JawaPos.com - Garudayaksa FC belum mampu meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal BRI Super League 2026/27. Sebagai tim promosi, Laskar Garuda masih mencari bentuk permainan terbaik setelah mengawali musim dengan hasil yang kurang memuaskan.
Pada pertandingan pertama, Garudayaksa FC harus puas bermain imbang 1-1 melawan Java United FC. Hasil tersebut kemudian diikuti kekalahan saat menjamu Persik Kediri di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (11/9).
Dalam pertandingan tersebut, Garudayaksa FC tak mampu mencetak gol dan harus mengakui keunggulan Persik Kediri dengan skor 0-2. Hasil ini membuat tim besutan Milos Joksic belum mendapatkan kemenangan dari dua laga yang sudah dimainkan.
Baca Juga: Muhammad Sihran Kecewa Garudayaksa FC Kalah dari Persik Kediri, Janji Perbaiki Kesalahan
Joksic memahami situasi tersebut. Pelatih asal Serbia itu menyebut Garudayaksa FC masih membutuhkan waktu untuk menemukan permainan terbaik karena skuad mengalami perubahan besar menjelang kompetisi.
"Kami membangun tim yang benar-benar baru dan saat ini belum memiliki skuad yang lengkap. Saya sudah tahu sejak awal bahwa musim bagi kami mungkin baru benar-benar dimulai pada Oktober, terutama terkait kesiapan para pemain asing," ujar Joksic.
Garudayaksa FC memang masih dalam proses melengkapi komposisi pemain. Saat ini mereka memiliki delapan pemain asing, yakni Dominik Holec, Najeeb Yakubu, Filip Stamenkovic, Paulo Ricardo, Ryo Matsumura, Carlo Armiento, Brian Rubio, serta Aleksandar Busnic yang baru bergabung.
Baca Juga: De Red FC Tumbang dari Kendal Tornado FC, Aji Santoso Soroti Peluang hingga Krisis Pemain
Menurut Joksic, kehadiran pemain baru tidak serta-merta membuat performa tim langsung meningkat. Para pemain tersebut tetap membutuhkan waktu untuk memahami taktik dan beradaptasi dengan rekan-rekan barunya.
"Kami akan melengkapi skuad secepat mungkin, mungkin untuk laga berikutnya. Namun, meski mereka datang, mereka belum masuk ke dalam sistem. Kami butuh waktu untuk mempersiapkan mereka. Tugas saya saat ini adalah membuat tim ini bekerja sama secara solid," katanya.
Joksic juga tidak ingin melempar kesalahan kepada pemain atas hasil yang didapat Garudayaksa FC. Ia memilih bertanggung jawab penuh sekaligus meminta pendukung bersabar menunggu proses pembentukan tim.
"Saat ini tim belum berjalan dengan benar dan saya bertanggung jawab penuh atas hal itu karena saya adalah pelatih. Satu pemain datang kemarin, satu besok, dan ada yang datang minggu ini tetapi belum terdaftar," tuturnya.
Joksic percaya situasi Garudayaksa FC akan berubah setelah skuad komplet. Ia berharap seluruh pemain bisa segera menyatu sehingga tim promosi tersebut mampu menunjukkan permainan yang lebih kuat pada pertandingan berikutnya.