JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi merekrut Matheus Lagoa sebagai pemain asing ke-11 untuk mengarungi Super League 2026/2027, Kamis (3/9/2026). Winger kanan asal Brasil itu didatangkan dari Anapolis FC, klub yang dibelanya di kompetisi Brasil, sekaligus membuka lembaran baru dalam karier profesionalnya di luar Negeri Samba.
Matheus Lagoa bukan sekadar nama baru dalam daftar pemain asing Persebaya Surabaya. Pemain bernama lengkap Matheus Vinícius da Silva tersebut datang membawa pengalaman panjang di sepak bola Brasil dan status istimewa sebagai salah satu figur yang sangat dihormati pendukung Anápolis FC.
Siapa Matheus Lagoa yang Diboyong Persebaya Surabaya?
Matheus Lagoa lahir di Lagoa Vermelha, Brasil, pada 13 Maret 1996 dan kini berusia 30 tahun. Pemain dengan tinggi 1,75 meter itu memiliki posisi utama sebagai right winger dengan kaki kanan sebagai kaki dominan, tetapi kemampuannya jauh lebih fleksibel.
Baca Juga: Jefferson Brenes vs Francisco Rivera, Duel Panas Lini Tengah Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya
Berdasarkan data Transfermarkt yang dihimpun, Lagoa juga mampu bermain sebagai bek kanan, winger kiri, second striker, hingga striker. Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu modal penting bagi pemain yang kini dipercaya menjadi kepingan terakhir legiun asing Persebaya Surabaya untuk musim 2026/2027.
Lagoa bergabung dengan Anápolis FC pada 15 Januari 2024 dan kontraknya tercatat diperpanjang hingga 30 Maret 2027. Selama memperkuat klub tersebut, ia mencatatkan 80 penampilan dengan torehan 19 gol, satu assist, serta menghabiskan 5.278 menit di lapangan.
Catatan itu membuat Anapolis FC menjadi klub dengan jumlah penampilan terbanyak dalam karier profesional Lagoa. Sebelumnya, ia pernah memperkuat Novo Hamburgo, São Luiz, Veranópolis, Camboriú, Campinense-PB, Avenida, Azuriz, dan Aimoré.
181 Laga dan 30 Gol di Sepak Bola Brasil
Secara keseluruhan, Matheus Lagoa telah mengumpulkan 181 penampilan sepanjang karier profesionalnya. Dari jumlah tersebut, pemain kelahiran Brasil itu mencetak 30 gol dan lima assist dengan total waktu bermain mencapai 10.047 menit.
Baca Juga: Mantan Pelatih Persebaya Surabaya Iwan Setiawan Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun
Produktivitas Lagoa paling terlihat ketika membela Anápolis FC. Dalam 80 pertandingan, ia mampu mengemas 19 gol dan menjadi salah satu pemain penting klub dalam perjuangan mereka di kompetisi sepak bola Brasil, termasuk saat menghadapi persaingan di Serie C.
Sebelum bersinar bersama Anápolis FC, Lagoa juga sempat memberikan kontribusi di sejumlah klub Brasil. Bersama Novo Hamburgo, ia membukukan 32 penampilan, tiga gol, dan empat assist, sedangkan bersama Campinense-PB ia mencetak lima gol dari 13 pertandingan.
Statistik tersebut memperlihatkan karakter Lagoa sebagai pemain yang tidak hanya mengandalkan kemampuan menyisir sisi lapangan. Ia juga memiliki naluri mencetak gol, sementara kemampuannya bermain di beberapa posisi membuatnya dapat menjadi opsi taktis bagi Bernardo Tavares.
Jadi Idola dan Legenda Anapolis FC
Kiprah Matheus Lagoa bersama Anápolis FC membuat namanya memiliki tempat khusus di hati para suporter. Penghormatan tersebut terlihat ketika klub memberikan jersey kenang-kenangan kepada Lagoa sebelum pertandingan melawan Santa Cruz untuk menandai penampilan ke-80 bersama Anápolis.
“Idola saya dalam sejarah tim ini,” tulis salah satu suporter Anápolis. Ungkapan serupa muncul dari pendukung lain yang menyebut Lagoa sebagai “idola sejati” serta “idola terbesar dalam sejarah Anapolis”.
Baca Juga: Persebaya Antisipasi Cuaca Panas pada Laga Kontra Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda Lampung
Penghormatan itu tidak berhenti pada satu atau dua komentar. Suporter Anapolis juga menyampaikan terima kasih atas perjuangan Lagoa bersama klub dan mendoakan perjalanan kariernya setelah meninggalkan Brasil untuk bergabung dengan Persebaya Surabaya.
“Semoga Anda sukses di tahap karier selanjutnya, dan terima kasih telah mengharumkan nama seragam Galo,” tulis salah satu suporter. Komentar lain bahkan menyebut Lagoa telah masuk jajaran legenda Tricolor dan menilai tempatnya di antara tiga pemain terhebat sepanjang sejarah klub sudah terbukti.
Tantangan Baru Bersama Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya menjadi pengalaman pertama Matheus Lagoa berkarier di luar Brasil. Kepindahan ini sekaligus menghadirkan tantangan baru bagi pemain berusia 30 tahun tersebut setelah lebih dari satu dekade menjalani perjalanan sepak bola profesional di Negeri Samba.
“Bem-vindo Matheus Lagoa. Yo iki Rek, pemasin asing ke-11 pilihan Coach Bernardo Tavares untuk mengarungi musim 2026/2027,” tulis Persebaya Surabaya melalui pengumuman resmi mereka, Kamis (3/9/2026). Klub juga menegaskan Lagoa dapat bermain sebagai winger kanan maupun bek kanan dan siap berjuang bersama Francisco Rivera dkk.
Baca Juga: Milan Ristovski Koleksi 45 Gol! Bomber Anyar Bhayangkara FC Siap Ancam Persebaya Surabaya
Dengan 181 pertandingan profesional, 30 gol, pengalaman bersama sembilan klub, serta status sebagai sosok yang begitu dicintai suporter Anápolis FC, Lagoa datang bukan tanpa bekal. Kini, pengalaman heroiknya di kompetisi Brasil akan diuji di panggung baru bersama Persebaya Surabaya pada Super League 2026/2027.