← Beranda
Preview PSPS Pekanbaru vs PSIS Semarang: Askar Bertuah Bidik Poin Penuh
jpgJumat, 11 September 2026 | 08.00 WIB
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang pada laga perdana Championship 2026/2027. Askar Bertuah membidik poin di Stadion Jatidiri. (Dok. PSPS)

 

JawaPos.com — PSPS Pekanbaru langsung mendapat ujian berat pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027.

Askar Bertuah harus bertandang ke Stadion Jatidiri, Semarang, untuk menghadapi tuan rumah PSIS Semarang, Jumat (11/9) pukul 19.00 WIB.

Pertandingan tersebut menjadi laga pembuka kompetisi Liga 2 Championship 2026/2027 sesuai jadwal yang dirilis I.League.

PSPS harus mengawali perjalanan musim barunya dengan menghadapi PSIS yang memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.

Laga ini sekaligus menjadi momen nostalgia bagi kedua tim. Pertemuan terakhir Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS Semarang, dan Askar Bertuah, julukan PSPS Pekanbaru, terjadi sembilan tahun silam, tepatnya pada babak delapan besar Liga 2 musim 2017 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Ketika itu, kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1. Kini, dengan komposisi pemain dan situasi yang jauh berbeda, pertemuan kembali kedua klub diprediksi tetap berlangsung sengit dan penuh tensi.

PSPS Siap Hadapi Kekuatan PSIS

PSPS datang ke Semarang dengan persiapan yang cukup matang. Tim berjuluk Askar Bertuah tersebut telah menjalani pemusatan latihan di Jakarta selama sekitar dua bulan sebelum melanjutkan persiapan di Semarang.

Gelandang serang PSPS, Asir Azis, memastikan seluruh pemain siap memberikan penampilan terbaik pada laga perdana tersebut.

"Kami akan berikan penampilan yang terbaik. Kami sudah melakukan latihan selama dua bulan di Jakarta dan juga Semarang serta sudah beberapa kali uji coba," ujar Asir, Kamis (10/9).

Sementara itu, pelatih kepala PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, mengakui PSIS bukan lawan yang mudah. Menurutnya, tuan rumah memiliki komposisi pemain yang cukup kuat, termasuk sejumlah pemain berpengalaman di kompetisi Liga 1.

"Kita melihat PSIS tim yang bagus dan melakukan persiapan yang cukup baik dan dihuni dengan pemain eks Liga 1," ujar Akhyar.

Meski menghadapi lawan yang dinilai kuat, Akhyar memastikan PSPS tidak datang ke Semarang tanpa persiapan. Tim pelatih telah melakukan analisis terhadap sejumlah pertandingan uji coba PSIS untuk memetakan kekuatan dan kelemahan calon lawannya tersebut.

"Tapi sejauh ini kita sudah menganalisa beberapa pertandingan uji coba PSIS dan kita sudah melihat apa kelebihan dan apa kelemahan PSIS Semarang. Itu menjadi evaluasi bagi kita untuk memanfaatkan kelemahan dan melemahkan kekuatan PSIS," jelasnya.

Dua Bulan di Jakarta Jadi Modal PSPS

Menariknya, PSPS belum kembali ke Pekanbaru selama masa persiapan. Tim memilih menjalani training center di Jakarta. Kondisi tersebut justru dinilai memberikan keuntungan karena skuad Askar Bertuah dapat lebih cepat beradaptasi dengan kondisi di Pulau Jawa.

"Kita belum kembali ke Pekanbaru karena memang training center di Jakarta. Seiring berjalannya waktu lalu keluar jadwal pertandingan dan pertama kali kita akan bertandang ke kandang PSIS Semarang," kata Akhyar.

Keberadaan tim yang sudah lebih dahulu berada di Pulau Jawa juga membuat PSPS memiliki waktu adaptasi yang cukup sebelum menghadapi pertandingan.

"Kelebihannya juga kita bisa cepat datang ke Semarang dan bisa beradaptasi dengan cuaca di Semarang. Saya pikir semua pemain siap menghadapi pertandingan besok malam," tegasnya.

Dari sisi kesiapan skuad, Akhyar menyebut mayoritas pemain sudah siap diturunkan. Bahkan, tiga pemain asing yang dimiliki PSPS disebut berada dalam kondisi siap untuk tampil.

"Semua pemain sudah disetujui dan sudah siap untuk diturunkan. Ketiga pemain asing kita saya pikir juga sudah siap untuk turun besok malam," ungkapnya.

Meski demikian, keputusan akhir mengenai komposisi pemain masih akan ditentukan setelah sesi latihan terakhir. Sebab, terdapat beberapa pemain yang kondisinya masih harus dipantau tim pelatih, salah satunya Aulia Lubis.

"Namun kita masih menunggu latihan terakhir karena ada beberapa pemain yang masih belum fit seperti Aulia Lubis. Untuk target tentunya mencuri poin. Kalau bisa, kami ingin membawa pulang tiga poin," pungkas Akhyar.

PSIS Semarang Bidik Awal Positif

Di kubu tuan rumah, PSIS Semarang juga tidak ingin kehilangan momentum pada pertandingan perdana. Laskar Mahesa Jenar menatap musim 2026/2027 dengan target untuk kembali bersaing memperebutkan tiket promosi.

PSIS melakukan sejumlah pembenahan setelah harus berjuang keras mempertahankan posisinya pada kompetisi musim sebelumnya.

Di bawah asuhan pelatih Widodo C Putro, PSIS telah menjalani latihan intensif serta sejumlah pertandingan pramusim sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi.

Dari proses tersebut, PSIS menetapkan 30 pemain yang akan menjadi bagian dari skuad Championship 2026/2027.

Menghadapi laga perdana, Widodo menyebut timnya terus mematangkan berbagai aspek permainan. Mulai dari taktik, penyelesaian akhir, bertahan, hingga transisi permainan menjadi perhatian tim pelatih.

"Menghadapi laga perdana ini, tentunya kita lakukan pematangan taktikal, terus kesiapan individual dalam hal finishing, aspek sepak bola kita perbaiki, defending-nya, terus transisinya, attack to defend-nya terus kita matangkan," ujar Widodo.

Widodo menilai kondisi fisik para pemainnya cukup baik. Hal tersebut terlihat dari pertandingan internal terakhir yang mampu dijalani pemain dengan tetap menjaga ritme permainan.

"Saya harapkan dalam match pertama, performa anak-anak bagus," katanya.

PSIS juga tidak ingin terlena dengan catatan positif selama pramusim. Lima pertandingan uji coba yang dijalani Laskar Mahesa Jenar seluruhnya berakhir dengan hasil positif.

Namun, Widodo menegaskan hasil tersebut bukan jaminan pada kompetisi resmi. Karena itu, para pemain diminta tetap fokus, meningkatkan kemampuan, dan menjaga konsistensi permainan.

Dengan persiapan kedua tim yang cukup panjang, laga PSIS kontra PSPS diperkirakan berlangsung ketat. PSIS memiliki keuntungan bermain di hadapan publik sendiri, sementara PSPS datang dengan persiapan panjang dan telah lebih dahulu beradaptasi di Pulau Jawa.

Bagi Askar Bertuah, hasil positif di Stadion Jatidiri akan menjadi modal berharga dalam mengawali perjalanan Championship 2026/2027.

Sebaliknya, PSIS tentu berambisi menjadikan laga kandang tersebut sebagai awal positif dalam upaya mereka bersaing menuju papan atas dan target promosi.

EDITOR: Hendra