← Beranda
Pieter Huistra Beberkan Penyebab Kekalahan PSS Sleman dari Madura United
Andre Rizal HanafiMinggu, 13 September 2026 | 20.36 WIB
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra. (I.League)

 

JawaPos.com - PSS Sleman gagal meraih hasil positif pada laga home perdana di Super League 2026/2027. Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/9), Super Elang Jawa harus mengakui keunggulan Madura United FC dengan skor 1-3.

Hasil tersebut terasa cukup menyakitkan bagi PSS. Selain tampil di hadapan lebih dari 14.000 suporter, tim besutan Pieter Huistra juga sebelumnya sudah menelan kekalahan pada pekan pertama.

PSS kalah 1-2 dari Bali United FC dalam pertandingan pembuka di kandang lawan. Artinya, dua laga awal setelah kembali promosi ke kasta tertinggi harus berakhir tanpa poin.

Baca Juga: 6 Tembakan Madura United Cukup untuk Hancurkan PSS Sleman di Maguwoharjo

Menghadapi Madura United, PSS sebenarnya mampu tampil cukup baik pada sebagian besar babak pertama. Namun, kesalahan di penghujung paruh pertama membuat situasi berubah.

Dimitar Mitkov membuka keunggulan Madura United pada menit ke-45 melalui tendangan jarak jauh. Tak lama setelah babak kedua dimulai, Danilo Santacruz menggandakan keunggulan tim tamu pada menit ke-46.

Madura United kemudian semakin menjauh setelah Mitkov mencetak gol keduanya pada menit ke-67. PSS baru mampu memperkecil ketertinggalan melalui Matheus Fornazari pada menit ke-84.

Baca Juga: Madura United Gasak PSS Sleman 3-1, Tikung Persija di Puncak Klasemen Super League

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, mengakui timnya masih terlalu mudah kehilangan konsentrasi hingga memberikan kesempatan kepada lawan untuk mencetak gol.

"Kami terlalu mudah kebobolan gol lagi. Itu adalah sesuatu yang harus kami perbaiki," kata Pieter Huistra.

Menurutnya, PSS sebenarnya cukup mampu mengendalikan permainan pada babak pertama. Madura United juga dinilai tidak banyak menciptakan peluang sebelum gol Mitkov.

"Babak pertama, kami bermain cukup memegang kendali. Madura United sepertinya tidak memiliki peluang sama sekali di babak pertama, sampai di menit-menit akhir, pada menit ke-45, sebuah tendangan dari jarak 30, 40, atau 50 meter masuk ke gawang," ujarnya.

Selain masalah pertahanan, Huistra juga menyoroti penyelesaian akhir. PSS dinilai memiliki beberapa peluang, tetapi belum mampu memanfaatkannya secara maksimal.

"Kami memiliki banyak peluang. Kami harus lebih efektif dalam mencetak gol," tegasnya.

Baca Juga: Prediksi Skor PSS Sleman vs Madura United di Super League: Super Elja Dijagokan Menang!

Huistra mengakui dua kekalahan di awal musim bukan hasil yang diharapkan. Meski demikian, ia percaya PSS masih memiliki waktu dan kualitas untuk berkembang.

"Bukan hal yang bagus memulai kompetisi dengan kekalahan, apalagi ketika Anda baru promosi, memulai dengan dua kekalahan. Saya pikir ada cukup kualitas di tim, dan tim PSS akan memiliki banyak ruang untuk tumbuh," tuturnya.

Di tengah hasil kurang menggembirakan tersebut, Huistra tetap mengapresiasi dukungan suporter PSS. Ia menilai dukungan dari tribun menjadi modal penting bagi tim untuk bangkit pada pertandingan berikutnya.

"Hal yang baik adalah para suporter tetap berdiri di belakang kami, dan para pemain juga tidak menyerah. Kami harus berbuat lebih baik," pungkasnya.

EDITOR: Edi Yulianto