JawaPos.com - Persebaya Surabaya bersiap memulai perjalanan di Super League 2026/27 dengan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Laga pekan pertama ini akan berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (5/9).
Pertandingan tersebut menjadi ujian pertama bagi skuad Bajol Ijo setelah menjalani rangkaian persiapan pramusim. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyadari laga pembuka tidak akan mudah, terlebih Bhayangkara datang dengan komposisi dan karakter tim yang mengalami perubahan.
Minimnya pertandingan yang bisa dijadikan referensi membuat Tavares belum memiliki gambaran lengkap mengenai permainan lawan. Karena itu, ia meminta anak asuhnya siap menghadapi berbagai situasi selama pertandingan.
"Saya memperkirakan pertandingan besok akan berjalan sulit. Kami tidak memiliki banyak pertandingan sebagai referensi untuk melihat secara utuh bagaimana Bhayangkara akan bermain dengan karakteristik barunya," ujar Tavares dalam konferensi pers, Jumat (4/9).
Baca Juga: 100 Persen All Out! Bernardo Tavares Garansi Persebaya Surabaya Siap Tempur Hadapi Bhayangkara FC
Pelatih asal Portugal tersebut juga mengingatkan para pemain agar tidak melupakan pertemuan dengan Bhayangkara pada musim lalu. Persebaya tidak mampu meraih kemenangan dalam dua laga BRI Super League 2025/26.
Pada pertemuan pertama, kedua tim bermain imbang. Sementara saat kembali bertemu di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya harus mengakui keunggulan Bhayangkara dengan skor 1-2.
Catatan itu menjadi alasan Tavares meminta timnya memberikan perhatian lebih pada laga pembuka musim ini. Ia tidak ingin pengalaman buruk tersebut kembali terulang.
"Kami juga harus mengingat bahwa musim lalu Bhayangkara berhasil mengalahkan kami 2-1 di GBT. Jadi, kami memiliki alasan untuk menaruh perhatian lebih terhadap pertandingan ini," katanya.
Baca Juga: Saddil Ramdani Ucapkan Salam Perpisahan dengan Persib Bandung, Pindah ke Persebaya Surabaya?
Di sisi lain, Tavares meminta Persebaya tidak terlalu bergantung pada hasil positif selama pramusim. Bajol Ijo memang memiliki modal kepercayaan diri setelah menjadi juara Piala Presiden 2026.
Namun, menurut Tavares, pencapaian tersebut tidak akan menentukan hasil pertandingan di kompetisi resmi. Ia ingin seluruh pemain kembali fokus dan bekerja keras sejak menit awal.
"Bagi saya, apa yang sudah terjadi sebelumnya adalah sejarah. Besok adalah pertandingan baru dan kami harus memberikan yang terbaik," tegasnya.
Dukungan Bonek dan Bonita juga menjadi motivasi tambahan bagi Persebaya. Tavares memahami tingginya ekspektasi suporter dan memastikan timnya siap menghadapi tekanan tersebut.
"Yang pasti, ekspektasi terhadap Persebaya selalu tinggi. Kami memahami itu. Kami siap menghadapi tekanan tersebut dan akan berusaha memberikan 100 persen untuk pertandingan besok," tutupnya.