← Beranda
Ferril Raymond Hattu Beri Doa untuk Persebaya Surabaya: Gelar Juara Harus Diperjuangkan!
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 30 Agustus 2026 | 04.48 WIB
Ferril Raymond Hattu memberikan pandangan soal peluang Persebaya Surabaya meraih gelar juara Super League 2026/2027 di Balai Kota Surabaya, Sabtu (29/8/2026). (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus berjuang keras untuk meraih gelar juara Super League 2026/2027 yang dimulai sepekan lagi.

Legenda Timnas Indonesia sekaligus mantan pemain Persebaya Surabaya, Ferril Raymond Hattu, optimistis peluang Green Force tetap terbuka dengan komposisi tim dan dukungan penuh Bonek.

Baca Juga: Persebaya Pulang dari Thailand dengan Modal Juara Piala Presiden, Siap Hadapi Musim Baru

Ferril Hattu Sebut Gelar Juara Harus Diperjuangkan

Ferril Raymond Hattu menilai Persebaya Surabaya tetap memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan gelar juara Super League 2026/2027. Menurutnya, target tersebut memang harus diperjuangkan sejak kompetisi dimulai.

"Saya kira harus diperjuangkan ya,” ujar Ferril Raymond Hattu kepada wartawan termasuk JawaPos.com, Sabtu (29/8/2026) di Balai Kota Surabaya.

Pernyataan tersebut disampaikan Ferril saat menghadiri agenda pengumuman skuad Persebaya Surabaya untuk menghadapi Super League 2026/2027.

Acara tersebut berlangsung di Balai Kota Surabaya pada Sabtu, 29 Agustus 2026, tepat sepekan sebelum Green Force memulai perjalanan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Ferril tidak menampik persaingan menuju gelar juara bakal sangat berat. Persebaya Surabaya harus berhadapan dengan tim-tim yang memiliki kualitas skuad mumpuni, termasuk Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Baca Juga: Tak Mau Jadi Pemanis! Bhayangkara FC Bidik 3 Besar, Persebaya Surabaya Jadi Korban Pertama?

Belum Seperti Persib dan Persija, Tapi Bonek Jadi Kekuatan

Ferril Raymond Hattu secara terbuka mengakui komposisi Persebaya Surabaya saat ini belum bisa disamakan dengan Persib Bandung maupun Persija Jakarta.

Namun, kondisi tersebut tidak membuat mantan bek Timnas Indonesia itu kehilangan keyakinan terhadap peluang Green Force.

“Kita harus berjuang, kalau lihat tim pelatihnya kayak begini ya, memang kalau kualitasnya dengan yang Persib, dengan Persija kita tidak seperti itu, tapi saya yakin dengan kondisi yang kita sekarang dengan support dari Bonek, saya kira bisa terjadi itu.”

Dukungan Bonek menjadi salah satu faktor yang diyakini Ferril mampu membantu Persebaya Surabaya menghadapi persaingan sepanjang Super League 2026/2027.

Atmosfer dan energi suporter diharapkan menjadi tambahan kekuatan ketika Green Force menjalani pertandingan demi pertandingan.

Optimisme Ferril juga tidak terlepas dari sosok pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares.

Pelatih asal Portugal tersebut diproyeksikan membawa Green Force menghadapi musim baru dengan pendekatan taktik serta komposisi pemain yang telah disiapkan klub.

Baca Juga: Hilal Makin Terlihat! Pemain Asing ke-11 Persebaya Surabaya Segera Dijelaskan di Launching Synergy

Ferril Hattu Punya Ikatan Panjang dengan Persebaya

Ferril Raymond Hattu bukan nama asing bagi sepak bola Surabaya maupun Persebaya Surabaya.

Pria kelahiran Surabaya tersebut merupakan salah satu legenda Timnas Indonesia yang juga pernah mengenakan jersey Green Force pada era 1980-an.

Ferril merupakan pemain binaan HBS Surabaya, klub yang juga menjadi tempat berkembangnya sejumlah pemain sepak bola asal Surabaya.

Berdasarkan data Transfermarkt, Ferril kemudian bergabung dengan NIAC Mitra pada 1980 sebelum melanjutkan karier bersama Persebaya Surabaya pada 1983.

Karier Ferril bersama klub-klub Indonesia berlanjut hingga Petrokimia. Ia bergabung dengan klub tersebut sejak 1985 dan menjadi klub terakhir dalam perjalanan profesionalnya sebelum memutuskan pensiun pada 1995.

Di level internasional, Ferril juga pernah menjadi bagian penting Timnas Indonesia. Nomor punggung 16 menjadi identitasnya ketika memperkuat Timnas Indonesia pada 1991, dengan posisi utama sebagai bek.

Doa Legenda untuk Persebaya Surabaya

Dengan pengalaman panjang sebagai pemain dan bagian dari sejarah sepak bola Indonesia, Ferril memahami tantangan yang harus dilewati Persebaya Surabaya untuk menjadi juara.

Karena itu, ia tidak ingin memberikan janji berlebihan dan memilih melihat perkembangan Green Force sepanjang kompetisi.

“Kita lihatlah nanti,” pungkasnya.

Ucapan singkat tersebut menjadi gambaran sikap Ferril terhadap peluang Persebaya Surabaya di Super League 2026/2027. Ia percaya target juara tetap layak dikejar, tetapi perjuangan di lapangan akan menjadi penentu utama.

Persebaya Surabaya sendiri akan segera memperkenalkan skuad yang dipersiapkan menghadapi musim 2026/2027.

Momentum pengumuman skuad di Balai Kota Surabaya pada 29 Agustus 2026 menjadi salah satu penanda semakin dekatnya Green Force dengan kompetisi resmi.

Bagi Ferril, kualitas tim bukan satu-satunya modal untuk mengejar prestasi.

Ketika pemain, tim pelatih, dan Bonek bergerak dalam satu arah, peluang untuk membuat kejutan tetap terbuka meski Persebaya Surabaya tidak difavoritkan seperti Persib Bandung atau Persija Jakarta.

Kini, doa dan harapan dari salah satu legenda sepak bola Surabaya tersebut menjadi suntikan motivasi bagi Green Force.

Persebaya Surabaya harus membuktikan sendiri di lapangan apakah keyakinan Ferril Raymond Hattu bisa berubah menjadi kenyataan dengan perjuangan menuju gelar juara Super League 2026/2027.

EDITOR: Banu Adikara