← Beranda
The Stage is Set! Persija Jakarta Umumkan SUGBK Jadi Arena Tempur Lawan Persib Bandung
Andika RachmansyahRabu, 9 September 2026 | 20.00 WIB
Bomber Persija Jakarta Alexander Jeremejeff. (Dok. Persija Jakarta)

 

JawaPos.com - Persija Jakarta resmi mengumumkan Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai venue pertandingan kandang melawan Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027.

Pengumuman tersebut dikabarkan melalui akun media sosial Instagram resmi klub @Persija, pada Rabu (9/9/2026). 

Persija Jakarta memastikan duel bertajuk El Clasico Indonesia itu berlangsung di SUGBK pada Sabtu (12/9) mendatang. 

“GBK calling. The stage is set,” tulis Persija Jakarta dalam instagram resminya. 

Dengan demikian, terjawab sudah kepastian venue pertandingan kandang Persija Jakarta. Sebelumnya, nasib venue laga tersebut masih abu-abu karena belum mendapat izin resmi dari Polda Metro Jaya. 

Baca Juga: Shin Tae-yong Bantah Rumor Persija Jakarta Pinjamkan Shayne Pattynama ke Arema FC

Namun kini, Polda Metro Jaya tampaknya telah menerbitkan izin resmi terkait laga Persija Jakarta vs Persib Bandung. Pasalnya, Macan Kemayoran telah mengumumkan laga tersebut berlangsung di SUGBK. 

Kabar ini sekaligus menjadi kabar gembira bagi The Jakmania. Akhirnya, mereka bisa memberikan dukungan penuh kepada tim kebanggaannya di Jakarta saat menghadapi Persib Bandung. 

Baca Juga: STY Mau Menang di SUGBK! Sebut Laga Persija Jakarta vs Persib Bandung Sangat Penting

Seperti diketahui, Pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Jakarta kali ini juga memiliki arti khusus karena menjadi pertemuan pertama kedua tim di Ibu Kota setelah tujuh tahun. Terakhir kali Macan Kemayoran menjamu sang rival di Jakarta terjadi pada 10 Juli 2019 silam, dengan skor berakhir imbang 1-1.

Setelah itu, Persija Jakarta sering terkendala izin keamanan sehingga kerap menjadi tim musafir setiap pertandingan kandang melawan Persib Bandung. Bahkan pada musim lalu, Macan Kemayoran bahkan harus memainkan laga kandangnya sangat jauh, yakni di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

EDITOR: Banu Adikara