JawaPos.com — Persija Jakarta menjadi tim dengan nilai pasaran tertinggi di Super League 2026/2027, mencapai Rp 163,39 miliar berdasarkan data Transfermarkt, namun aktivitas transfer Macan Kemayoran belum selesai.
Pelatih Shin Tae-yong memastikan satu pemain baru segera diumumkan manajemen untuk memperkuat komposisi Persija Jakarta menjelang pekan kedua kompetisi.
Baca Juga: The Stage is Set! Persija Jakarta Umumkan SUGBK Jadi Arena Tempur Lawan Persib Bandung
Persija Jakarta Punya Skuad Termahal di Super League
Berdasarkan data Transfermarkt hingga Kamis (10/9/2026), Persija Jakarta menempati posisi teratas dalam daftar lima tim dengan total nilai pasaran tertinggi di Super League 2026/2027.
Skuad Persija Jakarta yang berisi 30 pemain memiliki total nilai pasar Rp 163,39 miliar dengan rata-rata nilai pemain mencapai Rp 5,45 miliar.
Angka tersebut membuat Persija Jakarta berada di atas rival terdekatnya, Persib Bandung, yang memiliki total nilai pasaran Rp 155,13 miliar dari 29 pemain.
Selisih kedua tim mencapai R p8,26 miliar, memperlihatkan betapa kuatnya komposisi skuad Persija Jakarta dari sisi valuasi pemain.
Persija Jakarta juga memiliki rata-rata usia skuad 26,6 tahun dengan sembilan pemain asing di dalamnya.
Komposisi tersebut memperlihatkan perpaduan pemain lokal dan asing yang cukup kompetitif untuk menghadapi panjangnya musim Super League 2026/2027.
Menariknya, nilai pasaran tinggi tersebut belum membuat Shin Tae-yong menutup pintu perekrutan pemain baru.
Pelatih asal Korea Selatan itu justru memastikan masih ada satu pemain yang segera bergabung dan pengumumannya berada di tangan manajemen klub.
Baca Juga: Shin Tae-yong Bantah Rumor Persija Jakarta Pinjamkan Shayne Pattynama ke Arema FC
Shin Tae-yong Pastikan Pemain Baru Segera Diumumkan
Shin Tae-yong menyebut pergerakan Persija Jakarta dalam menyusun skuad belum berakhir meski kompetisi sudah memasuki awal musim.
Ia memastikan pemain anyar kemungkinan besar diumumkan pada pekan ini untuk menyongsong pertandingan pekan kedua.
“Pihak klub akan segera mengumumkannya. Kemungkinan besar dalam minggu ini pasti akan diumumkan,” kata Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong sengaja tidak memberikan petunjuk mengenai identitas pemain yang dimaksud karena pengumuman resmi merupakan kewenangan manajemen Persija Jakarta.
Ia bahkan menegaskan dirinya tidak ingin mengambil alih tugas klub dalam memperkenalkan rekrutan baru kepada publik.
“Klub yang akan mengumumkannya. Klub punya tugasnya sendiri, klub harus mengerjakan tugasnya. Jadi, klub yang akan mengumumkannya. Saya tidak boleh merampas pekerjaan bagian klub,” tuturnya sambil tersenyum.
Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas jika Persija Jakarta masih membuka ruang untuk memperbaiki komposisi tim.
Kehadiran pemain baru nantinya akan menambah pilihan Shin Tae-yong, sekaligus berpotensi mengubah persaingan di dalam skuad yang saat ini sudah memiliki nilai pasaran Rp 163,39 miliar.
Baca Juga: STY Mau Menang di SUGBK! Sebut Laga Persija Jakarta vs Persib Bandung Sangat Penting
Shin Tae-yong Pantau Sekitar 200 Pemain
Rumor mengenai calon pemain baru Persija Jakarta turut mendapat perhatian Shin Tae-yong.
Ia mengakui mengetahui sejumlah nama yang belakangan dikaitkan dengan Macan Kemayoran, terutama karena proses pencarian pemain sudah dilakukan sejak dirinya mulai menangani tim.
Shin Tae-yong mengungkapkan dirinya telah memantau sekitar 200 pemain melalui rekaman pertandingan.
Proses tersebut membuatnya memiliki gambaran cukup lengkap mengenai kemampuan pemain yang masuk dalam radar perekrutan Persija Jakarta.
“Sebenarnya, melalui video, sejak saya menjabat sebagai pelatih di sini saya sudah mencari dan memantau sekitar 200 pemain,” ucap eks pelatih Timnas Indonesia dan Korea Selatan itu.
“Jadi, saya tahu persis kemampuan mereka semua.”
Jumlah sekitar 200 pemain menunjukkan proses perekrutan Persija Jakarta tidak dilakukan secara spontan hanya berdasarkan rumor atau popularitas nama.
Shin Tae-yong memiliki basis pemantauan yang luas sebelum menentukan pemain mana yang dianggap sesuai dengan kebutuhan tim.
Karena itu, sosok yang akan diumumkan manajemen Persija Jakarta menarik perhatian, terutama jika pemain tersebut memiliki nilai pasar tinggi atau posisi yang menjadi kebutuhan Shin Tae-yong.
Tambahan satu pemain juga berpotensi membuat total nilai pasaran Persija Jakarta semakin besar dibandingkan angka Rp 163,39 miliar saat ini.
Baca Juga: Nadeo Argawinata Tak Mau Terlena Usai Bantu Persija Kalahkan Borneo, Fokus Hadapi Persib
Persija Jakarta Unggul atas Persib Bandung
Persija Jakarta bukan satu-satunya klub dengan valuasi skuad tinggi di Super League 2026/2027 karena Persib Bandung membuntuti dengan total nilai pasar Rp 155,13 miliar.
Persib Bandung bahkan memiliki 11 pemain asing, lebih banyak dua pemain dibandingkan Persija Jakarta yang saat ini tercatat memiliki sembilan pemain asing.
Di bawah dua klub tersebut terdapat Persebaya Surabaya dengan total nilai pasaran Rp 107,33 miliar dari 34 pemain.
Dewa United Banten FC menyusul dengan Rp 106,20 miliar, sedangkan Bali United FC melengkapi lima besar dengan total nilai pasar Rp 103,59 miliar.
Perbedaan valuasi terlihat cukup lebar setelah posisi dua besar, dengan Persebaya Surabaya terpaut lebih dari Rp 47 miliar dari Persija Jakarta.
Sementara itu, Dewa United Banten FC dan Bali United FC sama-sama memiliki nilai skuad di atas Rp 100 miliar.
Persija Jakarta juga tercatat memiliki rata-rata nilai pemain tertinggi di antara lima klub tersebut, yakni Rp 5,45 miliar per pemain.
Persib Bandung berada di posisi kedua dengan rata-rata Rp 5,35 miliar, sedangkan Dewa United Banten FC mencapai Rp 3,54 miliar.
Dengan modal skuad termahal sekaligus rencana mendatangkan pemain baru, Persija Jakarta punya alasan untuk memasang ekspektasi tinggi pada musim 2026/2027.
Namun, nilai pasaran tetap harus diterjemahkan menjadi performa di lapangan, sementara Shin Tae-yong masih memiliki pekerjaan untuk memastikan setiap pemain dalam skuad mampu menjalankan perannya.
Pemain baru yang segera diumumkan akan menjadi tambahan terbaru dalam proyek Shin Tae-yong bersama Persija Jakarta.
Publik kini tinggal menunggu manajemen membuka identitas rekrutan tersebut dan melihat apakah kedatangannya mampu semakin memperkuat tim dengan nilai pasaran tertinggi di Super League 2026/2027.