JawaPos.com - PSS Sleman memasuki pekan terakhir pramusim sebelum memulai kiprah di Super League 2026/2027. Dengan waktu sekitar 10 hari menuju pertandingan perdana, pelatih Pieter Huistra masih fokus memastikan skuad Super Elja berada dalam kondisi terbaik.
PSS dijadwalkan mengawali kompetisi pada Jumat (4/9/2026) dengan menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Laga tersebut menjadi ujian pertama bagi tim setelah menjalani rangkaian persiapan selama pramusim.
Pieter Huistra menyebut perkembangan kondisi fisik pemain terus menunjukkan peningkatan. Meski demikian, ia tidak ingin terburu-buru karena masih ada waktu yang bisa dimanfaatkan untuk menyempurnakan berbagai aspek permainan.
Baca Juga: PSS Sleman U-15 Hantam Protaba 6-0, Tiket Final Piala Soeratin DIY 2026 di Tangan
“Saat ini masih ada waktu 10 hari menuju kick off kompetisi dan kebugaran fisik para pemain terus meningkat setiap harinya. Di saat bersamaan, kami masih memiliki waktu untuk mempersiapkan pertandingan pertama,” ujar Pieter di Lapangan Pakembinangun, Selasa (25/8/2026) sore.
Pelatih asal Belanda tersebut juga menilai kondisi pemain PSS Sleman saat ini sudah semakin dekat dengan level ideal. Namun, ia menegaskan timnya masih membutuhkan waktu untuk benar-benar mencapai kondisi 100 persen.
“Untuk saat ini, kami masih belum mencapai angka tersebut. Namun, kami masih memiliki waktu 10 hari untuk meningkatkannya. Seiring berjalannya waktu dan kompetisi bergulir, kami memastikan sudah siap dengan kondisi tersebut,” katanya.
Baca Juga: Soal Peluang Maju di Bursa Ketum PSSI 2027, Andre Rosiade: Tunggu Restu Bos Dulu!
Selain kebugaran fisik, Pieter juga memberikan perhatian terhadap perkembangan teknis dan taktikal. Menurutnya, kedua aspek tersebut sejauh ini berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun selama pramusim.
Salah satu materi yang cukup banyak diberikan dalam latihan adalah situasi bola mati atau set piece. Hal tersebut menjadi bagian penting dari persiapan PSS sebelum menghadapi kompetisi dengan jadwal yang lebih kompetitif.
Pieter ingin seluruh detail permainan terus diperbaiki dalam sisa waktu persiapan. Ia juga menyadari bahwa proses peningkatan kualitas tim tidak berhenti ketika pertandingan pertama dimainkan.
Bagi PSS Sleman, laga melawan Bali United akan menjadi langkah awal untuk melihat sejauh mana hasil persiapan selama pramusim bisa diterapkan dalam pertandingan resmi.
Baca Juga: Muhammad Kanu Helmiawan Tinggalkan PSS Sleman Menuju Persiku Kudus
Dengan waktu yang tersisa, Super Elja masih memiliki kesempatan untuk mematangkan kondisi fisik sekaligus memperkuat aspek teknis dan taktikal.
Targetnya jelas, PSS ingin memasuki kompetisi dengan kesiapan yang maksimal dan terus berkembang seiring berjalannya musim.