JawaPos.com - Ade Suhendra menjadi sosok penting di balik keberhasilan Isen Mulang FC menembus Super League 2026/2027 setelah sebelumnya membawa Adhyaksa FC promosi dari Liga 2.
Pelatih 43 tahun asal Bengkalis, Riau, itu kini berpeluang menjadi satu-satunya pelatih lokal di kasta tertinggi Liga Indonesia (super league) setelah Hendri Susilo meninggalkan Malut United.
Dari Mantan Gelandang hingga Menjadi Pelatih
Ade Suhendra memiliki perjalanan panjang di sepak bola Indonesia, baik sebagai pemain maupun pelatih, sebelum dipercaya menangani Isen Mulang FC.
Baca Juga: Viral Roberto Carlos Disebut Mualaf, Benarkah Eks Bintang Real Madrid Sudah Masuk Islam?
Pria kelahiran 7 Mei 1983 tersebut tercatat pernah bermain sebagai gelandang tengah untuk sejumlah klub, termasuk Persija Jakarta, PSPS Pekanbaru, Sriwijaya FC, Persepam Madura Utama, Perserang Serang, Persita Tangerang, PSIM Yogyakarta, hingga Dewa United.
Karir bermain Ade Suhendra berlangsung hingga 2022 bersama Dewa United sebelum dia mulai serius menekuni dunia kepelatihan.
Dia mengantongi lisensi kepelatihan A-AFC dan mengawali pengalaman sebagai asisten PSIM Yogyakarta pada 2022, kemudian bergabung dengan FC Bekasi City pada musim 2022/2023.
Baca Juga: Andhika Wijaya Dipinjamkan Bali United Jelang Bergulirnya Super League 2026/27
Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Ade Suhendra saat mendapat kesempatan memimpin Adhyaksa Farmel FC pada 2023.
Dalam musim pertamanya sebagai pelatih kepala, ia langsung menghadirkan prestasi dengan membawa Adhyaksa Farmel FC menjadi juara Liga 3 regional Banten.
Tiga Tahun, Tiga Pencapaian Penting
Perjalanan Ade Suhendra bersama Adhyaksa FC berkembang pesat sejak 2023 hingga 2026, dengan puncaknya membawa klub tersebut mencapai Super League.
Setelah menjadi juara Liga 3 Banten, Adhyaksa Farmel FC kembali meraih gelar juara Liga 3 nasional 2023/2024.
Pada final Liga 3 nasional 2023/2024, Adhyaksa FC mengalahkan Persibo Bojonegoro dengan skor 3-2.
Gelar tersebut sekaligus mengantarkan klub promosi ke Liga 2 untuk musim 2024/2025, sekaligus menjadi langkah awal menuju level tertinggi kompetisi Indonesia.
Baca Juga: A Beautiful Obsession: Film Dokumenter Ungkap Sisi Lain Pep Guardiola Menukangi Manchester City
Musim pertama di Liga 2 tidak berjalan mudah, tetapi Ade Suhendra mampu membuat Adhyaksa FC tetap kompetitif.
Mereka finis di posisi keempat fase grup, berada di bawah FC Bhayangkara, PSIM Yogyakarta, dan Persijap Jepara, sebelum tampil pada playoff relegation.
Adhyaksa FC kemudian mampu bertahan dengan status juara Grup I setelah mengoleksi 12 poin, unggul atas Bekasi City. Hasil tersebut menjadi fondasi penting bagi perjalanan mereka pada musim berikutnya.
Baca Juga: Pertama Kali Main di Indonesia, Moussa Bagayoko Ungkap Alasan Nyaman Bersama PSS Sleman
Ade Suhendra Bawa Adhyaksa FC Promosi
Kinerja Ade Suhendra semakin menonjol pada Championship 2025/2026 ketika Adhyaksa FC tampil sebagai runner-up Grup Barat.
Mereka mengumpulkan 51 poin dari 27 pertandingan, hanya terpaut satu angka dari Garudayaksa FC yang menjadi pemuncak klasemen.
