← Beranda
Tekuk PS Barito Putera! Madura United Pede Hadapi Super League 2026/2027
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 1 September 2026 | 17.56 WIB
Madura United FC menutup TC di Yogyakarta dengan kemenangan 1-0 atas PS Barito Putera sebagai modal menatap Super League 2026/2027. (Madura United)

 

JawaPos.com - Madura United FC menutup pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta dengan kemenangan 1-0 atas PS Barito Putera pada Sabtu (29/8).

Hasil tersebut menjadi modal positif Laskar Sape Kerrab untuk menatap Super League 2026/2027 setelah menjalani tiga laga uji coba sekaligus mengevaluasi kesiapan fisik dan permainan tim.

Bagaimana hasil uji coba Madura United di Yogyakarta?

Madura United FC mencatat dua kemenangan dan satu kekalahan selama menjalani rangkaian uji coba di Yogyakarta.

Tim asuhan Jose Gomes itu lebih dulu kalah 0-2 dari Java United FC, kemudian bangkit dengan mengalahkan Borneo FC Samarinda 3-1 dan menutup TC lewat kemenangan tipis 1-0 atas PS Barito Putera.

Rangkaian pertandingan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan Madura United FC sebelum kompetisi Super League 2026/2027 bergulir.

Tiga laga uji coba memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk melihat perkembangan pemain sekaligus mengukur efektivitas permainan setelah menjalani agenda latihan secara intensif.

Kemenangan atas PS Barito Putera menjadi hasil terakhir sekaligus penutup manis selama Madura United FC berada di Yogyakarta.

Hasil itu juga memberi suntikan kepercayaan diri bagi Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha cs sebelum memasuki fase persiapan akhir menghadapi kompetisi resmi.

Mengapa Jose Gomes puas dengan kondisi fisik pemain?

Pelatih Madura United FC Jose Gomes mengaku sangat senang melihat perkembangan kondisi fisik anak asuhnya selama menjalani beberapa pertandingan uji coba.

Menurut dia, pertandingan yang dimainkan selama TC membantu tim mendapatkan evaluasi konkret mengenai kesiapan para pemain.

”Saya senang sekali melihat fisik pemain dari beberapa kali uji coba di sini. Selama uji coba, kami dapat evaluasi yang cukup baik, progres tim sangat bagus juga,” kata Jose Gomes.

Penilaian tersebut menjadi salah satu indikator penting bagi Madura United FC setelah menjalani agenda TC dengan intensitas latihan dan pertandingan.

Kondisi fisik menjadi modal utama karena kompetisi Super League 2026/2027 menuntut pemain mampu menjaga performa dalam jadwal pertandingan yang kompetitif.

Jose Gomes juga melihat manfaat uji coba tidak hanya dari sisi kebugaran.

Setiap pertandingan memberikan gambaran mengenai sejauh mana pemain mampu menjalankan instruksi serta beradaptasi dengan pola permainan yang sedang dibangun staf pelatih.

Apa perubahan yang terlihat di Madura United?

Jose Gomes menilai para pemain Madura United FC mulai memahami cara bermain yang diinginkan tim pelatih.

Pemahaman tersebut dinilai penting karena target utama mereka bukan sekadar meraih hasil positif dalam laga pramusim, melainkan membangun fondasi permainan untuk kompetisi musim 2026/2027.

Menurut dia, rangkaian uji coba selama TC di Yogyakarta memberikan gambaran penting terkait kesiapan tim menghadapi kompetisi.

Evaluasi dari tiga pertandingan juga menjadi bahan untuk memperbaiki kekurangan sebelum Madura United FC benar-benar memasuki persaingan Super League 2026/2027.

”Saya senang pemain sudah tahu bagaimana kami harus main pada musim ini. Soalnya, pada dua musim terakhir, hasil Madura United kurang baik,” ujar Jose Gomes.

Pernyataan tersebut memperlihatkan ambisi Madura United FC untuk memperbaiki performa setelah melewati dua musim terakhir dengan hasil kurang memuaskan.

Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu bahkan berkutat di papan bawah dan sempat berada dalam situasi yang membuat mereka hampir terdegradasi.

Bisakah Madura United bangkit musim ini?

Kemenangan 1-0 atas PS Barito Putera menjadi tambahan kepercayaan diri bagi Madura United FC menjelang Super League 2026/2027.

Selain hasil pertandingan, progres fisik dan pemahaman taktik pemain menjadi bekal penting bagi Jose Gomes untuk membawa tim tampil lebih kompetitif.

Perjalanan di Yogyakarta menunjukkan Madura United FC masih memiliki pekerjaan rumah meski mampu meraih dua kemenangan dari tiga laga uji coba.

Kekalahan 0-2 dari Java United FC menjadi pengingat bagi tim pelatih untuk terus memperbaiki detail permainan sebelum kompetisi resmi dimulai.

Di sisi lain, kemenangan 3-1 atas Borneo FC Samarinda dan 1-0 atas PS Barito Putera menunjukkan respons positif setelah hasil negatif pada laga pertama.

Konsistensi menjadi pekerjaan berikutnya bagi Lulinha cs agar performa selama pramusim bisa diterjemahkan menjadi hasil maksimal saat kompetisi berlangsung.

Dengan berakhirnya TC di Yogyakarta, Madura United FC kini memiliki waktu untuk mematangkan berbagai aspek sebelum Super League 2026/2027.

Jose Gomes berharap progres yang terlihat selama tiga laga uji coba dapat menjadi fondasi kebangkitan Laskar Sape Kerrab setelah dua musim terakhir gagal bersaing di papan atas.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah