JawaPos.com — Kerim Memija telah melanglang buana di Eropa. Musim 2026–2027 menjadi pengalaman barunya berkarier di Indonesia bersama Persija Jakarta.
Bek asal Bosnia dan Herzegovina itu pun mendapat pengalaman baru. Untuk kali pertama dalam kariernya, Memija harus menempuh perjalanan pulang yang begitu panjang setelah bertanding.
Pengalaman tersebut terjadi seusai Persija menghadapi Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Sabtu (5/9).
Ditutupnya Bandara Soekarno-Hatta membuat Persija tidak bisa langsung terbang ke Jakarta. Dari Samarinda, rombongan harus menempuh perjalanan darat menuju Balikpapan.
Setelah itu, mereka terbang ke Jogjakarta dan kembali melanjutkan perjalanan darat menuju Jakarta.
Perjalanan tersebut berlangsung hingga berjam-jam. Persija baru tiba di Jakarta pada Senin pagi (7/9). Kondisi itu membuat Memija dan rekan-rekannya cukup kelelahan.
"Kami semua sedikit lelah dan tidak tidur dengan baik. Kami naik pesawat, kemudian melanjutkan perjalanan dengan bus yang sangat, sangat panjang. Ya, itu cukup gila," ujar Memija.
Pengalaman seperti itu ternyata belum pernah dirasakan Memija ketika memperkuat klub-klub sebelumnya di Eropa. "Tidak, tidak. Saya belum pernah mengalami itu," tegasnya.
Meski melelahkan, Memija tidak ingin berlama-lama memikirkan perjalanan tersebut. Persija masih memiliki waktu untuk beristirahat dan memulihkan kondisi sebelum kembali menjalani pertandingan.
Waktu istirahat itu penting bagi Persija karena mereka akan menghadapi Persib Bandung dalam laga berikutnya.
Pertandingan itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 12 September.
"Saya tahu betapa pentingnya pertandingan ini. Ini adalah pertandingan terbesar di Indonesia," terang Memija.