JawaPos.com - Arema FC memperkuat lini serang mereka dengan mendatangkan striker berlabel Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra.
Pemain naturalisasi itu diharapkan dapat menunjukkan kualitas terbaiknya bersama Singo Edan -julukan Arema FC.
Zijlstra didatangkan dengan skema pinjaman dari Persija Jakarta. Striker berusia 21 tahun itu akan berseragam Arema FC selama satu musim ke depan di Super League 2026/2027.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut hangat kehadiran Zijlstra. Kehadirannya menjadi bagian penting dari rencana manajemen tim untuk menambah kedalaman skuad.
Baca Juga: Festival Grassroot U-12 Arema FC di Malang, 40 SSB Siap Unjuk Kemampuan Terbaik
“Kami menyambut Mauro Zijlstra sebagai bagian dari keluarga besar Arema FC. Kehadirannya menjadi tambahan yang kami butuhkan untuk memperkuat lini depan menghadapi Super League 2026/27,” ujar Yusrinal, dilansir dari laman resmi I.League, Minggu (23/8/2026).
Manajemen Arema FC melihat sosok Zijlstra sebagai pemain muda yang memiliki potensi dan prospek menjanjikan. Pemain naturalisasi berlabel Timnas Indonesia itu diharapkan bisa beradaptasi dengan cepat dan menunjukkan performa terbaiknya bersama Singo Edan.
“Mauro memiliki potensi dan kualitas yang kami yakini bisa memberikan kontribusi bagi tim. Kami berharap dia bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan tim, memahami filosofi permainan pelatih, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya bersama Arema FC,” tutur Yusrinal.
Baca Juga: Bocoran Alasan Persija Pinjamkan Mauro Zijlstra ke Arema FC
Kehadiran Zijlstra akan memberi opsi alternatif bagi pelatih kepala, Marcos Santos di lini serang. Sebab Gustavo Henrique harus menepi di awal musim karena mengalami cedera, sehingga stok penyerang menjadi terbatas hanya menyisakan nama Joel Vinicius.
Persija Jakarta mengambil langkah meminjamkan Zijlstra bukan tanpa sebab. Kesempatan untuk mendapatkan menit bermain secara reguler menjadi pertimbangan penting.
Pengalaman bermain yang lebih banyak diyakini dapat membantu Zijlstra berkembang ke level berikutnya. Terlebih, ia masih memiliki masa kontrak bersama Persija Jakarta hingga dua musim ke depan.
Sejak didatangkan pada putaran kedua musim 2025/2026, Zijlstra memang memiliki jam terbang yang cukup minim. Ia tercatat hanya tampil dalam empat pertandingan yakni saat menghadapi Bali United, PSM Makassar, Persik Kediri, dan Semen Padang.
Minimnya menit bermain tersebut sedianya tak luput dari cedera hamstring yang dialami Zijlstra. Cedera tersebut membuat eks pemain FC Volendam itu harus menjalani masa pemulihan selama kurang lebih tiga bulan.