JawaPos.com - Garudayaksa FC harus puas membawa pulang satu poin dari lawatannya ke markas Java United FC pada pekan pertama BRI Super League 2026/27.
Bermain di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/9) sore, kedua tim bermain imbang 1-1.
Java United FC lebih dulu membuka keunggulan pada babak pertama.
Baca Juga: Fabio Lefundes Soroti Finishing Java United FC usai Ditahan Imbang Garudayaksa FC 1-1
Tuan rumah mencetak gol melalui sundulan Gustavo Franca yang memanfaatkan situasi sepak pojok.
Tim tamu meningkatkan permainan dan akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-64 melalui gelandang serang Septian David Maulana.
Kiper Garudayaksa FC Dominik Holec mengakui pertandingan perdana tersebut tidak berjalan mudah.
Baca Juga: Eveline Andalkan Pengalaman Alexandro Ferreira untuk Bawa Persipura Promosi ke Super League
Selain menghadapi tekanan dari tuan rumah, skuad Garudayaksa FC juga masih membutuhkan waktu untuk membangun chemistry karena banyak pemain yang sedang beradaptasi.
"Seperti yang disampaikan pelatih, ini adalah pertandingan yang tangguh bagi kami karena merupakan laga pertama. Skuad kami masih dalam proses pembentukan dan masih saling mengenal satu sama lain, jadi tentu tidak mudah, terutama di babak pertama," ujar Dominik Holec usai pertandingan.
Penjaga gawang asal Slovakia itu juga mengakui permainan Garudayaksa FC belum sesuai harapan pada 45 menit pertama.
Namun, perubahan yang ditunjukkan timnya setelah jeda menjadi hal yang membuat Holec cukup puas.
"Kami tidak bermain cukup baik di babak pertama. Namun, saya sangat bangga dengan tim ini karena di babak kedua kami menunjukkan bahwa kami bisa bermain lebih baik dan menampilkan karakter pantang menyerah," katanya.
Garudayaksa FC sempat kembali mengalami penurunan permainan pada 15 menit terakhir.
Baca Juga: Java United FC 1-1 Garudayaksa FC: Debut Super League Berakhir Seri
Faktor stamina dan proses adaptasi dengan kompetisi menjadi salah satu penyebabnya.
Holec bahkan mengakui Java United mampu menciptakan lebih banyak peluang sepanjang pertandingan.
Menurut dia, keberuntungan juga turut membantu Garudayaksa FC terhindar dari kekalahan.
Baca Juga: Bernardo Tavares Soroti Faktor Angin di Laga Persebaya vs Bhayangkara FC
"Harus jujur, lawan menciptakan lebih banyak peluang dan ada sedikit keberuntungan bersama kami hari ini. Namun secara keseluruhan, yang membuat saya senang adalah para pemain menunjukkan karakter dan membuktikan bahwa kami bisa berkembang," ujarnya.
Satu poin dari Jatidiri menjadi modal awal Garudayaksa FC untuk menjalani perjalanan panjang di BRI Super League 2026/27.
Holec berharap timnya bisa mempertahankan permainan seperti yang ditunjukkan pada babak kedua.
Baca Juga: Rafael Struick Tunjukkan Kelasnya, Cetak Gol Tunggal dan Antar Dewa United Raih Tiga Poin
"Satu poin ini sangat membantu kami untuk masa depan. Masih banyak hal yang harus diperbaiki, tetapi kami juga telah menunjukkan banyak hal positif. Saya berharap kami bisa melanjutkan performa seperti di babak kedua ini pada pertandingan-pertandingan selanjutnya," tutup Holec.