JawaPos.com - Biasanya, seorang ustaz atau kiai dikenal melalui buku-buku yang membahas agama, pendidikan, atau kehidupan pesantren. Namun, hal berbeda dilakukan pengasuh Pondok Pesantren Ashabul Kahfi Semarang, Gus Rizka Saputro.
Pria yang memiliki nama asli Dr. M Rizka Saputro tersebut membuat sebuah gebrakan dengan menerbitkan buku yang secara khusus berisi kumpulan puisi untuk PSIS Semarang.
Buku berjudul Cinta yang Tak Pernah Padam: Puisi-Puisi untuk PSIS itu dibagikan dalam acara launching tim dan jersey PSIS Semarang yang berlangsung di Radjawali Semarang Culture Center, Sabtu (5/9/2026).
Buku tersebut dibagikan kepada manajemen, pemain PSIS, hingga suporter yang hadir dalam acara tersebut.
Baca Juga: PSIS Beri Tiket VVIP Gratis untuk Legenda, Denny Rumba Apresiasi Kebijakan Manajemen
Kehadiran buku ini menjadi bentuk kecintaan Gus Rizka terhadap klub kebanggaan masyarakat Kota Semarang.
Melalui akun Instagram pribadinya, @rizka_saputro, Gus Rizka menjelaskan alasan di balik lahirnya buku tersebut.
“Cinta yang tak pernah padam, sedikit coretan puisi-puisi untuk PSIS Semarang. PSIS Semarang dalam buku ini bukan hanya klub, tetapi rumah, identitas dan napas kota Semarang,” tulisnya.
Baca Juga: Jelang Pegadaian Championship, Ini Pesan COO PSIS Semarang Fariz Julinar untuk Laskar Mahesa Jenar
Ia berharap semangat biru yang menjadi identitas PSIS tetap terjaga, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan klub pada masa mendatang.
“Semoga biru ini tetap menyala, semoga sejarah ini tetap terjaga. Semoga masa depan PSIS Semarang di bawah Mas Bos Fariz Julinar Maurisal dan Mbak Bos Datu Nova semakin bersinar,” lanjut Gus Rizka.
Tidak hanya membagikan buku dalam acara launching, Gus Rizka juga memberikan kesempatan kepada suporter untuk mendapatkan buku tersebut secara gratis.
Ia menyiapkan 50 eksemplar pertama bagi suporter yang memenuhi syarat sederhana, yakni membuat pantun untuk PSIS sebelum kompetisi Liga 2 dimulai.
“Mau buku ini? 50 eksemplar pertama gratis untuk panjengan semua dengan syarat menuliskan pantun untuk PSIS sebelum Liga 2 dimulai,” tulisnya.
Baca Juga: PSIS Semarang Launching Tim dan Jersey Musim 2026/2027, Manajemen Tegaskan Target Kembali ke Liga 1
Buku Cinta yang Tak Pernah Padam menjadi cara unik Gus Rizka Saputro dalam menunjukkan kecintaannya terhadap PSIS Semarang.
Karya tersebut juga memperlihatkan bahwa hubungan antara klub, kota, dan masyarakat dapat dituangkan dalam berbagai bentuk, termasuk melalui karya sastra.