JawaPos.com - Manajemen PSIS Semarang menunjukkan perhatian kepada para mantan pemain yang pernah menjadi bagian dari perjalanan klub.
Setiap legenda PSIS kini mendapat kesempatan memperoleh tiket VVIP secara gratis apabila ingin menyaksikan langsung pertandingan Laskar Mahesa Jenar.
Kebijakan tersebut disampaikan setelah para legenda mendapatkan undangan untuk menghadiri acara launching tim dan jersey PSIS Semarang untuk musim 2026/2027.
Acara tersebut berlangsung di Radjawali Semarang Cultural Center pada Sabtu (5/9/2026).
Pemberian tiket VVIP gratis ini mendapat apresiasi dari salah satu mantan pemain PSIS, Denny Rumba.
Eks pemain yang pernah menjadi bagian dari Laskar Mahesa Jenar tersebut turut hadir dalam acara launching tim.
Melalui akun Instagram pribadinya, @dennyrumba16, Denny menyampaikan apresiasinya terhadap manajemen PSIS yang dinilai telah memberikan ruang kepada para mantan pemain untuk tetap dekat dengan klub.
"Club yang besar adalah club yang menghargai para mantanya," tulis Denny Rumba dalam unggahannya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran manajemen PSIS, khususnya Fariz Julinar Maurisal dan Wafa Amry, karena aspirasi mengenai perhatian kepada legenda klub telah didengar dan direalisasikan.
"Matur suwun bos Fariz Julinar Maurisal dan Wafa Amry, aspirasi saya sudah didengar dan dijalankan. Doa terbaik untuk PSIS Semarang," lanjutnya.
Denny kemudian berharap PSIS mampu mencapai target utama pada musim ini, yakni promosi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Musim ini lolos ke kasta tertinggi Liga Indonesia," katanya.
Selain memberikan apresiasi kepada manajemen, Denny juga menginformasikan kepada para mantan pemain PSIS lainnya mengenai kesempatan mendapatkan tiket tersebut.
Ia mengajak para legenda PSIS yang ingin menyaksikan pertandingan untuk menghubungi rekan legenda yang telah dipercaya dan diberikan tanggung jawab terkait tiket.
Namun, Denny mengingatkan bahwa jumlah tiket VVIP yang disediakan tetap terbatas. Karena itu, fasilitas tersebut belum tentu dapat mengakomodasi seluruh legenda PSIS yang ingin hadir di setiap pertandingan.
"Pastinya tiket terbatas, tidak bisa mengakomodir semuanya," tulis Denny.
Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk upaya manajemen PSIS untuk menjaga hubungan dengan para mantan pemain yang pernah memberikan kontribusi bagi klub.
Bagi para legenda, kesempatan tersebut juga menjadi ruang untuk kembali mendukung PSIS secara langsung dari stadion.
Denny menutup pesannya dengan ajakan kepada seluruh keluarga besar PSIS untuk tetap menjaga kebersamaan.
"Semangat selalu, salam kompak. Podo Semarange iseh sedulur, ojo do eker," tulisnya.