← Beranda
Aji Santoso Siap Orbitkan Bintang Baru Jawa Timur, Bersama De Red FC di Championship
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 11 September 2026 | 05.13 WIB
Aji Santoso menargetkan De Red FC meraih prestasi maksimal sekaligus mengorbitkan pemain muda Jawa Timur di Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com — Pelatih De Red FC Aji Santoso bertekad memaksimalkan potensi sekitar 10 pemain muda Jawa Timur, khususnya Surabaya, untuk bersaing di Pegadaian Championship 2026/2027.

Selain memburu prestasi, Aji ingin klub asal Surabaya itu menjadi wadah bagi pemain muda hingga mampu menembus level profesional dan siap bersinar pada musim berikutnya.

Apa Target Utama Aji Santoso Bersama De Red FC?

Aji Santoso mendapat dua target utama dari manajemen De Red FC, yakni membawa tim meraih prestasi maksimal dan memunculkan pemain-pemain muda potensial dari Jawa Timur.

Target tersebut akan dijalankan bersamaan saat De Red FC menghadapi persaingan Pegadaian Championship 2026/2027.

"Yang jelas pertama kali saya ketemu manajemen, beliau-beliau menyampaikan bagaimana bisa mencapai prestasi yang maksimal, jadi kami akan berusaha semaksimal mungkin," kata Aji saat peluncuran tim di Surabaya, Kamis.

Selain mengejar hasil di kompetisi, Aji memiliki perhatian khusus terhadap pengembangan pemain lokal.

Ia menyebut sekitar 10 pemain muda sudah masuk dalam skuad De Red FC. Mayoritas masih membutuhkan proses untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola profesional.

Baca Juga: CEO De Red FC Blak-blakan! Bangun Mimpi Besar dari Kasta Championship di Surabaya

Mengapa Aji Santoso Tidak Khawatir Pemain Muda Minim Pengalaman?

Aji Santoso tidak melihat minimnya pengalaman sebagai hambatan besar bagi pemain muda De Red FC.

Menurutnya, para pemain membutuhkan kesempatan, proses adaptasi, serta lingkungan yang mampu membantu mereka berkembang secara bertahap.

"Insya Allah di tahun kedua mereka sudah benar-benar siap untuk terbang, jadi itu target saya, yang pertama prestasi berusaha maksimal dan yang kedua saya akan memunculkan pemain-pemain muda," tuturnya.

Pelatih yang pernah menangani Persebaya itu juga memiliki pengalaman dalam memberikan kepercayaan kepada pemain yang belum memiliki jam terbang tinggi di kompetisi profesional.

Ia menyebut Catur, Saddil Ramdani, dan Marselino sebagai contoh pemain yang pernah mendapatkan kesempatan untuk berkembang di bawah arahannya.

Pengalaman tersebut menjadi modal Aji untuk kembali membangun pemain muda melalui De Red FC.

Ia tidak ingin pemain muda hanya menjadi pelengkap skuad, tetapi perlahan mampu berkembang menjadi pemain yang siap diandalkan dalam kompetisi profesional.

Bagaimana Komposisi Skuad De Red FC?

De Red FC saat ini memiliki 34 pemain untuk mengarungi Pegadaian Championship 2026/2027.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah dengan kehadiran tiga pemain asing yang disiapkan manajemen dan tim pelatih.

Salah satu pemain asing tersebut berasal dari Brasil dan berposisi sebagai gelandang serang nomor 10.

Pemain tersebut disebut sudah menandatangani surat penawaran dan pernah bermain di Liga 1 Indonesia sehingga proses adaptasinya diperkirakan tidak akan berlangsung terlalu lama.

"Untuk pemain asing terbaru kemungkinan belum bisa bermain di pertandingan pertama, tapi untuk adaptasi kemungkinan tidak berjalan lama karena dia pernah bermain di Liga 1 Indonesia," ujar Aji.

Baca Juga: de Red FC Tunggu Pemain Asing Terakhir, Eks Persis Solo Merapat?

Kehadiran pemain asing diharapkan dapat menambah kualitas skuad sekaligus membantu pemain muda mendapatkan pengalaman berlatih dengan pemain yang memiliki pengalaman lebih tinggi.

Dengan komposisi pemain muda dan senior, De Red FC mencoba membangun fondasi tim yang tidak hanya kompetitif untuk musim ini, tetapi juga berkelanjutan.

Apa Target Muhammad Supriadi Bersama De Red FC?

Pemain De Red FC Muhammad Supriadi menilai perbedaan usia tidak semestinya menjadi masalah dalam membangun kekuatan tim.

Menurutnya, komunikasi dan kekompakan menjadi faktor penting agar pemain senior maupun muda bisa saling membantu ketika menjalani latihan dan pertandingan.

"Menurut saya muda atau senior enggak ada masalah, tinggal nanti di dalam latihan dan pertandingan tinggal kompak serta saling komunikasi," kata Supriadi.

Supriadi sendiri memasang target pribadi untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak bersama De Red FC.

Pemain tersebut juga ingin memberikan kontribusi maksimal sekaligus mengembalikan performanya ke level terbaik selama kompetisi berlangsung.

"Target pribadi main lebih banyak lagi, berkontribusi penuh buat De Red dan bisa balik ke top form lagi, itu yang saya pengin," ujarnya.

Target Supriadi sejalan dengan ambisi De Red FC untuk bersaing menuju promosi ke Liga 1.

Dengan dukungan pemain berpengalaman, talenta muda Jawa Timur, serta tambahan pemain asing, De Red FC berharap memiliki fondasi cukup kuat untuk menghadapi ketatnya kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Saddil Ramdani Masih Adaptasi! Bomber Anyar Persebaya Surabaya Tak Sabar Unjuk Gigi

Bagi Aji, keberhasilan De Red FC tidak hanya diukur dari posisi akhir di klasemen.

Jika sekitar 10 pemain muda Surabaya dan Jawa Timur mampu berkembang hingga siap tampil reguler di level profesional pada musim kedua, proyek tersebut bisa menjadi investasi penting bagi masa depan klub sekaligus sepak bola daerah.

EDITOR: Hendra