Catatan Adhyaksa FC juga menunjukkan konsistensi permainan sepanjang fase tersebut dengan 14 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan hanya empat kekalahan.
Baca Juga: 3 Fakta Menarik Jay Herdman! Pemain Baru Bali United Pernah Lawan Abdukodir Khusanov
Performa itu membawa mereka ke babak playoff promosi dan berlanjut dengan kemenangan tipis 1-0 atas Persipura Jayapura.
Prestasi tersebut membuat Ade Suhendra dinobatkan sebagai pelatih terbaik Liga 2 atau Championship 2025/2026.
Dia sekaligus sukses mengantar Adhyaksa FC promosi ke Super League, sebelum klub tersebut diakuisisi dan berganti nama menjadi Isen Mulang FC.
Tantangan Baru Bersama Isen Mulang FC
Isen Mulang FC akan menjalani musim Super League 2026/2027 dengan bermarkas di Stadion Tuah Pahoe, Kalimantan Tengah.
Baca Juga: Rekap Hasil Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026: Empat Wakil Indonesia Lolos ke Babak 32 Besar
Stadion tersebut berada di Jalan Trans Kalimantan, Jalan Tjilik Riwut KM 5, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.
Ade Suhendra tidak bekerja sendirian karena Isen Mulang FC menyiapkan jajaran staf untuk mendukung debut mereka di kasta tertinggi.
Eko Tamamie yang sebelumnya menangani Kalteng Putra FC menjadi salah satu asisten, didampingi Agus Indra Kurniawan sebagai asisten pelatih 1 dan Aang Suparman sebagai asisten pelatih 2.
Baca Juga: Comeback Lawan Bali United, Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026
Agus Indra Kurniawan merupakan mantan pemain Timnas Indonesia dan Persija Jakarta, sedangkan Aang Suparman pernah memperkuat Persib Bandung dan Sriwijaya FC.
Komposisi staf juga dilengkapi Muchamad Sandi Firmansyah sebagai pelatih kiper serta Arif Rizaludin sebagai pelatih fisik.
Kehadiran Ade Suhendra di Super League 2026/2027 menjadi cerita tersendiri karena ia berpotensi menjadi satu-satunya pelatih lokal di kompetisi tersebut.
Baca Juga: Kabar Terbaru Skuad PSS Sleman Jelang Super League 2026/2027, Ada Pemain Masih Cedera
Setelah Hendri Susilo meninggalkan Malut United untuk bergabung dengan Barito Putera, peluang Ade menjadi satu-satunya juru taktik Indonesia di kasta tertinggi semakin terbuka.
Bagi Ade Suhendra, perjalanan dari mantan gelandang hingga pelatih Super League menunjukkan perkembangan karier yang berlangsung bertahap dalam beberapa tahun.
Tantangan berikutnya tentu jauh lebih berat karena Isen Mulang FC harus beradaptasi dengan persaingan kasta tertinggi setelah melewati perjalanan panjang dari Liga 3, Liga 2, hingga Super League.
Profil Ade Suhendra
Nama: Ade Suhendra
Tanggal lahir: 7 Mei 1983
Tempat lahir: Bengkalis, Riau
Usia: 43 tahun
Tinggi: 1,74 meter
Posisi bermain: Gelandang tengah
Lisensi kepelatihan: A-AFC
Baca Juga: Persis Solo Kalah 0-1 dari Java United, Ricky Nelson Siapkan Evaluasi Jelang Championship
Karir Senior: Persija Jakarta (2008/2009), PSPS Pekanbaru (2009/2010 dan 2011/2013), Sriwijaya FC (2010/2011), Persepam Madura Utama (2014), Perserang Serang (2015–2017), Persita Tangerang (2018), PSIM Yogyakarta (2019), Dewa United (2020–2022).
Karir Kepelatihan: PSIM Yogyakarta (asisten, 2022), FC Bekasi City (asisten, 2022/2023), Adhyaksa FC (2023–2026), Isen Mulang FC (2026).