JawaPos.com – Tim promosi PSS Sleman mendapatkan pilar penting jelang Super League 2026/2027. Tim berjuluk Super Elang Jawa (Super Elja) itu sukses menggaet bek Burundi yang musim lalu jadi bagian penting Borneo FC Samarinda, Christophe Nduwarugira.
Bek berusia 32 tahun itu sebagaimana dikutip dari situs resmi liga mendapatkan banyak tawaran bergabung dari klub Super League. Namun Nduwarugira memilih PSS sebagai klub yang dibelanya musim ini.
“Menurut saya, PSS Sleman merupakan salah satu tim terbaik di Indonesia. Itu yang membuat saya memilih datang ke sini,” kata Nduwarugira dikutip dari situs liga.
Baca Juga: Pertama Kali Main di Indonesia, Moussa Bagayoko Ungkap Alasan Nyaman Bersama PSS Sleman
“Saya juga memiliki hubungan baik dengan beberapa staf yang pernah bekerja bersama saya. Karena itu, saya merasa keputusan bergabung dengan Sleman merupakan pilihan yang tepat,” lanjut bek yang 46 kali bermain buat timnas Burundi itu.
Pelatih PSS Pieter Huistra bukanlah sosok asing bagi Nduwarugira. Ketika meniti karier pertama di kompetisi Indonesia musim 2024/2025, Huistra adalah pelatih Nduwarugira di Borneo FC.
“Kini saya sudah berada di sini dan memiliki hubungan yang baik dengannya. Mungkin hal itu menjadi salah satu pertimbangan saya memilih Sleman. Apalagi, Sleman merupakan salah satu tim terbaik di Indonesia. Dengan hubungan baik bersama pelatih, bagi saya keputusan ini menjadi lebih mudah,” terang Nduwarugira.
Baca Juga: Kabar Terbaru Skuad PSS Sleman Jelang Super League 2026/2027, Ada Pemain Masih Cedera
Nduwarugira adalah pilihan utama Huistra ketika musim 2024/2026. Bersama Huistra, Nduwarugira bermain dalam 25 laga dengan 24 pertandingan jadi starter.
Tidak hanya solid sebagai bek, di tangan Huistra maka Nduwarugira juga tampil sebagai pemain belakang produktif. Dalam 25 laga bersama Huistra, bek tengah kelahiran Rohero itu menghasilkan tiga gol serta satu assist.
Nduwarugira jadi andalan Borneo FC dalam dua musim berturut. Di periode pertamanya di kompetisi Indonesia, 2024/2025, Nduwarugira bermain dalam 38 laga buat Borneo FC di semua ajang. Nduwarugira mencetak dua gol serta satu umpan gol.
Di periode berikutnya, 2025/2026, bersama pelatih Fabio Lefundes nama Nduwarugira juga jadi andalan lini belakang Borneo FC. Nduwarugira bermain dalam 32 laga sepanjang musim di mana Borneo FC jadi runner-up.
“Setelah sempat absen selama 10 hari (buat mengurus KITAS), kini saya kembali berlatih bersama tim. Saya merasa baik dan senang bisa berada di sini,” kata Nduwarugira lagi.