← Beranda
Madura United Gasak PSS Sleman 3-1, Tikung Persija di Puncak Klasemen Super League
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 13 September 2026 | 01.33 WIB
Madura United merayakan kemenangan 3-1 atas PSS Sleman pada laga Super League 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026). (Dok. Madura United)

JawaPos.com — Madura United mengalahkan PSS Sleman 3-1 pada laga Super League 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/9/2026), sekaligus merebut puncak klasemen dari Persija Jakarta.

Dimitar Mitkov mencetak brace, sementara satu gol lain disumbangkan Danilo Santacruz, sedangkan PSS Sleman membalas melalui Matheus Fornazari.

Bagaimana Madura United Mengawali Laga Kontra PSS Sleman?

PSS Sleman sebenarnya lebih dominan dalam penguasaan bola pada babak pertama, tetapi Madura United mampu menjaga pertahanan sekaligus menunggu momentum untuk melancarkan serangan balik.

Strategi tersebut terbukti efektif karena tim tamu justru berhasil mencetak gol pembuka ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir babak pertama.

Gol Madura United lahir melalui aksi Dimitar Mitkov pada menit ke-45 lewat tendangan jarak jauh yang gagal dibendung pertahanan PSS Sleman.

Gol tersebut membuat Madura United menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 meski PSS Sleman lebih banyak menguasai bola sepanjang paruh awal pertandingan.

Memasuki babak kedua, PSS Sleman mencoba mengubah komposisi permainan dengan memasukkan Matheus Fornazari untuk menggantikan Moussa Bagayoko.

Pergantian tersebut membuat tuan rumah memiliki opsi tambahan di lini depan untuk mengejar ketertinggalan satu gol dari Madura United.

Namun, Madura United justru mampu menggandakan keunggulan hanya dua menit setelah babak kedua dimulai.

Baca Juga: Dramatis! Persija Jakarta Tekuk Persib Bandung 2-1, Ivan Mamut Jadi Pahlawan

Danilo Santacruz mencetak gol pada menit ke-47 setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Hugo Gomes sehingga skor berubah menjadi 2-0 untuk tim tamu.

Mengapa PSS Sleman Kesulitan Mengejar Ketertinggalan?

PSS Sleman berusaha meningkatkan tekanan setelah tertinggal dua gol, tetapi lini belakang Madura United tampil cukup rapat dan mampu meredam sejumlah upaya serangan tuan rumah.

Pada menit ke-51, umpan silang Stefan Ashkovski dari sisi kiri gawang masih mudah dihalau pemain Madura United.

Tekanan PSS Sleman berlanjut melalui situasi bola mati pada menit ke-57 ketika Riko Simanjuntak mengirim tendangan pojok ke arah tengah gawang.

Namun, bola tersebut kembali dapat diamankan pemain Madura United sehingga peluang tuan rumah belum menghasilkan gol.

Satu menit kemudian, PSS Sleman memperoleh peluang emas melalui kombinasi Riko Simanjuntak dan Matheus Fornazari.

Umpan lambung Riko dari belakang disambut sundulan Fornazari yang mengarah tepat ke gawang, tetapi kiper Madura United Angga Saputro mampu mengamankan bola.

Kegagalan PSS Sleman memaksimalkan peluang akhirnya kembali dihukum Madura United pada menit ke-67.

Danilo Santacruz menerima umpan lambung dari belakang sebelum mengirim umpan pendek kepada Dimitar Mitkov, yang kemudian mencetak gol keduanya untuk membawa Madura United unggul 3-0.

Baca Juga: Bangga Aksi Kemanusiaan Bonek, Bernardo Tavares Ingin Hadiahkan 3 Poin Persebaya Lawan PSIM

Madura United Kuasai Puncak, Persija Jakarta Tergeser

PSS Sleman akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-84 melalui sundulan Matheus Fornazari.

Pemain tersebut memanfaatkan umpan lambung Hiromu Tanaka untuk mengubah kedudukan menjadi 1-3 dan memberi harapan kepada tuan rumah untuk mengejar hasil positif.

Meski PSS Sleman terus meningkatkan intensitas permainan hingga masa injury time, Madura United mampu mempertahankan keunggulan dua gol sampai pertandingan berakhir.

Hasil tersebut membuat PSS Sleman mengawali kompetisi dengan hasil minor dan belum mendapatkan satu pun poin dari pertandingan yang dijalani.

Di sisi lain, kemenangan 3-1 atas PSS Sleman membuat Madura United mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Madura United mencatat dua kemenangan dengan torehan lima gol dan hanya kebobolan satu gol sehingga memiliki selisih gol plus empat.

Catatan tersebut membawa Madura United naik ke posisi pertama klasemen sementara Super League 2026/2027.

Persija Jakarta juga memiliki enam poin dari dua pertandingan, tetapi berada di posisi kedua karena hanya memiliki selisih gol plus dua setelah mencetak tiga gol dan kebobolan satu.

Persaingan papan atas pun mulai menunjukkan perbedaan dari sisi produktivitas gol setelah dua pertandingan dimainkan oleh Madura United dan Persija Jakarta.

Sementara itu, Dewa United FC menempati posisi ketiga dengan empat poin dari dua pertandingan, disusul Arema di peringkat keempat dengan tiga poin dari satu laga dan Bali United FC di posisi kelima dengan tiga poin dari satu pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Skor Lazio vs AC Milan: Centrocampista Jadi Pembeda, Lebih Gila Bersama Gila

Bagi PSS Sleman, kekalahan 1-3 dari Madura United membuat mereka terbenam di posisi ke-16 dengan nol poin.

Kekalahan tersebut menjadi sinyal awal bagi PSS Sleman untuk segera memperbaiki efektivitas serangan sekaligus lini pertahanan agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan Super League 2026/2027.

Madura United kini memiliki modal kuat setelah mengamankan dua kemenangan beruntun dan berada di puncak klasemen.

Sebaliknya, Persija Jakarta harus rela turun ke posisi kedua meski sama-sama mengoleksi enam poin karena kalah dalam perhitungan selisih gol.

Selebrasi Persija Jakarta usai merobek gawang Persib Bandung di GBK, Sabtu (12/9). Persija Jakarta menang dramatis 2-1 atas Persib Bandung di El Clasico Indonesia. Ivan Mamut mencetak gol penentu pada pengujung laga. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Selebrasi Persija Jakarta usai merobek gawang Persib Bandung di GBK, Sabtu (12/9). Persija Jakarta menang dramatis 2-1 atas Persib Bandung di El Clasico Indonesia. Ivan Mamut mencetak gol penentu pada pengujung laga. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

EDITOR: Hendra