JawaPos.com - Persebaya Surabaya membidik kemenangan saat menjamu PSIM Yogyakarta pada home game perdana Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9).
Persebaya hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga pembuka.
Bek Jefferson Silva menegaskan Green Force wajib mengamankan tiga poin di depan Bonek dan Bonita.
Baca Juga: Djarum Foundation Raih Penghargaan Indonesia Sports Awards Kategori Sports Industry of The Year 2026
Mengapa Persebaya Surabaya wajib menang di kandang?
Hasil imbang 1-1 pada pertandingan pertama membuat Persebaya Surabaya memiliki motivasi tambahan untuk meraih kemenangan ketika tampil di Stadion Gelora Bung Tomo.
Jefferson Silva menilai pertandingan kandang memiliki arti penting karena timnya tidak ingin kembali kehilangan poin setelah hanya membawa pulang satu angka dari laga tandang.
Pemain asal Brasil itu memastikan persiapan Persebaya Surabaya berjalan maksimal bersama Bernardo Tavares dan staf pelatih.
Baca Juga: Prediksi Skor Mainz 05 vs Eintracht Frankfurt di Liga Jerman: Die Nullfünfer Siap Kalahkan Tim Tamu
Seluruh pemain berusaha menjalankan instruksi yang diberikan pelatih agar tim tampil lebih siap menghadapi PSIM Yogyakarta.
“Persiapan kami sudah sangat baik. Kami menjalani latihan dengan maksimal dan melakukan semua yang diminta pelatih,” ujar Jefferson, Jumat (11/9).
“Jadi, saya rasa kami sudah memiliki semua yang dibutuhkan untuk pertandingan melawan PSIM,” lanjut dia.
Jefferson juga menekankan pentingnya peningkatan performa secara konsisten, baik dalam permainan kolektif maupun kemampuan individu.
Menurutnya, setiap sesi latihan menjadi kesempatan bagi para pemain untuk memperbaiki kekurangan sekaligus meningkatkan kualitas permainan sebelum pertandingan berlangsung.
Bagaimana rekor kandang Persebaya Surabaya musim lalu?
Persebaya Surabaya memiliki catatan kandang yang cukup kuat pada Super League 2025/2026.
Baca Juga: Persija Dapat Suntikan Energi Jelang Hadapi Persib pada Kompetisi Super League
Berdasarkan data Transfermarkt, Green Force memainkan 17 pertandingan kandang dengan membukukan 9 kemenangan, 4 hasil imbang, dan hanya 4 kekalahan.
Rekor tersebut menghasilkan rata-rata 1,82 poin dalam setiap pertandingan kandang.
Persebaya Surabaya juga mampu mencetak 34 gol dan hanya kebobolan 18 gol dalam 17 laga tersebut, memperlihatkan efektivitas permainan ketika tampil di hadapan pendukung sendiri.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Persija vs Persib di Super League: Pangeran Biru Bakal Mainkan Balsa Sekulic
Artinya, kekalahan bukan hasil yang sering terjadi ketika Persebaya Surabaya bermain di Stadion Gelora Bung Tomo musim lalu.
Dari total 17 pertandingan, hanya empat laga berakhir dengan kekalahan, sementara sembilan pertandingan berhasil dimenangkan oleh Green Force.
Catatan itu bisa menjadi modal psikologis menjelang duel kontra PSIM Yogyakarta.
Baca Juga: Nathan Barki Jadi tumpuan Indonesia di Seri 5 Turnamen Tenis Internasional di Bali
Namun, Jefferson tidak ingin tim terlena dengan statistik masa lalu dan meminta seluruh pemain tetap fokus menjalankan rencana pertandingan yang sudah disiapkan Bernardo Tavares.
Apa target Jefferson Silva saat menghadapi PSIM?
Jefferson Silva menegaskan target Persebaya Surabaya saat menghadapi PSIM Yogyakarta bukan sekadar tampil lebih baik dibandingkan laga pembuka.
Bek berusia 29 tahun tersebut ingin timnya memberikan tekanan sejak pertandingan dimulai dan mengakhiri laga dengan tiga poin.
“Bagi kami, bermain di kandang berarti tidak boleh kehilangan poin. Kami harus selalu mengincar kemenangan. Karena itu, sejak pertandingan dimulai, kami harus memberikan tekanan kepada lawan dan berusaha mengamankan tiga poin,” tegas Jefferson.
Baca Juga: Brace Jose Enrique, Persik Kediri Sikat Garudayaksa 2-0
Pernyataan tersebut memperlihatkan ambisi Persebaya Surabaya untuk menjadikan pertandingan melawan PSIM sebagai momentum kebangkitan setelah hasil imbang di Lampung.
Kemenangan juga akan memberikan dorongan penting bagi Green Force dalam perjalanan mereka pada Super League 2026/2027.
Untuk mewujudkan target tersebut, Persebaya Surabaya harus menjaga intensitas permainan sejak menit awal.
Baca Juga: Johnny Jansen Sudah Analisis Kekuatan Isenmulang FC
Jefferson menyebut peningkatan performa harus dilakukan secara menyeluruh karena kontribusi setiap pemain akan menentukan hasil pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo.
Seberapa penting dukungan Bonek dan Bonita?
Dukungan Bonek dan Bonita menjadi faktor yang sangat dinantikan Jefferson Silva dalam laga kandang perdana Persebaya Surabaya.
Setelah sebelumnya tampil di markas Bhayangkara Presisi Lampung FC, pemain asal Brasil itu berharap atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo memberikan energi tambahan bagi seluruh pemain.
Baca Juga: Persija vs Persib di GBK, Perhatikan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir untuk Penonton
Jefferson secara khusus mengajak Bonek dan Bonita hadir langsung ke stadion untuk memberikan dukungan sepanjang pertandingan.
Menurutnya, kehadiran suporter bisa membantu pemain menjaga semangat ketika menghadapi tekanan pertandingan.
“Pesan saya untuk Bonek dan Bonita, datanglah ke stadion dan dukung kami” tutur Jefferson.
“Kehadiran kalian sangat berarti untuk membantu tim meraih kemenangan besok. Saya yakin bisa mengandalkan Bonek dan Bonita karena dukungan mereka luar biasa,” lanjut dia.
Baca Juga: Prediksi PSIS vs PSPS: Misi Laskar Mahesa Jenar Buka Pegadaian Championship dengan Kemenangan
Dengan modal sembilan kemenangan dari 17 laga kandang musim lalu, Persebaya Surabaya memiliki alasan untuk percaya diri menghadapi PSIM Yogyakarta.
Namun, target Jefferson tetap sederhana sekaligus tegas: tampil agresif sejak awal, menjalankan instruksi Bernardo Tavares, memanfaatkan dukungan Bonek dan Bonita, lalu mengunci tiga poin di Stadion Gelora Bung Tomo.