← Beranda
Prediksi PSIM vs Persita: Carlos Pena Ingin Ulangi Rekor Manis Pendekar di Stadion Sultan Agung
Andre Rizal HanafiSabtu, 5 September 2026 | 05.20 WIB
Carlos Pena siap menantang tuan rumah PSIM Yogyakarta. (Persita)

 

JawaPos.com - Persita Tangerang akan memulai perjalanan di Super League 2026/2027 dengan bertandang ke markas PSIM Yogyakarta. Kedua tim dijadwalkan bertemu di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026) sore.

Persita datang ke Jogjakarta dengan persiapan yang cukup panjang. Pendekar Cisadane telah menjalani program pramusim selama tujuh pekan, termasuk pemusatan latihan di Jogjakarta dan sejumlah pertandingan uji coba.

Persiapan tersebut menjadi modal bagi skuad asuhan Carlos Pena untuk menghadapi pertandingan perdana. Persita juga membawa sejumlah pemain anyar yang berpeluang menjalani debut pada laga melawan PSIM.

Baca Juga: Rayakan 97 Tahun, PSIM Tegaskan Identitas Budaya Jogjakarta

Luquinhas, Alexandre Ramalingom, Tyronne del Pino, Sutanto Tan, Wahyudi Hamisi, dan Dion Markx menjadi beberapa rekrutan baru yang siap memperkuat Pendekar. Kehadiran mereka diharapkan menambah opsi bagi Carlos Pena dalam menentukan komposisi terbaik.

Selain persiapan yang cukup matang, Persita juga memiliki catatan positif ketika menghadapi PSIM pada musim sebelumnya. Carlos Pena sukses membawa timnya meraih dua kemenangan dari dua pertemuan.

Pada pertemuan pertama, Persita menang telak 4-0 atas PSIM di Indomilk Arena. Pendekar kemudian kembali meraih kemenangan ketika bertandang ke Bantul pada putaran kedua dengan skor tipis 1-0.

Baca Juga: PSIM Siap Hadapi Persita di Laga Pembuka Super League, Van Gastel Soroti Ancaman Low Block

Namun, catatan tersebut tidak serta-merta membuat Persita bisa menganggap remeh tuan rumah. PSIM juga mempertahankan sejumlah pemain penting dari musim lalu.

Beberapa pemain asing yang masih menjadi bagian skuad Laskar Mataram antara lain Ezequiel Vidal, yang sebelumnya pernah memperkuat Persita. Selain Vidal, ada pula Ze Valente, Nermin Haljeta, dan Yusaku Yamadera.

PSIM juga melakukan penyegaran dengan mendatangkan lima pemain asing baru. Para pemain tersebut belum pernah merasakan atmosfer kompetisi sepak bola Indonesia, sehingga menarik untuk melihat bagaimana mereka beradaptasi pada pertandingan resmi.

Duel PSIM kontra Persita pun menjadi pertemuan dua tim yang memiliki catatan cukup berimbang pada musim lalu. Berdasarkan klasemen Liga 1 2025/2026, Persita mengakhiri kompetisi di posisi 10 dengan koleksi 45 poin.

PSIM berada tepat di bawahnya, yakni peringkat ke-11 dengan jumlah poin yang sama. Kini, kedua tim akan kembali bersaing untuk mengawali musim baru dengan hasil positif.

Bagi Persita, kemenangan di Bantul bukan hanya soal tiga poin. Hasil tersebut juga bisa menjadi pijakan awal bagi Pendekar Cisadane untuk menjalani persaingan panjang Super League 2026/2027.

EDITOR: Edi Yulianto