ajang Piala Soeratin.
Kini Persebaya Surabaya U-13, U-15, dan U-17 akan membawa nama Jawa Timur ke persaingan nasional setelah sukses menguasai tiga trofi di tingkat provinsi.
Pengalaman menjadi juara menjadi modal penting bagi ketiga tim untuk menghadapi tantangan berikutnya, meski masing-masing kelompok usia tetap harus menjaga konsistensi permainan.
Tiga trofi dalam satu tahun bukan sekadar catatan hasil pertandingan bagi Persebaya Surabaya.
Prestasi tersebut menjadi gambaran perjalanan pembinaan pemain muda yang menghasilkan tiga tim juara sekaligus dan membuka peluang lahirnya generasi baru Green Force dari kompetisi internal.