← Beranda
Persija Bisa Kembali Menjamu Persib di SUGBK, Penonton Wajib Menggunakan Jersey Orisinal
Taufiq Ardyansyah• Jumat, 11 September 2026 | 01.34 WIB
Persija Jakarta kembali bisa menjamu Persib Bandung di SUGBK. Laga El Clasico Indonesia pada 12 September digelar dengan sejumlah aturan bagi suporter. (Persija.id)

JawaPos.com — Persija Jakarta akhirnya bisa kembali menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, untuk menjamu Persib Bandung.

Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu akan berlangsung Sabtu (12/9) pukul 15.30 WIB.

Kesempatan tersebut terakhir didapat Persija pada 2019. Setelah itu, Macan Kemayoran tidak lagi menjamu Persib di SUGBK.

Selama periode tersebut, laga kandang Persija kontra Persib lebih banyak digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.

Bahkan, pada musim 2025-2026, Persija harus menggelar laga kandang melawan Persib jauh dari Jakarta. Yakni di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Untuk memastikan laga berjalan aman dan tertib, Panitia Pelaksana (Panpel) Persija menerapkan sejumlah regulasi bagi penonton. Salah satunya, suporter yang hadir diwajibkan mengenakan jersey resmi Persija.

Ketua Panpel Persija Albin Laurent mengatakan, aturan tersebut merupakan bagian dari langkah pengamanan yang disiapkan setelah Panpel berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"Setelah beberapa musim, laga Persija vs Persib kembali dapat digelar di Jakarta dengan status pertandingan high risk. Dalam proses mendapatkan rekomendasi penyelenggaraan pertandingan, salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah koordinasi dan komunikasi dengan pihak kepolisian terkait langkah-langkah pengamanan, ujar Laurent kepada Jawa Pos kemarin.

"Atas dasar tersebut, Panpel perlu menerapkan sejumlah langkah strategis untuk memastikan pertandingan dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Salah satunya adalah kebijakan bagi suporter/penonton untuk mengenakan jersey resmi Persija saat hadir di stadion," imbuhnya.

Menurut Laurent, aturan tersebut dibuat untuk memudahkan petugas dalam melakukan identifikasi terhadap penonton.

Atribut resmi Persija diharapkan membantu membedakan suporter tuan rumah dengan pihak yang tidak dikenal di area pertandingan. (fiq/ali)

EDITOR: Hendra