JawaPos.com - Java United FC harus puas bermain imbang 1-1 melawan tim promosi Garudayaksa FC pada pekan pertama Super League 2026-2027 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/9).
Tuan rumah sempat unggul melalui Gustavo Franca, tetapi Garudayaksa FC membalas lewat Septian David Maulana sebelum peluang emas Java United FC di akhir laga hanya membentur tiang.
Hasil Java United vs Garudayaksa FC tersebut menjadi pembuka perjalanan baru tuan rumah di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Imbas Erupsi Anak Krakatau, Persija Harus Transit di Dua Kota untuk Pulang ke Jakarta
Pertandingan ini sekaligus menandai laga pertama Java United FC setelah berganti nama dan memindahkan homebase dari Malut United serta Stadion Kie Raha di Ternate.
Java United FC datang dengan wajah baru sekaligus membawa aroma kuat Borneo FC, tim yang berstatus runner-up musim lalu.
Eks pelatih Borneo FC Fabio Lefundes menjadi bagian penting dari proyek anyar tersebut dan tidak datang sendirian karena membawa sejumlah pemain, termasuk playmaker asal Jepang Kei Hirose serta penyerang Kaio Nunes.
Baca Juga: Theodore Evan Leeming Bawa Timnas Indonesia U-20 unggul Atas Australia di Babak Pertama
Sementara itu, Garudayaksa FC datang ke Stadion Jatidiri dengan status sebagai tim promosi sekaligus juara Championship musim lalu.
Mereka memastikan gelar setelah mengalahkan PSS Sleman pada partai final Liga 2 musim sebelumnya, sehingga duel melawan Java United FC menjadi ujian pertama di level Super League
.
Pertandingan Java United FC vs Garudayaksa FC berlangsung relatif seimbang pada 30 menit pertama.
Kedua tim masih berusaha menemukan celah di pertahanan lawan, sementara sejumlah serangan yang dibangun belum mampu menghasilkan peluang bersih di depan gawang.
Tekanan Java United FC kemudian meningkat menjelang akhir babak pertama.
Setelah beberapa kali mencoba masuk ke area pertahanan Garudayaksa FC, tuan rumah akhirnya mendapatkan gol pembuka pada menit ke-36 melalui Gustavo Franca.
Gol tersebut bermula dari sepak pojok yang dieksekusi Yakob Sayuri.
Baca Juga: Shin Tae-yong Kirim Sinyal Ancaman ke Persib Bandung Jelang Duel di SUGBK
Bola kiriman Yakob mengarah ke tengah kotak enam yard dan Gustavo Franca menyambutnya dengan tandukan akurat yang membuat kiper Garudayaksa FC Dominik Holec tak mampu menghentikannya.
Tertinggal 0-1 membuat Garudayaksa FC berusaha meningkatkan tekanan sebelum turun minum.
Namun, upaya tim promosi tersebut masih kesulitan menembus blok pertahanan Java United FC yang tampil cukup rapat hingga penghujung babak pertama.
Baca Juga: Bernardo Tavares Soroti Faktor Angin di Laga Persebaya vs Bhayangkara FC
Sebaliknya, Java United FC justru memiliki dua peluang emas dalam lima menit terakhir babak pertama.
Yance Sayuri bahkan sempat berhadapan langsung dengan kiper Garudayaksa FC, tetapi kontrol bola yang kurang sempurna membuat peluang tersebut terbuang dan penguasaan bola berpindah ke lawan.
Peluang berikutnya datang melalui Gustavo Almeida dari jarak dekat.
Baca Juga: Target Naik Kasta! Deltras FC Kembali ke Sidoarjo, Siap Gaspol di Championship 2026/2027
Penyerang Java United FC tersebut sudah berada dalam posisi yang menguntungkan, tetapi Dominik Holec tampil sigap dan melakukan blok penting untuk menjaga gawang Garudayaksa FC tetap hanya kebobolan satu gol.
Babak pertama akhirnya ditutup dengan keunggulan Java United FC 1-0.
Tuan rumah memiliki modal positif menuju 45 menit kedua, tetapi sejumlah peluang yang gagal dimaksimalkan membuat keunggulan tersebut belum sepenuhnya aman.
Memasuki babak kedua, pertandingan kembali berjalan sengit hingga memasuki satu jam permainan.
