← Beranda
Persebaya untuk Semua Bukan Cuma Slogan! Rela Kehilangan Alan Maulana demi Timnas Indonesia U-20
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 2 September 2026 | 02.33 WIB
Aleandro Alan Maulana menjadi salah satu pemain Persebaya Surabaya yang dipanggil Timnas Indonesia U-20. (Timnas Indonesia)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya merelakan Aleandro Alan Maulana memperkuat Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 meski klub masih membutuhkan tenaga pemain muda tersebut dalam persiapan kompetisi musim baru.

Keputusan itu menjadi bukti komitmen Green Force terhadap kepentingan nasional di tengah kebutuhan membangun tim.

“Kami punya 2 pemain yang sekarang dipanggil oleh Coach Nova di Timnas Indonesia U-20 yang sekarang lagi bermain di (Kualifikasi) AFC U-20 2027,” ujar Sidiq Maulana Tualeka, Sabtu (29/8/2026) di Balai Kota Surabaya.

Baca Juga: Diogo Ramalho Kaget Keramahan Warga Surabaya! Gelandang Persebaya Surabaya Nyaman di Kota Pahlawan

Dua pemain yang dimaksud adalah Alan Maulana dan Dimas Adi Prasetya. Keduanya sebelumnya masuk dalam daftar 26 pemain yang dipanggil Nova Arianto untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.

Namun, proses akhir membuat hanya Alan yang masuk skuad final Timnas Indonesia U-20 untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Kondisi itu membuat Persebaya Surabaya harus merelakan salah satu pemain mudanya pergi ketika tim tengah menyusun kekuatan menuju kompetisi musim baru.

Persebaya Surabaya Sebenarnya Masih Membutuhkan Alan

Sidiq mengakui absennya Alan menjadi dilema bagi Persebaya Surabaya karena pemain muda tersebut masih dibutuhkan untuk menjalani proses bersama tim.

Baca Juga: Energi Berlipat di Kota Pahlawan! Chemistry Skuad Persebaya Surabaya Makin Solid Jelang Super League

Terlebih, Alan seharusnya mendapatkan kesempatan berkembang melalui rangkaian pramusim hingga persiapan menghadapi kompetisi.

“Dia adalah Alan Maulana dan Dimas (Adi Prasetya). Ini pemain muda bagi kami, jujur ini adalah buah simalakama kalau buat kita ya,” kata Sidiq.

Menurut dia, kebutuhan klub terhadap Alan cukup besar karena proses membangun tim tidak berhenti setelah pramusim.

Pemain muda membutuhkan waktu untuk memahami sistem permainan, membangun chemistry dengan rekan setim, serta beradaptasi dengan tuntutan pelatih.

“Kami butuh mereka untuk berproses bersama tim ini dari pre-season sampai dengan persiapan ke kompetisi,” lanjut Sidiq.

Baca Juga: Moises Wolschick Siap Jadi Mimpi Buruk Persebaya Surabaya, Bhayangkara FC Bidik 3 Besar!

Namun, agenda Timnas Indonesia U-20 membuat waktu Alan bersama Persebaya Surabaya menjadi lebih terbatas.

Sidiq menyebut sebagian besar waktu kedua pemain memang terserap untuk agenda tim nasional.

Situasi tersebut menjadi konsekuensi yang harus diterima Persebaya Surabaya ketika pemain mudanya mendapatkan panggilan untuk membela Indonesia.

Tagline Persebaya untuk Semua Diuji

Di tengah dilema tersebut, manajemen Persebaya Surabaya memilih melihat panggilan Timnas Indonesia U-20 sebagai kesempatan penting bagi perkembangan Alan.

Baca Juga: Tak Tertekan Target Juara! Diogo Ramalho Kirim Pesan ke Bonek, Kawal Persebaya Surabaya Bersama

Prinsip itu sekaligus menjadi implementasi dari tagline klub, yakni Persebaya untuk semua.

“Cuma waktu mereka ini banyak dihabiskan untuk Timnas. Tapi sama seperti saya bilang tadi ini seperti buah simalakama,” ujar Sidiq. “Hanya saja Persebaya itu punya tagline bahwa Persebaya untuk semua.”

Pernyataan tersebut menunjukkan prioritas klub tidak semata-mata berhenti pada kebutuhan tim.

Ketika kepentingan nasional datang melalui panggilan Timnas Indonesia U-20, Persebaya Surabaya memilih memberikan ruang kepada Alan untuk menjalankan tugas tersebut.

“Jadi meskipun kami butuh mereka untuk berproses bersama, tapi karena Timnas memanggil kami harus mementingkan kepentingan nasional,” tegas Sidiq.

Sikap itu menjadi bentuk dukungan klub terhadap pembinaan pemain muda Indonesia sekaligus kesempatan Alan mendapatkan pengalaman di level internasional.

Harapan Besar Persebaya untuk Alan

Persebaya Surabaya tidak ingin pemanggilan Alan sekadar menjadi kehilangan sementara bagi klub.

Baca Juga: Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya

Manajemen berharap pemain kelahiran pembinaan klub tersebut bisa memaksimalkan kesempatan bersama Timnas Indonesia U-20 dengan mendapatkan pengalaman dan menit bermain sebanyak mungkin.

“Kami berharap mereka bisa berproses di Timnas, menimba ilmu sebanyak mungkin, punya pengalaman internasional juga bagus, punya minut bermain di Timnas juga tinggi,” tutur Sidiq.

Pengalaman tersebut dinilai bisa menjadi modal penting ketika Alan kembali ke Kota Pahlawan.

Baca Juga: Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa

Bagi Persebaya Surabaya, proses Alan bersama Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 diharapkan memberi dampak positif untuk perkembangan sang pemain.

Pengalaman menghadapi persaingan internasional dapat menjadi bekal berharga ketika Alan kembali bergabung dengan skuad Green Force.

“Sehingga saat mereka kembali ke Persebaya mereka bisa bantu tim ini untuk berkompetisi di musim baru. Begitu,” pungkas Sidiq.

Dengan demikian, kehilangan Alan untuk sementara justru diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi pemain, Timnas Indonesia U-20, sekaligus Persebaya Surabaya.

EDITOR: Edi Yulianto