← Beranda
Pengalaman Lawan Pemain Top Dunia, Stefan Ashkovski Bagi Pengalaman kepada Pemain Muda PSS Sleman
Andre Rizal HanafiKamis, 27 Agustus 2026 | 04.04 WIB
Pemain asing PSS Sleman Stefan Ashkovski. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Stefan Ashkovski memiliki pengalaman berharga di level internasional yang kini bisa menjadi modal penting bagi PSS Sleman. Bek sayap asal Makedonia Utara itu pernah berhadapan langsung dengan sejumlah pemain top dunia ketika memperkuat tim nasional negaranya.

Nama-nama seperti Marcus Rashford, Sandro Tonali, hingga Jérémy Doku pernah menjadi lawan Ashkovski di lapangan. Pengalaman tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan kariernya, tetapi juga ingin dimanfaatkan untuk membantu perkembangan pemain muda PSS.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Ashkovski terjadi ketika Makedonia Utara menghadapi Inggris di Kualifikasi Euro 2024. Pertandingan yang berlangsung di Old Trafford pada 19 Juni 2023 tersebut mempertemukannya dengan Rashford.

Baca Juga: PSS Sleman Masih Punya 10 Hari, Pieter Huistra Kejar Kesiapan Tim Sebelum Lawan Bali United

Bermain di stadion bersejarah milik Manchester United menjadi pengalaman tersendiri bagi Ashkovski. Terlebih, ia harus menghadapi Rashford yang saat itu menjadi salah satu pemain penting di lini serang Inggris.

“ Menghadapi dia di Stadion Old Trafford adalah momen penting saya dalam karier sepak bola profesional. Sudah kita ketahui dia adalah salah satu penyerang sayap terbaik di dunia,” kata Ashkovski dalam wawancara di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Rabu (25/8/2026).

Selain Rashford, Ashkovski juga pernah merasakan duel sengit melawan Italia dalam play-off Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Renzo Barbera, Palermo, pada 24 Maret 2022.

Baca Juga: PSS Sleman U-15 Hantam Protaba 6-0, Tiket Final Piala Soeratin DIY 2026 di Tangan

Ashkovski masuk pada babak kedua dalam pertandingan tersebut. Meski dimainkan di luar posisi naturalnya, ia tetap menjalankan tugas dengan maksimal dan beberapa kali terlibat duel perebutan bola dengan Tonali.

Ia bahkan mengaku sempat melakukan psy war dengan gelandang Italia tersebut. Bagi Ashkovski, pengalaman menghadapi pemain dengan kualitas tinggi seperti Tonali menjadi salah satu momen menarik dalam perjalanan kariernya.

Namun, dari semua pemain yang pernah dihadapinya, Ashkovski menyebut Doku sebagai lawan paling sulit. Pemain Manchester City dan Timnas Belgia itu dinilai memiliki kecepatan serta kemampuan menggiring bola yang sangat sulit dihentikan.

Sebelum menghadapi Belgia, Ashkovski bahkan melakukan analisis khusus dengan mempelajari video permainan Doku. Ia berusaha memahami pola pergerakan winger tersebut agar bisa mengantisipasi ancamannya.

Menurut Ashkovski, kemampuan Doku melakukan dribel ke dalam maupun melebar membuatnya sulit ditebak. Pergerakannya yang cepat juga membuat pemain bertahan harus selalu berada dalam konsentrasi tinggi.

“Sudah pasti lawan paling berat saya hadapi adalah Jérémy Doku. Bagi saya dia adalah penyerang sayap terbaik,” tegasnya.

Baca Juga: Muhammad Kanu Helmiawan Tinggalkan PSS Sleman Menuju Persiku Kudus

Kini, pengalaman tersebut menjadi bagian yang ingin dibagikan Ashkovski kepada pemain muda PSS Sleman.

Dengan jam terbang menghadapi pemain-pemain kelas dunia, bek 32 tahun itu diharapkan dapat memberikan contoh sekaligus wawasan bagi generasi muda Super Elja yang sedang berkembang.

Bagi PSS, keberadaan pemain dengan pengalaman internasional seperti Ashkovski bukan hanya penting untuk kebutuhan di dalam pertandingan.

Pengalamannya juga bisa menjadi aset dalam membangun mental dan pemahaman pemain muda menghadapi persaingan di level profesional.

EDITOR: Banu Adikara