Baca Juga: Prediksi Skor Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Garuda Muda Bisa Menang!
Garudayaksa FC mulai lebih berani keluar menyerang dan berusaha membongkar pertahanan Java United FC untuk mencari gol penyama kedudukan.
Meski demikian, Garudayaksa FC belum mampu memberikan ancaman serius kepada kiper Java United FC Cyrus Margono hingga menit ke-64.
Momentum perubahan kemudian hadir ketika Septian David Maulana berhasil memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Cyrus.
Baca Juga: Erupsi Anak Krakatau Bikin Persebaya Tempuh Jalur Darat! Rivera Rasakan Perjuangan Bonek Naik Kapal
Septian David mencetak gol ke gawang mantan klubnya setelah menyambar bola hasil penyelamatan Cyrus dari sebuah tandukan di tiang jauh.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membuat pertandingan kembali terbuka dengan kedua tim memiliki peluang untuk mencari gol kemenangan.
Java United FC tidak tinggal diam setelah keunggulannya sirna.
Baca Juga: Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Gustavo Almeida kembali memperoleh kesempatan melalui aksi solo run, tetapi tembakan datarnya masih mampu dihentikan Dominik Holec menggunakan kaki.
Garudayaksa FC juga terus mencoba mencari ruang di pertahanan Java United FC setelah skor menjadi imbang.
Namun, hingga pertandingan memasuki fase akhir, tidak ada peluang yang mampu mengubah kedudukan 1-1.
Kesempatan terbaik untuk Java United FC datang pada masa injury time babak kedua.
Baca Juga: PSIS Semarang Launching Tim dan Jersey Musim 2026/2027, Manajemen Tegaskan Target Kembali ke Liga 1
Vinicius Duarte mendapatkan ruang dan posisi yang relatif bebas di dalam kotak penalti, tetapi tembakannya justru melabrak tiang gawang.
Peluang tersebut menjadi gambaran betapa tipisnya jarak Java United FC dengan kemenangan pada debutnya di Super League 2026-2027.
Jika tembakan Vinicius Duarte sedikit lebih akurat, tuan rumah berpeluang mengamankan tiga poin di Stadion Jatidiri.
Baca Juga: Menang Tipis atas Persik Kediri, Osmar Loss Sebut Dewa United Dapat Pelajaran Berharga
Hasil imbang 1-1 membuat Java United FC dan Garudayaksa FC sama-sama mengawali kompetisi dengan satu poin.
Bagi Java United FC, hasil tersebut terasa kurang maksimal karena mereka sempat unggul lebih dulu dan memiliki sejumlah peluang emas, sedangkan Garudayaksa FC bisa membawa pulang hasil positif dalam debutnya di kasta tertinggi.
Dalam laga tersebut, Java United FC menurunkan Cyrus Margono sebagai penjaga gawang, dengan Riyan Ardiansyah, M. Firli, Gustavo Franca, dan Yance Sayuri di lini belakang.
Baca Juga: Dewa United Tekuk Persik Kediri, Marcos Reina Sebut Gol Rafael Struick di Luar Dugaan
Sementara lini tengah dan depan diisi Kaio, Kei Hirose, Taufik, Ridho Syuhada, Yakob Sayuri, serta Gustavo Almeida.
Garudayaksa FC menurunkan Dominik Holec di bawah mistar dengan Wahyu Prasetyo,
Stamenkovic, Alfriyanto Nico, Hamra Hehanussa, Adit Gigis, Ryo Matsumura, Theo Fillo, Septian David Maulana, Rubio, dan Sihran Hamzah.
Septian David akhirnya menjadi pemain penting karena golnya pada menit ke-64 memastikan Garudayaksa FC terhindar dari kekalahan pada laga perdana Super League.
Dengan skor 1-1, Java United FC masih harus melakukan evaluasi terhadap penyelesaian akhir setelah beberapa peluang emas gagal dikonversi menjadi gol.
Baca Juga: Rafael Struick Tunjukkan Kelasnya, Cetak Gol Tunggal dan Antar Dewa United Raih Tiga Poin
Garudayaksa FC justru mendapatkan suntikan kepercayaan diri karena mampu bangkit dari ketertinggalan dan mencuri satu poin dalam pertandingan pertamanya di kompetisi kasta tertinggi.