JawaPos.com — Persebaya Surabaya membawa pulang satu poin dari markas Bhayangkara Presisi Lampung FC setelah bermain imbang 1-1 pada pekan perdana Super League 2026/2027 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Sabtu (5/9/2026).
Rachmat Irianto mensyukuri hasil tersebut meski kecewa karena Green Force sempat unggul dan berpeluang mengamankan kemenangan.
Rachmat Irianto Bersyukur Persebaya Raih Satu Poin
Rachmat Irianto menilai satu poin dari kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC tetap layak disyukuri karena pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi hingga menit-menit akhir.
Persebaya Surabaya bahkan lebih dulu membuka keunggulan melalui Yann Mabella pada babak pertama sebelum tuan rumah mencetak gol balasan selepas jeda.
Hasil imbang 1-1 membuat kedua tim harus berbagi angka pada pertandingan pertama musim ini.
Bagi Rian, situasi tersebut tetap menjadi modal penting karena Bhayangkara Presisi Lampung FC mampu memberikan tekanan dan menunjukkan kualitas sepanjang laga.
"Kami bersyukur bisa mendapatkan satu poin, meskipun tentu ada rasa kecewa karena sempat mencetak gol lebih dulu dan sebenarnya berharap bisa membawa pulang kemenangan," ujar Rian dalam sesi konferensi pers.
"Bhayangkara adalah tim yang kuat dan mereka menunjukkan kualitasnya hingga mampu menyamakan kedudukan."
Pemain berusia 27 tahun itu mengakui keunggulan lebih dulu membuat Persebaya Surabaya memiliki harapan besar untuk mengawali perjalanan di Super League 2026/2027 dengan kemenangan.
Baca Juga: Persebaya Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pulang dari Lampung Harus Tempuh Perjalanan Panjang
Namun, gol penyeimbang Bhayangkara membuat keunggulan Green Force tidak mampu bertahan sampai pertandingan berakhir.
Assist Rian Antar Mabella Bawa Green Force Unggul
Rachmat Irianto bukan hanya membantu Persebaya Surabaya melalui permainan di lini tengah, tetapi juga mencatat kontribusi langsung dalam terciptanya gol pertama Green Force.
Umpan dari sisi kiri pertahanan Bhayangkara mampu dimanfaatkan Yann Mabella untuk membawa tim tamu unggul pada babak pertama.
Assist tersebut menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan Persebaya Surabaya melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Mabella berhasil mengonversi peluang menjadi gol sehingga Green Force sempat berada dalam posisi menguntungkan sebelum pertandingan memasuki babak kedua.
Keunggulan tersebut sayangnya tidak mampu dipertahankan Persebaya Surabaya sampai peluit panjang.
Bhayangkara Presisi Lampung FC menemukan gol penyama kedudukan setelah turun minum dan membuat pertandingan kembali terbuka hingga menit-menit akhir.
Bagi Rian, kondisi tersebut menunjukkan pertandingan perdana Super League 2026/2027 tidak berjalan mudah.
Persebaya Surabaya harus menerima satu poin sekaligus mengevaluasi sejumlah hal agar hasil yang lebih baik bisa diraih pada pertandingan berikutnya.
Baca Juga: Terungkap Alasan de Red FC Pilih Aji Santoso, Eks Persebaya Diminta Orbitkan Pemain Muda
Bonek dan Bonita Jadi Energi Tambahan di Lampung
Di balik hasil imbang 1-1 tersebut, Rian memberikan apresiasi khusus kepada Bonek dan Bonita yang hadir langsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda.
Kehadiran suporter Persebaya Surabaya di Lampung dinilai memberikan energi tambahan bagi dirinya dan rekan-rekannya selama pertandingan.
Dukungan dari tribun tetap terasa meski Green Force harus menjalani laga tandang pada pekan pertama Super League 2026/2027.
Rian pun tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada para suporter yang terus memberikan dukungan kepada tim dalam perjalanan awal musim.
"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bonek dan Bonita yang sudah datang ke stadion dan memberikan dukungan. Terima kasih sudah terus berada di belakang tim," tandasnya.
Kehadiran Bonek dan Bonita menjadi salah satu sisi positif yang dirasakan Rian dalam lawatan Persebaya Surabaya ke Lampung.
Setelah pertandingan berakhir dengan skor 1-1, perhatian Green Force kini mulai diarahkan menuju laga kandang pertama musim ini.
Baca Juga: Muhammad Ferarri Comeback Usai Cedera, Bantu Bhayangkara Tahan Persebaya 1-1
Persebaya Bidik Kemenangan Perdana di GBT
Persebaya Surabaya akan kembali ke Surabaya setelah menyelesaikan pertandingan pertama Super League 2026/2027 di Lampung.
Pada pekan kedua, Green Force dijadwalkan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo.
Pertandingan tersebut menjadi laga kandang pertama Persebaya Surabaya pada musim ini sekaligus peluang bagi tim untuk memburu kemenangan perdana.
Satu poin dari Lampung membuat Green Force memiliki kesempatan memperbaiki hasil ketika tampil di hadapan pendukung sendiri.
Rian berharap dukungan Bonek dan Bonita yang terlihat di Lampung kembali memenuhi GBT saat menghadapi PSIM Yogyakarta.
Menurutnya, energi dari tribun dapat menjadi bagian penting dalam perjuangan Persebaya Surabaya untuk mendapatkan hasil maksimal.
"Semoga pada laga kandang menghadapi PSIM Yogyakarta nanti, Bonek dan Bonita bisa kembali memenuhi stadion dan memberikan dukungan penuh," tutup Rian.
"Kami ingin memberikan hasil yang lebih baik di kandang dan berusaha meraih poin maksimal," bebernya.
Hasil 1-1 di Lampung memang belum sesuai harapan Persebaya Surabaya yang sempat memimpin lebih dulu melalui Mabella.
Namun, kontribusi Rachmat Irianto lewat assist dan satu poin yang dibawa pulang menjadi bekal bagi Green Force sebelum menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027.
Dukungan suporter juga menjadi modal tersendiri bagi Persebaya Surabaya menjelang laga kandang pertama tersebut.
Dengan kesempatan bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Green Force kini dituntut mengubah rasa kecewa di Lampung menjadi motivasi untuk memburu kemenangan perdana di depan Bonek dan Bonita.
Baca Juga: Persebaya Ditahan Bhayangkara FC, Tavares Soroti Cuaca Panas dan Angin Kencang