← Beranda
Cuaca dan Lapangan, Tantangan Berat Persebaya Hadapi Bhayangkara FC
Andre Rizal HanafiJumat, 4 September 2026 | 03.18 WIB
Bernardo Tavares meminta Bonek dan Bonita memberikan dukungan penuh kepada Persebaya Surabaya sepanjang Super League 2026/2027. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Persebaya Surabaya mulai mematangkan persiapan untuk membuka perjalanan di Super League 2026/2027. Green Force akan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan pertama di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9) sore.

Jelang pertandingan tersebut, pelatih Persebaya Bernardo Tavares tidak hanya fokus menyiapkan strategi untuk meredam permainan lawan. Kondisi cuaca dan lapangan juga menjadi perhatian khusus.

Laga yang digelar pada sore hari membuat Persebaya harus melakukan penyesuaian. Pasalnya, sebagian besar pertandingan selama masa pramusim lebih banyak berlangsung pada malam hari.

Baca Juga: Resmi! Matheus Lagoa, Legenda dan Kapten Anapolis FC Kini Jadi Legiun Asing ke-11 Persebaya Surabaya

Karena itu, tim mulai mengubah waktu latihan agar para pemain terbiasa dengan kondisi yang kemungkinan akan dihadapi saat pertandingan.

“Pertandingan nanti kemungkinan dilakukan sore hari, mungkin akan panas. Jadi, kami mencoba berlatih lebih awal. Target kami adalah melakukan adaptasi yang baik terhadap cuaca,” ujar Bernardo Tavares.

Selain cuaca, kondisi lapangan Stadion PKOR Sumpah Pemuda juga menjadi perhatian pelatih asal Portugal tersebut. Tavares mengaku belum mengetahui secara pasti kondisi terkini rumput stadion.

Baca Juga: Jefferson Brenes vs Francisco Rivera, Duel Panas Lini Tengah Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya

Namun, dia masih mengingat kondisi lapangan ketika Persebaya bermain di sana pada musim lalu. Saat itu, pantulan bola dinilai kurang beraturan sehingga bisa memengaruhi permainan kedua tim.

Tavares berharap kondisi lapangan sudah mengalami perbaikan. Meski demikian, dia tetap meminta pemain Persebaya bersiap menghadapi segala kemungkinan.

“Saya belum tahu bagaimana kondisi lapangan di sana sekarang. Saya rasa mereka sudah memperbaiki rumputnya, karena musim lalu saya ingat bola sering memantul tidak beraturan,” katanya.

Menurut Tavares, kondisi lapangan bisa membuat pertandingan berjalan berbeda. Jika pantulan bola tidak sempurna, kemampuan memenangkan duel dan perebutan bola kedua atau second ball akan menjadi sangat penting.

“Jika lapangan masih seperti itu, tim yang memenangkan second ball dan lebih kuat secara fisik akan memiliki keuntungan. Persiapan kami juga mencakup hal itu,” tegasnya.

Tavares menilai Bhayangkara Presisi Lampung FC memiliki kekuatan fisik yang cukup baik. Karena itu, Persebaya tidak boleh hanya mengandalkan permainan dalam kondisi lapangan ideal.

“Saya tidak tahu kondisi pastinya sekarang, saya hanya bicara berdasarkan musim lalu. Intinya, kita harus siap dengan segala kemungkinan, baik lapangannya bagus atau tidak,” pungkasnya.

Dengan persiapan tersebut, Persebaya berharap bisa menjalani laga perdana Super League 2026/2027 dengan baik dan membawa hasil positif dari Lampung.

EDITOR: Edi Yulianto