JawaPos.com - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengungkapkan bahwa klub Liga Belanda Ajax Amsterdam akan memantau pemain muda Indonesia yang nantinya akan dikembangkan ke Belanda.
PSSI baru saja menjalin kerja sama dengan Ajax mengenai program pembinaan pemain muda dan pelatih potensial di tanah air.
"Nanti Ajax bisa memilih pemain-pemain tersebut untuk menjadi talent pool-nya. Kita juga bisa meningkatkan kualitas pemain-pemain muda kita ke depan," kata Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.
Baca Juga: PSSI Jalin Kerja Sama dengan Ajax Amsterdam
Erick menegaskan bahwa kerja sama dengan Ajax berbeda dengan kerja sama PSSI yang sebelumnya terjalin dengan Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB.
Perjanjian kerja sama dengan Ajax lebih menyasar ke level elite dengan fokus pengembangannya yakni mencari pemain muda berbakat dan pelatih potensial yang nantinya akan masuk dalam program pengembangan.
Baca Juga: PSSI Ungkap Alasan Persija Bisa Pakai SUGBK Lawan Persib, Singgung Masalah Si Jalak Harupat
Sedangkan kerja sama dengan KNVB lebih menyasar ke sepak bola akar rumput dengan fokus pada pembibitan pemain muda.
"Saya rasa Ajax punya pengalaman yang panjang mengenai pembangunan talenta dan juga pelatih. Sudah banyak pelatih dari Ajax, pemain dari Ajax, yang kemudian berkiprah secara global, bahkan menjadi legenda di banyak negara," ungkap Erick yang yakin bahwa kerja sama dengan Ajax akan memberikan keuntungan besar untuk sepak bola tanah air.
Baca Juga: Soal Peluang Maju di Bursa Ketum PSSI 2027, Andre Rosiade: Tunggu Restu Bos Dulu!
Secara terpisah, Chief Executive Officer (CEO) Ajax Amsterdam Menno Geelen merasa terhormat bisa bekerja sama dengan PSSI.
Menurut Menno Geelen saat ini Indonesia mempunyai banyak talenta potensial yang bisa dikembangkan.
Kerja sama antara PSSI dan Ajax Amsterdam in akan berlangsung mulai Januari 2027 dengan durasi kontrak selama satu tahun.
"Jadi, kerja samanya dimulai dari Januari 2027 dan berlangsung sampai Januari tahun depannya, atau sekitar satu tahun. Nanti akan kami evaluasi dan tingkatkan lagi dengan kesepakatan kerja sama yang lebih panjang," kata Erick.