← Beranda
PSSI Ungkap Alasan Persija Bisa Pakai SUGBK Lawan Persib, Singgung Masalah Si Jalak Harupat
Andika RachmansyahJumat, 11 September 2026 | 16.15 WIB
Alexander Jeremejeff cetak gol debut bersama Persija Jakarta dalam pertandingan melawan Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda. (Instagram/@persija)

JawaPos.com - Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengungkap alasan Persija Jakarta masih diizinkan untuk memakai Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat menjamu Persib Bandung di pekan kedua Super League 2026/2027.

Padahal, venue tersebut menjadi salah satu lokasi yang akan dipakai untuk gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 pada 25 September hingga 5 Oktober mendatang.

Persija Jakarta dijadwalkan menjamu Persib Bandung di SUGBK pada Sabtu (12/9) besok. Keputusan Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- boleh bermain di stadion megah di Jakarta itu sempat menjadi sorotan.

Pasalnya, Persib Bandung sebelumnya tidak bisa menggunakan Stadion Si Jalak Harupat untuk menjamu PSM Makassar di pekan pertama Super League 2026/2027. Sebab, stadion tersebut sudah dalam masa perawatan untuk gelaran FIFA ASEAN Cup 2026.

Baca Juga: Head to Head Persija Jakarta vs Persib Bandung: Macan Kemayoran Kurang Jos di 10 Laga Terakhir!

Menjawab polemik tersebut, Yunus menjelaskan bahwa kualitas SUGBK lebih baik dibandingkan Si Jalak Harupat. Stadion yang merupakan kandang utama Timnas Indonesia itu disebut dapat digunakan berulang kali dengan jeda pemeliharaan yang singkat.

“Kalau lapangan dan rumput GBK, setiap per tiga hari atau per lima hari bisa digunakan karena rumputnya sudah standby untuk setiap pertandingan,” kata Yunus di Jakarta, dikutip Jumat (11/9).

Sementara Si Jalak Harupat, kata Yunus, sudah dijadwalkan menjalani perawatan rumput sejak 6 September 2026 sehingga Persib Bandung tidak bisa menggunakan stadion tersebut. Ia bahkan mengungkapkan stadion tersebut dilakukan pembongkaran total agar dapat dipakai dalam kondisi terbaik saat FIFA ASEAN Cup 2026.

Baca Juga: Ada Peran Marko Simic di Balik Kepindahan Ivan Mamut ke Persija Jakarta

“Kalau SJH, sebelum 6 September 2026 kemarin rumputnya sudah dicabut dan tanahnya sudah dibongkar untuk persiapan pekerjaan selanjutnya dalam rangka menyambut 25 September 2026,” jelas dia.

“Makanya kita tidak bisa bedakan antara lapangan dan rumput SUGBK dengan SJH. Sebab SJH memang sangat membutuhkan perawatan dan tidak bisa digunakan pada 6 September itu karena dari vendornya sudah membuat jadwal, bahkan di tanggal 3 atau 5 rumputnya sudah dibongkar,” lanjut Yunus.

Alhasil, Persib Bandung memakai Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat menjamu PSM Makassar pada 6 September 2026. Terlihat jelas bahwa kondisi rumput stadion tersebut perlu dilakukan perawatan.

PSSI pun turut menyesali Persib Bandung tidak bisa menggunakan Stadion Si Jalak Harupat pada 6 September 2026. Namun, ia meminta publik untuk mengerti karena stadion tersebut butuh pemeliharaan maksimal untuk gelaran FIFA ASEAN Cup 2026.

“Jadi, memang kita sangat sayangkan schedule dan program pekerjaan rumputnya yang memang tidak bisa lagi diubah jadwalnya, sehingga pada saat dan tanggal 6 September, Persib memang tidak bisa menggunakan SJH,” pungkas Yunus.

EDITOR: Banu Adikara