← Beranda
6 Tembakan Madura United Cukup untuk Hancurkan PSS Sleman di Maguwoharjo
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 13 September 2026 | 13.52 WIB
Dimitar Mitkov mencetak dua gol saat Madura United mengalahkan PSS Sleman 3-1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman. (Madura United)

JawaPos.com — Madura United FC sukses menghancurkan PSS Sleman 3-1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/9/2026) sore, lewat strategi yang sudah disiapkan Jose Gomes saat latihan.

Kemenangan pada pekan kedua Super League 2026/2027 itu membuat Laskar Sape Kerrab meraih enam poin dari dua pertandingan dan terus menjaga posisi di papan atas klasemen sementara.

Baca Juga: Madura United Gasak PSS Sleman 3-1, Tikung Persija di Puncak Klasemen Super League

Strategi Jose Gomes Berbuah Manis di Maguwoharjo

Jose Gomes mengakui PSS Sleman memberikan perlawanan sulit, terutama karena Madura United harus bermain di kandang lawan dengan dukungan penuh suporter tuan rumah.

Meski begitu, Hugo Gomes dan kolega mampu menjalankan strategi yang sudah dipersiapkan dalam sesi latihan hingga akhirnya membawa pulang tiga poin.

"Pertandingan tandang sore ini, Sleman memang menyulitkan," kata Jose Gomes selepas pertandingan.

“Mereka punya tim dan dukungan bagus, tapi kami punya strategi yang sudah disiapkan saat latihan, bagaimana kami cetak gol pada sore tadi.”

Pelatih Madura United tersebut menilai pertandingan berjalan berbeda antara babak pertama dan kedua, dengan timnya sempat kesulitan menemukan permainan terbaik sebelum jeda.

Situasi berubah setelah Madura United mencetak gol cepat pada awal babak kedua sehingga permainan menjadi lebih terkontrol.

"Babak pertama, kami memang ada kesulitan. Babak kedua, kami bisa cetak gol awal dan kontrol pertandingan," imbuh Jose Gomes.

Pernyataan itu menggambarkan perubahan pendekatan Madura United setelah turun minum, terutama dalam memanfaatkan momentum untuk mengubah arah pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Skor PSS Sleman vs Madura United di Super League: Super Elja Dijagokan Menang!

Gol Cepat Jadi Titik Balik Madura United

Madura United membuka pesta gol melalui Dimitar Mitkov ketika babak kedua baru berjalan satu menit, tepatnya pada menit ke-46.

Striker asal Bulgaria itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66 sehingga total mencetak dua gol alias brace dalam pertandingan di Maguwoharjo.

Sebelum Mitkov menambah gol keduanya, Juan Santacruz lebih dulu membuat Madura United semakin menjauh pada menit ke-47.

Tiga gol dalam rentang awal babak kedua membuat keunggulan Madura United berkembang cepat sebelum PSS Sleman akhirnya mendapatkan gol hiburan pada menit ke-85 melalui Matheus Fornazari.

Ketajaman Mitkov menjadi salah satu faktor penting dalam kemenangan Madura United atas PSS Sleman.

Dua gol tersebut sekaligus memperlihatkan efektivitas lini depan Madura United ketika mendapatkan momentum setelah babak pertama yang diakui Jose Gomes berjalan sulit.

Menariknya, statistik pertandingan menunjukkan Madura United tidak mendominasi penguasaan bola maupun jumlah tembakan.

PSS Sleman mencatat penguasaan bola 55 persen berbanding 45 persen milik Madura United, tetapi efektivitas penyelesaian menjadi pembeda dalam hasil akhir.

Baca Juga: Madura United Kebobolan 13 Kali! Jose Gomes Waspada Ledakan PSS Sleman di Maguwoharjo

PSS Sleman Lebih Banyak Menembak, Madura United Lebih Efektif

PSS Sleman melepaskan 23 tembakan sepanjang pertandingan, jauh lebih banyak dibandingkan Madura United yang hanya mencatat enam tembakan.

Namun, kedua tim sama-sama menghasilkan empat tembakan tepat sasaran sehingga jumlah peluang yang benar-benar mengarah ke gawang berimbang.

Perbedaan mencolok terlihat pada akurasi tembakan kedua tim berdasarkan data I.League.

Madura United memiliki akurasi tembakan mencapai 67 persen, sedangkan PSS Sleman hanya mencatat 19 persen meski memiliki jumlah percobaan yang jauh lebih banyak.

Angka tersebut memperkuat gambaran strategi Jose Gomes yang mengutamakan efektivitas ketika mendapatkan peluang.

Madura United tidak membutuhkan banyak percobaan untuk menghasilkan tiga gol, sementara PSS Sleman gagal mengonversi mayoritas dari 23 tembakannya menjadi ancaman yang berbuah gol.

Kondisi itu membuat kemenangan Madura United tidak hanya ditentukan oleh jumlah peluang, tetapi juga kualitas penyelesaian.

Empat tembakan tepat sasaran dari masing-masing tim menghasilkan perbedaan besar karena Madura United mampu mencetak tiga gol, sedangkan PSS Sleman hanya sekali membobol gawang lawan.

Baca Juga: Madura United Kebobolan 13 Kali! Jose Gomes Waspada Ledakan PSS Sleman di Maguwoharjo

Enam Poin dari Dua Laga, Madura United Makin Percaya Diri

Kemenangan 3-1 atas PSS Sleman menjadi kemenangan kedua Madura United secara beruntun pada awal Super League 2026/2027.

Sebelumnya, tim tersebut mengalahkan Persijap Jepara dengan skor 2-0 pada laga perdana di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Minggu (6/9/2026).

Artinya, Madura United mengoleksi enam poin dari dua pertandingan pertama musim ini.

Catatan tersebut menjadi modal penting bagi skuad Jose Gomes untuk menjaga konsistensi sekaligus mempertahankan posisi di papan atas klasemen sementara Super League 2026/2027.

Dua kemenangan itu juga memperlihatkan Madura United mampu meraih hasil positif dengan cara berbeda.

Setelah menang 2-0 atas Persijap Jepara pada pekan pertama, Laskar Sape Kerrab kembali mencetak tiga gol ketika menghadapi PSS Sleman di pertandingan tandang.

Jose Gomes pun punya alasan untuk puas karena strategi yang dipersiapkan bersama tim pelatih mampu diterapkan ketika pertandingan memasuki fase menentukan.

Kemenangan di Maguwoharjo sekaligus menjadi bukti Madura United tetap mampu tampil efektif meski harus menghadapi tekanan dari tim tuan rumah dan bermain dengan penguasaan bola lebih rendah.

Bagi Madura United, enam poin dari dua laga menjadi awal yang menjanjikan dalam perjalanan Super League 2026/2027.

Sementara bagi Jose Gomes, kemenangan atas PSS Sleman menunjukkan pentingnya persiapan taktik, efektivitas peluang, serta kemampuan mengontrol pertandingan setelah momentum berhasil didapatkan.

EDITOR: Banu Adikara