← Beranda
Soal Peluang Maju di Bursa Ketum PSSI 2027, Andre Rosiade: Tunggu Restu Bos Dulu!
Andika RachmansyahRabu, 26 Agustus 2026 | 06.39 WIB
Presiden klub Semen Padang FC Andre Rosiade. (Muhammad Zulfikar/Antara)

 

JawaPos.com - Presiden Semen Padang FC, Andre Rosiade, membuka peluang untuk ikut meramaikan bursa Ketua Umum PSSI periode 2027-2031.

Namun, ia mengaku untuk saat ini lebih siap jika maju sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) atau Wakil Ketua Umum PSSI.

Andre belum menentukan keputusan untuk maju sebagai calon Ketua Umum PSSI pada Kongres pemilihan pada 2027. Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat, itu menunggu perkembangan di tubuh PSSI, termasuk kepastian mengenai langkah Ketum PSSI saat ini, Erick Thohir.

"Kalau sekadar maju Exco atau Wakil Ketum, insyaallah saya maju. Tapi untuk Ketum saya tunggu restu bos dulu," kata Andre saat ditemui usai acara launching tim Semen Padang FC di Menara Top Food, Tangerang, Selasa (25/8).

Baca Juga: Andre Rosiade Soroti John Herdman: Kalau Gagal Juara FIFA ASEAN Cup, Ganti Nil Maizar Saja!

Politikus Partai Gerindra itu itu menilai bahwa situasi di tubuh PSSI masih sangat dinamis, sehingga ia belum ingin terburu-buru menentukan langkah. Kata Andre, jika Erick Thohir kembali mencalonkan diri setelah berhasil membawa sepak bola Indonesia meraih prestasi, ia membuka peluang untuk berada dalam satu paket kepengurusan sebagai Waketum maupun Exco.

"Kalau memang Pak Erick di akhir tahun ini berprestasi dan ingin maju lagi, mungkin saya bisa jadi Wakil Ketumnya, atau bisa jadi Exco-nya," terang Andre.

Kendati demikian, Andre menegaskan bahwa kontestasi PSSI 2027 belum menjadi fokus utamanya saat ini. Ia menegaskan bahwa ingin lebih dulu membangun sepak bola di Sumatera Barat sekaligus mengembalikan Semen Padang FC ke kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Dihiasi Skuad Mewah, Andre Rosiade Tegaskan Semen Padang FC Wajib Juara Championship 2026/2027

"Fokus saya sekarang bagaimana bisa pertama membangun sepak bola di Sumatera Barat, yang kedua mengembalikan Semen Padang ke Liga 1. Itu dulu. Urusan PSSI masih lama, masih jauh," jelas dia.

Andre menyebut masih memiliki cukup waktu untuk membuktikan kapasitas sebelum menentukan langkah dalam perebutan posisi di PSSI. Salah satu momentum yang akan menjadi tolok ukurnya adalah pemilihan Ketua Asprov PSSI Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober-November mendatang.

Menurutnya, rekam jejak dan prestasi menjadi modal utama bagi seseorang yang ingin maju dalam kontestasi di PSSI. Ia tidak ingin sekadar mencalonkan diri tanpa memiliki kontribusi nyata terhadap perkembangan sepak bola.

"Nanti tunggu tanggal mainnya. Yang pasti itu dulu lah. Asprov Sumbar dulu, lalu kita tunjukkan kinerja kita dulu, baru kita bicara pemilihan,” papar Andre.

"Kalau kita enggak punya prestasi, ngapain maju? Itu prinsip dasarnya. Kalau enggak punya rekam jejak yang baik untuk mengembangkan sepakbola, ngapain maju?" lanjut dia.

Baca Juga: Persiapan Matang Semen Padang FC Dimulai, Andre Rosiade Incar Gelar Juara dan Tiket Promosi Super League

Andre memperkirakan masih ada waktu sekitar delapan hingga sepuluh bulan untuk membuktikan kinerjanya, baik melalui Asprov PSSI Sumbar maupun pengelolaan Semen Padang FC. Ia ingin capaian tersebut menjadi dasar sebelum mengambil keputusan mengenai pencalonannya di tingkat nasional.

"Saya pengen coba dulu di Asprov Sumbar, ada waktu 8-10 bulan untuk menunjukkan kinerja, termasuk mengelola Semen Padang. Mudah-mudahan dengan kita bekerja Semen Padang berprestasi, mungkin ada kemungkinan kita maju di kontestasi bulan Juli 2027 nanti. Tunggu saja," pungkas pria berusia 47 tahun itu.

EDITOR: Banu Adikara