← Beranda
Bernardo Tavares Minta Bonek All Out! Persebaya Surabaya Bidik 3 Poin Lawan PSIM Yogyakarta
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 12 September 2026 | 23.42 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares (kiri) meminta Bonek dan Bonita memberikan dukungan penuh saat menghadapi PSIM Yogyakarta di Gelora Bung Tomo. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com — Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares meminta Bonek dan Bonita hadir penuh di Stadion Gelora Bung Tomo saat menjamu PSIM Yogyakarta, Minggu (13/9/2026).

Energi Bonek diharapkan membantu Green Force meraih kemenangan perdana Super League 2026/2027 setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga pembuka.

Mengapa Bernardo Tavares meminta Bonek dan Bonita datang ke stadion?

Bernardo Tavares menilai dukungan langsung dari tribun dapat memberikan energi tambahan bagi pemain Persebaya Surabaya sepanjang pertandingan melawan PSIM Yogyakarta.

Karena itu, pelatih asal Portugal tersebut berharap Bonek dan Bonita memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo sejak awal hingga pertandingan berakhir.

"Saya ingin mengatakan kepada Bonek dan Bonita bahwa sangat penting kalian datang ke stadion, karena kalian sudah menunjukkan antusiasme kepada para pemain sebelumnya,” ujar Bernardo Tavares saat konferensi pers, Sabtu (12/9/2026) di Gelora Bung Tomo.

“Rasanya tentu berbeda ketika kalian datang dan mendukung para pemain, kalian membawa energi ekstra.”

Permintaan tersebut datang menjelang pertandingan kandang pertama Persebaya Surabaya di Super League 2026/2027.

Setelah membuka kompetisi dengan hasil 1-1 kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC, Green Force membutuhkan tambahan tiga poin untuk mengangkat posisi sekaligus menjaga momentum di awal musim.

Loading...

Seberapa sulit PSIM Yogyakarta bagi Persebaya Surabaya?

Bernardo Tavares memperingatkan skuadnya agar tidak menganggap PSIM Yogyakarta sebagai lawan mudah.

Menurut dia, tim tamu masih mempertahankan banyak pemain dari musim lalu dan turut memperkuat skuad dengan sejumlah rekrutan baru.

“Besok kami akan bermain melawan tim tangguh. Mereka tidak kehilangan banyak pemain dari musim lalu dan mereka merekrut pemain-pemain baru. Jika kalian ingat musim lalu, tim kita menang di sini 1-0,” kata Bernardo.

Catatan pertemuan di era Super League juga menunjukkan duel kedua tim berlangsung ketat.

Berdasarkan data Transfermarkt yang diberikan, Persebaya Surabaya dan PSIM Yogyakarta bertemu dua kali pada musim 2025/2026 dengan masing-masing pertandingan menghasilkan kemenangan untuk salah satu tim.

Loading...

Bagaimana rekor Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta?

Persebaya Surabaya memiliki catatan satu kemenangan dan satu kekalahan dalam dua pertemuan terakhir melawan PSIM Yogyakarta di era Super League.

Pertemuan pertama PSIM Yogyakarta sempat memberikan kejutan ketika kedua tim bertemu pada 8 Agustus 2025 di markas Persebaya Surabaya.

Dalam pertandingan matchday pertama tersebut, Persebaya Surabaya justru takluk 0-1 di hadapan 17.456 penonton.

Berikutnya dalam pertemuan kedua pada 25 Januari 2026 di markas PSIM Yogyakarta pada matchday 18 dan berakhir dengan kemenangan telak Green Force 3-0.

Laga tersebut disaksikan 7.405 penonton dan menjadi salah satu modal psikologis bagi Persebaya Surabaya menjelang pertemuan berikutnya.

Rekor itu membuat pertemuan Minggu nanti memiliki daya tarik tersendiri karena Green Force berpeluang memperbaiki catatan kandang sekaligus membalas kekalahan sebelumnya.

Apa target Bernardo Tavares saat Persebaya Surabaya menjamu PSIM?

Bernardo Tavares menegaskan pemain Persebaya Surabaya harus memberikan kemampuan terbaik sejak menit pertama hingga peluit akhir.

 

Dia juga kembali menempatkan dukungan Bonek dan Bonita sebagai faktor penting untuk membantu tim melewati pertandingan yang diprediksi berlangsung sulit.

“Jadi, saya harap besok Bonek dan Bonita bisa datang dan memberikan dukungan, karena saya tahu kita akan menghadapi pertandingan yang sulit,” ujar Bernardo.

“Sangat penting sejak menit pertama hingga akhir, para pemain memberikan segalanya, dan Bonek-Bonita hadir dengan dukungan yang sudah mereka berikan, sehingga para pemain mendapatkan energi ekstra dan merasa sangat bahagia."

Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan terbuka Bernardo kepada suporter untuk menciptakan atmosfer kuat di Gelora Bung Tomo.

Dengan hasil 1-1 pada laga pertama, Persebaya Surabaya kini memiliki kesempatan memanfaatkan pertandingan kandang perdana untuk mengamankan kemenangan sekaligus memberikan tiga poin pertama kepada Bonek dan Bonita.

Duel Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (13/9/2026).

Green Force tidak hanya dituntut memperbaiki hasil dari laga pembuka, tetapi juga harus mewaspadai PSIM Yogyakarta yang dinilai Bernardo Tavares memiliki kekuatan berbeda setelah mempertahankan banyak pemain musim lalu dan menambah amunisi baru.

EDITOR: Hendra