JawaPos.com – Ketika resmi direkrut PSS Sleman, Christophe Nduwarugira sama sekali tidak kesulitan untuk beradaptasi. Justru, proses adaptasi bomber asal Burundi itu berjalan sangat cepat.
Ada satu alasan yang membuat chemistry-nya dengan pemain lain cepat menyatu.
“Proses adaptasi sangat mudah. Sebab, saya sudah memakai bahasa Indonesia. Sekarang, saya sudah mulai memahami bahasa,” kata Nduwarugira dikutip dari laman psssleman.id.
Berkomunikasi memakai bahasa Indonesia membuatnya mudah akrab dengan pemain lain.
“Apalagi sekarang saya sudah tahu banyak kata dalam bahasa Indonesia. Itu karena saya sudah berada di sini selama dua tahun,” beber penyerang 32 tahun itu.
Nduwarugira memang tiba di Indonesia sejak 2024. Dia bermain selama dua musim bersama Borneo FC sebelum akhirnya pindah ke Super Elang Jawa pada awal musim ini.
Karena itu, dia sudah cukup fasih berbicara menggunakan bahasa Indonesia.
Selain bahasa, ada faktor lain yang membuatnya cepat betah di Sleman.
“Saya juga sudah tahu bagaimana makanan di sini. Saya tahu bagaimana kehidupan dan makanan di sini,” terangnya.
Baca Juga: Prediksi Skor Nottingham vs Leeds United: The Tricky Trees Diunggulkan Menang di Kandang
Artinya, pemain kelahiran 22 Juni 1994 itu tidak kerepotan soal makanan. Nduwarugira semakin betah lantaran mengaku sudah kenal dengan beberapa penggawa PSS.
“Saya sudah dua tahun di Indonesia. Jadi, saya mengenal banyak pemain PSS. Itu membuat hubungan kami lebih mudah terjalin,” tutupnya.
Baca Juga: Jordy Wehrmann Absen hingga Desember, Madura United Kehilangan Andalan di Awal Super League