← Beranda
Kehadiran Jakmania Penting di Laga Persija Jakarta vs Brisbane Roar! STY Harap Ada Win-Win Solution
Andika RachmansyahSabtu, 29 Agustus 2026 | 03.41 WIB
Shin Tae-yong puas melihat performa Persija setelah menang 2-1 atas Chiangrai United dan menutup TC Thailand dengan dua kemenangan. (Persija)

 

JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memberikan respons terkait keputusan The Jakmania memboikot laga kontra Brisbane Roar. Ia berharap polemik antara manajemen klub dan suporter terkait harga tiket bisa segera menemukan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.

Persija Jakarta dijadwalkan menghadapi Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026). Pertandingan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian agenda peluncuran tim Persija untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

Tapi sayangnya, Persija Jakarta mendapat kabar kurang sedap dalam agenda penting tersebut. Pasalnya, The Jakmania resmi menyatakan sikap untuk memboikot pertandingan melawan Brisbane Roar di JIS. Keputusan boikot muncul setelah tidak tercapainya titik temu antara manajemen dan suporter terkait harga tiket pertandingan.

Baca Juga: Jelang Persija Jakarta vs Brisbane Roar: Shin Tae-yong Buta Kekuatan Lawan!

Shin Tae-yong mengaku baru mengetahui keputusan The Jakmania tersebut. Karena itu, pelatih asal Korea Selatan itu memilih tidak banyak berkomentar mengenai persoalan yang tengah terjadi.

"Saya baru pertama kali mendengarnya jadi kurang begitu tahu. Namun, Jakmania adalah suporter yang selalu datang memberikan dukungan agar tim Jakarta kami ini bisa sukses," kata Shin Tae-yong dalam sesi jumpa pers menjelang laga di JIS, Jakarta Utara, Jumat (28/8/2026).

Meski demikian, Shin Tae-yong berharap persoalan tersebut tidak berlarut-larut. Dia menilai hubungan yang baik antara klub dan suporter sangat penting demi keberlangsungan Persija Jakarta.

Baca Juga: Kata STY Soal Jakmania Boikot Laga Persija Jakarta vs Brisbane Roar: Saya Baru Dengar

"Karena mereka adalah suporter yang selalu mendukung kita, saya berharap klub dan suporter bisa saling bekerja sama dengan baik demi hasil yang win-win," harap Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong juga menegaskan bahwa suporter memiliki posisi penting dalam perjalanan sebuah klub sepak bola. Menurutnya, hubungan harmonis antara klub dan fans harus terus dijaga meski terdapat perbedaan pandangan dalam suatu persoalan.

"Bagaimanapun juga, saya percaya klub sepak bola ini ada dan abadi karena kehadiran para suporter, jadi menurut saya hubungan baik dengan fans harus terus dijaga," terang eks pelatih Timnas Indonesia tersebut. 

Polemik boikot karena kenaikan harga tiket yang diberikan oleh manajemen Persija Jakarta. Harga tiket yang dibanderol untuk pemilik Kartu Tanda Anggota (KTA) The Jakmania senilai Rp150 ribu untuk tribun bawah dan Rp130 ribu untuk tribun atas, belum termasuk biaya administrasi dan pajak.

Harga tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tiket laga uji coba Persija Jakarta melawan Arema FC di JIS pada musim sebelumnya. Saat itu, tiket dijual Rp100 ribu untuk Tier 2 dan Rp130 ribu untuk Tier 1.

Baca Juga: Adre Arido Tinggalkan Persija dan Perkuat Isenmulang Kalteng FC, Targetnya Tampil Maksimal

The Jakmania sebelumnya telah melakukan pembicaraan dengan pihak manajemen Persija Jakarta. Mereka meminta manajemen lebih mempertimbangkan aspirasi suporter dalam menentukan harga tiket pertandingan.

Di tengah polemik tersebut, manajemen Persija Jakarta tetap menghormati keputusan The Jakmania. Kini, manajemen telah mengalihkan kuota tiket yang sebelumnya dialokasikan untuk The Jakmania ke penjualan umum melalui kanal resmi Persija Jakarta.

EDITOR: Banu Adikara