JawaPos.com — PSIM Yogyakarta punya memori manis di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Di laga pembuka Super League musim lalu, Laskar Mataram menang 1-0 atas tuan rumah Persebaya Surabaya (8/8/2025).
Pemain PSIM, Adrian Purzycki, ingin mengulang hasil tersebut.
"Saya menantikan pertandingan berikutnya (melawan Persebaya). Saya pikir kami akan berjuang untuk mendapatkan tiga poin," kata pemain asal Polandia itu, dikutip dari situs resmi I.League.
Musim ini, PSIM gagal menang di laga perdana. Mereka bermain imbang 1-1 kontra Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul (5/9). Namun, Purzycki menyebut chemistry antarpemain semakin klop.
Jika para pemain cukup percaya diri, tim pelatih justru memilih kalem. Pelatih PSIM, Jean Paul van Gastel, ogah sesumbar. Sebab, dia tahu skuad Persebaya sudah berbeda dengan musim lalu. Apalagi, mereka berstatus sebagai juara Piala Presiden 2026.
Karena itu, dia ingin mempersiapkan tim dengan lebih matang.
"Saya harus mengevaluasi kembali hasil laga pertama. Apa yang harus ditingkatkan? Lalu, apa saja yang sudah berjalan baik? Setelah itu, saya akan mempersiapkan tim untuk melawan Persebaya," bebernya.
Persebaya Pantang Kebobolan
PSIM harus bekerja keras jika ingin mengulang hasil musim lalu. Sebab, Green Force tak ingin kebobolan di laga kandang perdana musim ini.
Apalagi, di laga pertama, mereka juga gagal menang. Persebaya hanya bermain imbang 1-1 kontra Bhayangkara FC (5/9).
Gelandang Persebaya, Rachmat "Rian" Irianto, ingin meraih tiga poin perdana musim ini di Surabaya.
"Semoga pada laga kandang menghadapi PSIM, suporter bisa memenuhi stadion. Kami ingin memberikan hasil yang lebih baik di kandang dan berusaha meraih poin maksimal," kata Rian, dikutip dari laman Persebaya.id.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, juga menegaskan ingin meraih hasil terbaik. Dia pun mewanti-wanti pemainnya untuk terus mencetak gol meski sudah unggul.
"Ada situasi di mana kami bisa mencetak gol kedua (saat melawan Bhayangkara FC), tapi terkadang kami menyerah terlalu dini. Kami harus terus berjuang untuk mencari gol kedua sebelum lawan menyamakan kedudukan," kata Tavares, dikutip dari laman resmi I.League. (