← Beranda
PSIM Jogja Uji Coba Jadi Simulasi Super League, Suporter Dilarang Bawa Flare ke Stadion Sultan Agung
Andre Rizal HanafiSabtu, 29 Agustus 2026 | 04.19 WIB
Stadion Sultan Agung Bantul. (Istimewa)

 

JawaPos.com - PSIM Jogja akan menggelar agenda peluncuran tim dan jersey anyar yang dirangkai dengan laga uji coba di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (29/8).

Selain menjadi bagian dari persiapan menuju Super League 2026/27, pertandingan ini juga dijadikan simulasi bagi seluruh elemen penyelenggara.

Match Organizing Committee (MOC) PSIM Jogja memastikan laga persahabatan tersebut akan menerapkan standar pertandingan resmi. Karena itu, panitia meminta seluruh penonton dan suporter mematuhi tata tertib yang sudah ditetapkan.

Baca Juga: Sri Sultan Hamengku Buwono X Beri Pesan Spesial ke Skuad PSIM Jelang Super League 2026/2027

Ketua MOC PSIM Jogja, Ermantino Handokomulyo, secara khusus mengingatkan suporter agar tidak membawa maupun menyalakan cerawat atau flare di dalam stadion.

“Kami mohon kepada semua supporter dan penonton untuk tidak membawa dan menyalakan flare,” ujar Ermantino.

Menurutnya, penerapan aturan kompetisi sejak laga uji coba penting dilakukan untuk menguji kesiapan semua pihak sebelum PSIM Jogja menjalani pertandingan resmi musim 2026/27.

“Laga uji coba yang dilaksanakan ini adalah uji coba seluruh elemen untuk simulasi pertandingan Super League. Kami menghormati yang menjadi kesepakatan dan keputusan pada saat rakor (rapat koordinasi) rencana pengamanan bahwa perlakuan pertandingan uji coba ini sama seperti regulasi kompetisi Super League,” jelasnya.

Baca Juga: Yon Baghi Merapat ke Persis Solo, Siap Kerja Keras Demi Wujudkan Target Promosi ke Super League

Kuota Penonton 9.000 Orang

MOC PSIM Jogja mendapatkan izin menghadirkan hingga 9.000 penonton dalam agenda peluncuran tim tersebut. Ermantino menyebut kuota itu merupakan hasil dari kepercayaan dan koordinasi berbagai pihak.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Polres Bantul dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bantul, serta manajemen PSIM Jogja. Dukungan juga datang dari dua kelompok suporter, Brajamusti dan The Maident.

“Alhamdulillah MOC dan manajemen, pada pertandingan uji coba ini, kami dipercaya dengan kuota maksimal pada kompetisi 2025/2026 dengan kuota 9.000,” katanya.

Menurut Ermantino, kelancaran acara bisa menjadi modal penting bagi PSIM untuk mendapatkan kepercayaan lebih besar pada pertandingan berikutnya. Kedisiplinan penonton juga berpotensi membuka peluang peningkatan kuota suporter saat kompetisi resmi.

Baca Juga: Oktavianus Fernando Resmi Gabung Persis Solo, Siap Bawa Laskar Sambernyawa Kembali ke Super League

Karena itu, MOC mengajak seluruh suporter ikut menjaga jalannya pertandingan. Meski berstatus laga uji coba, pertandingan diharapkan berlangsung dengan standar keamanan dan regulasi seperti kompetisi resmi.

“Mari bersama-sama kita buktikan, walaupun ini pertandingan uji coba, tetapi kita semua bisa menjalankan sesuai regulasi, seperti saat kompetisi resmi,” pungkas Ermantino.

EDITOR: Banu Adikara