← Beranda
Madura United Resmi Luncurkan Jersey Baru Super League 2026/2027, Angkat Filosofi Budaya Madura
Andre Rizal HanafiJumat, 28 Agustus 2026 | 05.16 WIB
Madura United resmi meluncurkan jersey baru untuk mengarungi Super League musim 2026/2027. Jersey anyar tersebut sarat dengan muatan budaya madura. (Madura United)

 

 

JawaPos.com - Madura United FC resmi memperkenalkan tiga jersey terbaru yang akan digunakan pada kompetisi Super League 2026/27.

Jersey home, away, dan third tersebut diluncurkan pada Kamis (27/8), dengan membawa identitas kuat yang berkaitan dengan budaya serta kehidupan masyarakat Madura.

Peluncuran jersey terbaru Laskar Sape Kerrab ini merupakan hasil kolaborasi dengan X-Ten Indonesia yang menjadi apparel resmi Madura United pada musim 2026/27. Direktur Madura United, Annisa Zhafarina, turut terlibat langsung dalam proses desain jersey home dan away.

Ia menjelaskan bahwa setiap detail dalam jersey musim ini memiliki pesan tentang keberanian, keteguhan, dedikasi, sekaligus hubungan erat klub dengan budaya Madura. Jersey home tampil dengan pola loreng merah putih yang terinspirasi dari pakaian adat pesa'an Madura.

Desain tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap tradisi lokal sekaligus menegaskan identitas Madura United sebagai klub yang membawa nama Pulau Madura. Warna merah, putih, dan hitam juga memiliki filosofi masing-masing.

Merah menggambarkan keberanian dan semangat juang, putih melambangkan ketulusan, kesucian, serta kejujuran dalam berkompetisi, sedangkan hitam merepresentasikan keteguhan jiwa dan identitas budaya yang kuat. Pada jersey home juga terdapat tekstur bermotif Pulau Madura.

Motif tersebut dipadukan dengan bagian ventilasi udara sehingga unsur identitas daerah tetap terasa tanpa mengabaikan aspek kenyamanan pemain. Sementara itu, jersey away menggunakan pola geometri berbentuk petak yang terinspirasi dari tambak garam.

Pola tersebut menggambarkan fondasi yang kokoh, kedisiplinan, dan keteraturan dalam permainan. "Setiap petak dalam desain jersey away menggambarkan garis perjuangan sekaligus kerja keras para petani garam," ujar Nisa.

Jersey third hadir dengan warna hitam pekat. Menurut Nisa, warna tersebut bukan simbol kegelapan, melainkan menggambarkan ketegasan, ketangguhan, dan kerendahan hati yang terinspirasi dari falsafah hidup masyarakat Madura.

Jersey ketiga ini dilengkapi gelombang putih di bagian kerah dan lengan yang menyerupai denyut nadi. Bentuk tersebut menggambarkan perjalanan sebuah tim yang tidak selalu berada di puncak, tetapi harus mampu melewati berbagai tantangan.

Garis putih pada bagian badan jersey third juga memiliki makna persatuan. Desain menyerupai rangkulan menggambarkan klub, pemain, dan suporter yang berdiri bersama dengan visi serta kebanggaan yang sama.

Baca Juga: PSIM Ziarah ke Makam Raja-Raja Mataram, Rawat Tradisi Jelang Super League Musim 2026/2027

Pesan “Never Walk Alone” menjadi penutup filosofi jersey terbaru Madura United. Pesan tersebut menegaskan bahwa perjalanan Laskar Sape Kerrab bersama suporternya akan terus berjalan, baik ketika meraih kemenangan maupun saat menghadapi masa sulit. (*)

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan