← Beranda
Sejarah Baru Persebaya, Dari Tim U-13, U-15, dan U-17 Sapu Bersih Gelar Juara Piala Soeratin Jatim
Andre Rizal HanafiSelasa, 15 September 2026 | 06.58 WIB
Persebaya U-13 menutup rangkaian Piala Soeratin 2026 zona Jawa Timur dengan gelar juara. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Persebaya U-13 berhasil menutup rangkaian Piala Soeratin 2026 zona Jawa Timur dengan gelar juara.

Green Force muda mengalahkan Persida Sidoarjo dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di Jember Sport Garden, Minggu (13/9).

Gol tunggal kemenangan Persebaya dicetak Ardi Firmansa pada menit ke-47.

Baca Juga: Persebaya Raih Kemenangan Perdana di Kandang, Bernardo Tavares Soroti Penyelesaian Akhir

Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat sejak awal.

Kedua tim sama-sama tampil ngotot dan berusaha mencari celah di pertahanan lawan.

Namun, Persebaya akhirnya mampu memanfaatkan peluang setelah jeda untuk membuka keunggulan.

Baca Juga: PSMS Medan Wajib Mainkan Pemain U-21, Eko Purjianto Ungkap Tantanganya

Setelah unggul, anak asuh Agus Priyono harus bekerja keras mempertahankan skor.

Persida beberapa kali berusaha memberikan tekanan, tetapi pertahanan Persebaya mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Hasil tersebut memastikan Persebaya U-13 kembali menjadi juara Piala Soeratin Jatim.

Lebih istimewa lagi, ini menjadi gelar keempat secara beruntun bagi Green Force muda sejak musim 2022/2023.

Pelatih Persebaya U-13, Agus Priyono, mengapresiasi perjuangan para pemainnya.

Menurutnya, pertandingan final menghadirkan tekanan tersendiri karena mempertemukan dua tim dari wilayah yang berdekatan.

Baca Juga: Kisah Fajar Firdaus, dari Nyaris Jadi Satpam hingga Jadi Pahlawan Sumsel United

"Anak-anak berjuang sangat istimewa. Mungkin karena antara Surabaya dan Sidoarjo ada adu gengsi, sehingga sama-sama berusaha sekuat mungkin untuk menang," kata Agus.

Meski puas dengan hasil akhir, Agus menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu diperbaiki.

Salah satunya adalah ketenangan pemain ketika menghadapi situasi sulit di dalam pertandingan.

Baca Juga: Persib Tiba di Seoul, Maung Bandung Langsung Latihan Jelang Hadapi FC Seoul

"Mereka harus lebih tenang. Anak-anak seusia mereka masih sering terbawa suasana, sehingga sering terburu-buru dan melakukan kesalahan," jelasnya.

Persebaya U-13 juga tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat.

Setelah meraih gelar di Jember, mereka harus segera mempersiapkan diri menghadapi kompetisi zona nasional yang dimulai pada 16 September.

Baca Juga: PSBS Biak Tak Berdaya di Markas Deltras FC, Miskardi Tetap Apresiasi Pemain

"Setelah ini kami istirahat sebentar untuk memulihkan kondisi anak-anak. Waktunya tidak banyak, karena pada 16 September ini kami bertanding lagi di zona nasional," ujar Agus.

Gelar tahun ini melanjutkan dominasi Persebaya U-13 di Piala Soeratin Jatim.

Pada 2022/2023, mereka menjadi juara setelah mengalahkan Bima Putra Academy Blitar 2-0.

Semusim kemudian, Persebaya kembali menaklukkan lawan yang sama dengan skor 4-0.

Baca Juga: Persipura Tak Mau Larut dalam Kekalahan, Evaluasi Jadi Bekal Saat Hadapi Kendal Tornado FC

Pada 2025, Persebaya U-13 juga berhasil mengangkat trofi setelah menang 2-0 atas Medi Soccer School Tulungagung.

Keberhasilan tahun ini semakin lengkap karena Persebaya U-15 dan U-17 juga lebih dahulu menjadi juara.

Dengan demikian, untuk pertama kalinya tiga kelompok usia Persebaya menyapu bersih gelar Piala Soeratin Jatim dalam satu tahun.

Baca Juga: Menang Tipis atas Persiraja, Nil Maizar Ingatkan Semen Padang FC Belum Boleh Berpuas Diri

Prestasi tersebut menjadi gambaran hasil pembinaan pemain muda Persebaya.

Para pemain U-13 merupakan hasil kompetisi internal yang melibatkan 20 klub anggota Persebaya sebelum kemudian dipantau dan dikembangkan ke level berikutnya.

Kini, Persebaya U-13, U-15, dan U-17 akan membawa nama Jawa Timur ke tingkat nasional.

Baca Juga: Persela Amankan Tiga Poin atas Persis, Bima Sakti Soroti Dua Masalah Jelang Lawan Persiba

Tantangan berikutnya menanti, dengan pengalaman sebagai juara menjadi modal penting bagi Green Force muda.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah