← Beranda
Jadi Pelatih Kiper Sumsel United, Tema Mursadat Ungkap Pentingnya Mental Penjaga Gawang
Andre Rizal HanafiRabu, 19 Agustus 2026 | 04.19 WIB
Tema Mursadat menilai mental kuat menjadi modal penting kiper Sumsel United. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Sumsel United memilih komposisi pelatih muda untuk mengarungi musim ini. Laskar Juaro diperkuat empat sosok yang memiliki pengalaman di sepak bola nasional, termasuk Tema Mursadat yang dipercaya menangani para penjaga gawang.

Tema menjadi pelatih kiper dan bekerja bersama trio pelatih M Nasuha, Mahyadi Panggabean, serta Tony Sucipto. Kehadiran mantan penjaga gawang tersebut diharapkan mampu membentuk karakter sekaligus meningkatkan kualitas kiper Sumsel United.

Tema bukan sosok asing dalam sepak bola nasional. Pria kelahiran 7 Maret 1978 itu pernah memperkuat sejumlah klub, di antaranya Persib Bandung, Persita Tangerang, dan Persikota Tangerang saat masih aktif sebagai pemain.

Baca Juga: Persis Solo Kalah 0-1 dari Java United, Ricky Nelson Siapkan Evaluasi Jelang Championship

Kini, pengalaman tersebut coba dibagikan kepada para penjaga gawang yang menjadi anak asuhnya. Tema mengaku cukup tertantang menjalani peran baru tersebut dan ingin membantu kiper Sumsel United berkembang, bukan hanya dari sisi teknik.

Menurut Tema, posisi penjaga gawang membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan melakukan penyelamatan. Refleks dan teknik memang menjadi modal penting, tetapi aspek mental juga tidak kalah menentukan.

"Bagi saya kiper bukan hanya dituntut memiliki refleks dan teknik, tetapi juga mental yang kuat karena satu keputusan bisa menentukan jalannya pertandingan," ungkap Tema, Selasa (18/8).

Baca Juga: PSIM Tak Kejar Hasil di Laga Uji Coba Lawan Persekabpas, Fokus Matangkan Taktik dan Fisik Pemain

Ia menjelaskan, setiap penyelamatan yang dilakukan kiper biasanya lahir dari ketenangan dan keberanian dalam mengambil keputusan. Dua hal tersebut menjadi bagian yang terus ingin ditanamkan kepada penjaga gawang Sumsel United.

Tema juga menilai mentalitas dapat menjadi pembeda ketika seorang kiper berada dalam situasi sulit. Tekanan pertandingan, kesalahan, hingga kondisi ketika bermain di kandang lawan membutuhkan kemampuan untuk tetap fokus.

Menurutnya, seorang kiper harus mampu segera melupakan kesalahan yang terjadi dan kembali berkonsentrasi pada pertandingan. Hal tersebut penting karena posisi penjaga gawang memiliki tanggung jawab besar terhadap jalannya permainan.

"Penjaga gawang memiliki peran vital dalam tim, bukan hanya sebagai benteng terakhir pertahanan, tetapi juga sebagai sosok yang harus mampu menjaga konsentrasi dan kepercayaan diri sepanjang pertandingan," ujarnya.

Tema menambahkan, kesalahan dalam pertandingan merupakan sesuatu yang mungkin terjadi. Namun, kemampuan untuk bangkit dan kembali fokus menjadi salah satu kualitas yang harus dimiliki seorang penjaga gawang.

Baca Juga: Kabar Terbaru Skuad PSS Sleman Jelang Super League 2026/2027, Ada Pemain Masih Cedera

Karena itu, selain mengasah kemampuan individu, Tema ingin para kiper Sumsel United memiliki keberanian dalam mengambil keputusan serta ketenangan ketika berada di bawah tekanan.

Mental yang kuat dinilainya akan menjadi modal penting bagi Laskar Juaro menghadapi persaingan musim ini.

EDITOR: Banu Adikara